contoh minuman tradisoinal

8 Jenis Minuman Tradisional Indonesia Ini Punya Khasiat Bagus Untuk Jaga Kesehatan Saat di Rumah Aja

Wisatarumahjiwa – Indonesia memiliki budaya dan tradisi luhur yang telah diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Warisan ini menyimpan nilai luhur yang terus dijaga, serta nilai manfaat yang sudah terbukti dari masa ke masa. Minuman tradisional jadi salah satu warisan budaya yang memiliki nilai manfaat yang sangat tinggi. Dengan menggunakan bahan-bahan alami, terdapat banyak khasiat di dalam setiap gelas atau cangkir minuman tersebut.

Untuk kalian yang tengah melakukan social distancing dan ingin meningkatkan daya tahan tubuh, beberapa jenis minuman yang akan dibahas di bawah ini bisa menjadi pilihan. kalian akan menemukan citarasa unik dan autentik yang mungkin belum pernah dirasakan sebelumnya.

Berikut 8 jenis minuman tradisional yang bisa kalian coba, beserta ulasan singkat mengenai khasiatnya. Check this out!

1. Teh Talua, Minuman Tradisional Khas Sumatera Barat

8 Jenis Minuman Tradisional Indonesia

Minuman khas Sumatera Barat ini memiliki banyak khasiat kesehatan karena menggunakan bahan-bahan yang juga kaya nutrisi. Kandungan Protein sedikit vitamin C di dalamnya bisa membantu kalian memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Berikut penjelasan bahan dan cara membuat teh talua ini.

Bahan yang diperlukan

  • 1. 2 buah kuning telur ukuran sedang
  • 2. 2 bungkus teh celup
  • 3. 2 sendok makan gula
  • 4. 30 ml susu kental
  • 5. 1 buah jeruk nipis
  • 6. 1 sendok makan kayu manis bubuk
  • 7. 500 ml air

Cara pembuatan teh talua

  • 1. Rebus air dengan teh hingga mendidih.
  • 2. Kocok kuning telur dan gula dengan cepat hingga mengental.
  • 3. Masukkan hasil kocokan kuning telur ke dalam gelas dan tuangkan susu kental sesuai ukuran yang disebutkan tadi.
  • 4. Tuangkan air teh yang sudah mendidih ke dalam gelas berisi campuran tadi.
  • 5. Tambahkan jeruk nipis dan bubuk kayu manis.
  • 6. Teh Talua siap dinikmati selagi panas atau hangat.

2. Wedang Uwuh, Khas Bantul, Yogyakarta

Sebenarnya secara harfiah, wedang uwuh berarti minuman sampah. Tapi jangan merasa risih terlebih dahulu, sebab ‘sampah’ di sini diartikan sebagai bahan-bahan seadanya yang bisa digunakan untuk membuat minuman penghangat ini. Kandungan rempah yang kaya membuat wedang uwuh memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Bahan dan cara membuatnya cukup sederhana.

Bahan untuk membuat wedang uwuh

  • 1. Jahe
  • 2. Cengkeh
  • 3. Daun cengkeh
  • 4. Daun kayu manis kering
  • 5. Daun pala kering
  • 6. Kayu secang
  • 7. Gula batu

Cara membuat wedang uwuh

  • 1. Panggang jahe di bara api, lalu setelah mulai harum geprek jahe tersebut.
  • 2. Rebus air hingga mendidih dan masukkan jahe yang sudah digeprek tadi.
  • 3. Tunggu beberapa saat, kemudian tambahkan cengkeh, daun cengkeh, daun kayu manis, daun pala dan kayu secang.
  • 4. Aduk hingga merata, dan tunggu hingga air rebusan berubah warna menjadi merah.
  • 5. Setelah selesai, matikan api, dan tuang ke dalam gelas.
  • 6. Wedang uwuh siap dinikmati selagi hangat, tambahkan gula batu untuk membuatnya makin nikmat.

3. Bajigur, Manis, Legit, Hangat, dari Jawa Barat

Jika wedang uwuh dari Bantul memiliki rasa yang ‘pedas’ dan hangat, berbeda dengan bajigur khas Jawa Barat. Minuman yang satu ini didominasi rasa manis dan legit, dan telah mengalami perkembangan resep yang cukup luas. Bajigur cocok banget dikonsumsi kalian saat malam hari. Biasanya minum Bajigur jadi lebih sedap dengan ditemani camilan seperti pisang atau singkong goreng yang renyah. Konon, minuman ini tercipta dari kebiasaan para petani Sunda yang sering membuat minuman dari gula aren sebelum berangkat ke sawah. Resep minuman ini sudah berkembang seiring waktu dengan menambah bahan-bahan yang kaya manfaat.

Bahan untuk membuat bajigur

  • 1. 1 liter santan kelapa
  • 2. 150 gram gula aren
  • 3. 100 gram jahe yang dimemarkan
  • 4. 2 ruas batang serai yang dimemarkan
  • 5. 5 daun pandan
  • 6. 5 cm kayu manis
  • 7. 1 sendok makan kopi bubuk instan

Cara membuat bajigur

  • 1. Siapkan panci untuk merebus semua bahan.
  • 2. Masukkan santan dan aduk perlahan dengan api sedang.
  • 3. masukkan gula aren, jahe, sereh, daun pandan, serta kayu manis.
  • 4. Aduk semua bahan hingga tercampur rata.
  • 5. Setelah mendidih dan berwarna kecoklatan, masukkan kopi bubuk ke dalam panci dan matikan apinya.
  • 6. Aduk rata dan diamkan hingga uap panasnya habis.
  • 7. Saring bajigur sebelum dihidangkan.

Mangga dileueut!

4. Sarabba, Minuman Tradisional Masyarakat Bugis

Masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan punya minuman tradisional yang menyegarkan, yaitu sarabba. Minuman yang memadukan gula aren, jahe, santan, dan kuning telur ini sangat cocok dinikmati di sore hari bersama makanan ringan. Tentu tubuh akan merasa hangat setelah minum sarabba. Bahan dan cara membuatnya cukup sederhana.

Bahan untuk sarabba

  • 1. 800 ml air
  • 2. 350 gram jahe yang dikupas
  • 3. 350 gram gula merah yang disisir
  • 4. ½ sendok teh bubuk kayu manis
  • 5. ½ sendok teh bubuk pala
  • 6. ½ sendok teh merica bubuk
  • 7. 200 ml santan kental
  • 8. 45 gram kuning telur

Cara membuat sarabba

  • 1. Rebus gula merah pada air mendidih hingga lumer.
  • 2. Tambahkan jahe, merica, pala, dan kayu manis, masak hingga aroma harum jahenya muncul.
  • 3. Kecilkan api, dan perlahan masukkan santan kental di dalam rebusan tersebut. Aduk perlahan.
  • 4. Masukkan ke dalam cangkir dan tambahkan kuning telur di dalamnya, lalu aduk hingga merata.
  • 5. Sarabba siap disajikan saat masih hangat.

5. Bir Pletok, Khas Masyarakat Betawi

Meski namanya bir pletok, minuman tradisional yang satu ini sama sekali tidak mengandung alkohol, lho! Bir pletok sendiri muncul dari rasa penasaran masyarakat Betawi di era kolonial, yang ingin mencoba anggur yang diminum oleh Belanda. Karena larangan minuman beralkohol, masyarakat justru menciptakan satu minuman khas, yang hingga kini dikenal luas di komunitas masyarakat Betawi. Jika kalian melihat bahan yang digunakan, kalian akan paham mengapa minuman yang satu ini berkhasiat untuk kesehatan.

Bahan untuk membuat bir pletok

  • 1. 250 gram jahe
  • 2. 3 gram cengkeh
  • 3. 3 gram pala
  • 4. 3 gram merica
  • 5. 3 gram sereh
  • 6. 3 gram kapulaga
  • 7. 30 gram kayu manis
  • 8. 30 gram kayu secang
  • 9. 7 lembar daun pandan
  • 10. 6 lembar daun jeruk
  • 11. 1 Kg gula

Cara membuat bir pletok

  • 1. Geprek jahe, pala, merica, kapulaga, dan sereh secara bersamaan.
  • 2. Masukkan ke dalam panci, lalu panaskan dengan api sedang.
  • 3. Tambahkan bahan lainnya ke dalam panci tersebut, daun pandan, kayu secang, kayu manis, dan gula, kemudian aduk hingga rata.
  • 4. Biarkan mendidih dengan api kecil, kurang lebih 20 sampai 25 menit.
  • 5. Sajikan selagi hangat.

6. STMJ, yang Terkenal Asli Malang

8 Jenis Minuman Tradisional Indonesia

Udah pada tau belum kalau STMJ itu kepanjangan dari susu, telor, madu, jahe? Minuman tradisional khas Malang ini sudah dikenal dan dijajakan hampir di seluruh pelosok Indonesia. Dikenal dengan khasiatnya yang manjur untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina, minuman tradisional ini sangat mudah dibuat. kalian bisa melihat bahan-bahan yang diperlukan dan cara membuatnya di bawah ini.

Bahan untuk membuat STMJ

  • 1. 300 ml susu cair
  • 2. 5 cm jahe yang digeprek
  • 3. 3 sendok makan madu
  • 4. 1 kuning telur sedang
  • 5. ½ sendok teh bubuk merica

Cara membuat STMJ

  • 1. Rebus air bersama jahe yang sudah digeprek.
  • 2. Tuangkan air jahe ke dalam gelas.
  • 3. Campurkan dengan kuning telur dan aduk dengan cepat sehingga tidak menggumpal.
  • 4. Tambahkan merica serta madu, lalu aduk merata.
  • 5. Sajikan selagi hangat.

7. Wedang Ronde, Minuman Hangat dari Jawa Tengah

Tahukah kalian jika ronde awalnya berasal dari kebudayaan Cina? Minuman ini disebut dengan nama tang yuan, atau dongzhi, namun setelah diadaptasi oleh masyarakat Jawa Tengah, namanya kemudian berubah menjadi wedang ronde. kalian bisa merasakan kehangatan minuman ini dengan membuatnya sendiri di rumah.

Bahan untuk wedang ronde

Untuk topping:

  • 1. 150 gram tepung beras.
  • 2. 1 sendok teh garam
  • 3. 125 ml air
  • 4. 1 sendok teh air perasan jeruk nipis
  • 5. Pewarna makanan hijau dan merah (sesuai selera)

Untuk isian topping:

  • 1. 100 gram kacang tanah sangrai
  • 2. 75 gram gula pasir
  • 3. 25 gram biji wijen
  • 4. ¼ sendok teh garam
  • 5. 2 sendok makan air hangat

Untuk kuah gula, didihkan dan saring:

  • 1. 500 ml air
  • 2. 200 gram gula
  • Untuk kuah jahe, didihkan dan saring:
  • 1. 1 liter air
  • 2. 1 ruas jahe yang sudah dibakar hingga harum
  • 3. 1 batang serai digeprek
  • 4. 2 daun pandan

Cara membuat wedang ronde

  • 1. Untuk ronde, aduk semua bahan sampai tercampur. Kemudian bagi rata menjadi dua bagian, dan tambahkan pewarna hingga merata.
  • 2. Untuk isian ronde, campur semua bahan hingga merata dan kalis. Bentuk menjadi bola-bola kecil, kemudian sisihkan.
  • 3. Ambil 1 sendok makan adonan, ratakan, dan letakkan satu bola isian kecil di tengah lalu bentuk menjadi bola. Lakukan hingga adonan habis.
  • 4. Rebus bola ronde sampai mengapung, lalu tiriskan.
  • 5. Rendan ronde dalam cairan gula yang sebelumnya sudah dibuat.
  • 6. Tata ronde dan gula cair ke dalam mangkok.
  • 7. Tuangkan kuah air jahe ke dalam mangkuk tersebut.
  • 8. Wedang Ronde siap dinikmati selagi panas.

Dapat disajikan untuk 16 porsi.

8. Bandrek, Khas Jawa Barat dengan Sensasi Serai yang Kuat

Bandrek merupakan minuman tradisional khas Jawa Barat yang menggunakan bahan utama gula aren, jahe, dan serai. Sensasi hangat di dalam tubuh dan efek jahe dan serai bisa membuat tubuh terasa nyaman, dan sangat cocok diminum saat sore atau malam hari.

Bahan untuk membuat bandrek

  • 1. 1 liter air mineral
  • 2. 350 gram gula merah
  • 3. 3 tangkai serai yang dimemarkan
  • 4. 80 gram jahe bakar yang dimemarkan
  • 5. ½ sendok teh garam
  • 6. 1 helai daun pandan yang dicuci bersih
  • 7. Susu kental manis

Cara membuat bandrek

  • 1. Didihkan air dalam panci.
  • 2. Ikat daun pandan menjadi pita, kemudian masukkan dalam air mendidih.
  • 3. Tambahkan jahe yang sudah dibakar dan tangkai serai yang sudah digeprek, lalu aduk hingga rata.
  • 4. Tambahkan garam, dan aduk kembali.
  • 5. Jika telah tercium aroma wangi dan terasa nikmat, matikan api.
  • 6. Tambahkan susu kental manis ke dalam bandrek, dan siap dinikmati.

Nah, ternyata enggak sulit untuk membuat minuman tradisional, kan? 8 minuman tradisional di atas bisa jadi opsi minuman yang kalian buat saat berada di rumah. Selain untuk mengusir kebosanan, membuat minuman dan mengonsumsi tradisional ini juga punya manfaat menjaga kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih sehat dan juga bugar. Yuk, coba bikin minuman hangat kesukaan kalian.

© 2022 • WISATARUMAHJIWA.COM