Sejarah

Lirik Lagu Ampar-Ampar Pisang Asal Kalimantan Selatan dan Artinya

Ampar-Ampar Pisang

Indonesia terkenal sebagai negara yang penuh keanekaragaman. Salah satunya yakni beraneka ragam lagu daerah. Setiap tempat memiliki lagu daerahnya sendiri. Contohnya, Lagu Ampar-Ampar Pisang dari daerah Kalimantan Selatan.

Lagu Ampar-Ampar Pisang ini diciptakan oleh Hamiedan AC. Lagu ini termasuk lagu daerah yang populer di kalangan masyarakat Indonesia lho. Banyak orang-orang di luar Kalimantan Selatan hafal dan fasih menyanyikan lagu ini.

Hal itu dikarenakan lagu Ampar-Ampar Pisang memiliki lirik yang mudah untuk dihafal. Selain itu, kata-kata yang digunakan pun tak sulit untuk diucapkan.

Mari coba nyanyikan lagu Ampar-Ampar Pisang bersama si Kecil yuk!

Berikut ini, wisatarumahjiwa.com akan menyuguhkan lirik lagu Ampar-Ampar Pisang beserta arti dan maknanya. Tak hanya itu, ada pula penjelasan tentang permainan Ampar-Ampar pisang lho. Simak yuk!

1. Lirik lagu Ampar-Ampar Pisang

Ampar ampar pisang

Pisangku belum masak

Masak sabigi dihurung bari-bari

Masak sabigi dihurung bari-bari

Mangga lepak mangga lepok

Patah kayu bengkok

Bengkok dimakan api, apinya canculupan

Bengkok dimakan api, apinya canculupan

Nang mana batis kutung Dikitip bidawang

Nang mana batis kutung Dikitip bidawang

Ampar ampar pisang

Pisangku balum masak

Masak sabigi dihurung bari-bari

Masak sabigi dihurung bari-bari

Mangga ricak mangga ricak

Patah kayu bengkok

Tanduk sapi tanduk sapi kulibir bawang

Tanduk sapi tanduk sapi kulibir bawang

Nang mana batis kutung dikitip bidawang

Nang mana batis kutung dikitip bidawang

2. Arti lirik lagu ampar-Ampar Pisang

Susun-susun pisang

Pisangku belum masak

Masak sebuah, dipenuhi bari-bari

Masak sebuah, dipenuhi bari-bari

Manggalepak, manggalepok (bunyi dahan/kayu yang patah)

Patah kayu yang bengkok

Yang bengkok dilalap api, apinya hampir padam

Yang bengkok dilalap api, apinya hampir padam

Yang mana kaki buntung, dipotong bulus

Yang mana kaki buntung, dipotong bulus

Susun-susun pisang

Pisangku belum masak

Masak sebuah, dipenuhi bari-bari

Masak sebuah, dipenuhi bari-bari

Menggericak, menggericak (bunyi dahan/kayu yang patah karena diseruduk sapi)

Patah kayu yang bengkok

Diseruduk sapi, diseruduk sapi, kulit bawang

Diseruduk sapi, diseruduk sapi, kulit bawang

3. Makna lagu Ampar-Ampar Pisang

Lagu Ampar-Ampar menceritakan proses pembuatan rimpi, makanan berbahan dasar pisang khas Kalimantan Selatan.

Lagu ini pertama kali dinyanyikan oleh para Ibu yang sedang menjemur pisang di tengah teriknya matahari. Sebelum dijemur, pisang-pisang tersebut diirisi tipis-tipis terlebih dahulu, kemudian disusun dalam sebuah tempat dan dijemur hingga matang.

Pisang dapat disebut matang jika sudah mengeluarkan bau manis yang khas dan teksturnya mengeras.

Di saat matang tersebut, biasanya pisang akan dikerubungi oleh hewan kecil. Warga Kalimantan Selatan biasa menyebutnya dengan bari-bari.

Tak hanya hewan bari-bari, biawak pun ikut disebut dalam lagu Ampar-Ampar pisang. Alasannya, karena masyarakat setempat akan menakut-nakuti siapa saja yang sering dan suka mencuri pisang ketika masih dalam penjemuran.

Biasanya, yang mengambil pisang tersebut adalah anak-anak. Mereka akan mengambil dan memakan pisang-pisang yang dijemur walaupun yang masak cuma satu pisang. Anak-anak tersebut memakan pisang dengan lahap seperti api memakan batang kayu.

4. Lagu Ampar-Ampar Pisang biasa digunakan untuk mengiringi permainan

Lagu Ampar-Ampar Pisang ini juga biasanya digunakan oleh anak-anak untuk mengiringi permainan. Permainan ini bisa dilakukan menggunakan tangan ataupun kaki.

Mama dan Anak dapat mencoba permainan tersebut di rumah lho. Caranya mudah banget, ikuti langkah berikut ini yuk!

Cara bermain Ampar-Ampar Pisang menggunakan tangan:

  1. Duduk berhadapan.
  2. Tarus jari-jari tangan yang dirapatkan di lantai/meja/ atau alas permainan lainnya,
  3. Kemudian mulailah bermain dengan memainkan lagu Ampar-Ampar Pisang dan menggerakkan kedua tangan,
  4. Pola gerak tangan pemain satu: Gerakkan tangan kanan menyilang ke tangan kiri lalu kembali ke posisi semula; gerakkan tangan kanan menyilang ke tangan kiri dan kembali ke posisi semula; buat jarak antara kedua tangan (seperti sebuah gawang); kemudian masukkan kedua tangan ke gawang yang telah dibuat oleh pemain lawan,
  5. Pola gerakan tangan pemain dua: Gerakkan tangan kanan menyilang ke tangan kiri dan kembali ke posisi semula; gerakkan tangan kanan menyilang tangan kiri lalu kembali ke posisi semula; kemudian masukkan kedua tangan ke gawang yang telah dibuat oleh pemain lawan, buat jarak antara kedua tangan (seperti sebuah gawang);
  6. Lakukan gerakan tersebut hingga lagu habis. Namun, jika di pertengahan lagu ada yang salah gerakan, maka ia kalah.

Cara bermain Ampar-Ampar Pisang menggunakan kaki:

  1. Berdiri berhadapan,
  2. Kedua kaki harus dirapatkan,
  3. Kemudian mulailah bermain dengan memainkan lagu Ampar-Ampar Pisang dan menggerakkan kedua kaki,
  4. Pola gerak kaki pemain satu: Gerakkan kaki kanan menyilang ke kaki kiri lalu kembali ke posisi semula; gerakkan kaki kanan menyilang ke kaki kiri dan kembali ke posisi semula; buat jarak antara kedua kaki (seperti sebuah gawang); kemudian masukkan kedua kaki ke gawang yang telah dibuat oleh pemain lawan,
  5. Pola gerakan kaki pemain dua: Gerakkan kaki kanan menyilang ke kaki kiri dan kembali ke posisi semula; gerakkan kaki kanan menyilang ke kaki kiri lalu kembali ke posisi semula; kemudian masukkan kedua kaki ke gawang yang telah dibuat oleh pemain lawan, buat jarak antara kedua kaki (seperti sebuah gawang);
  6. Lakukan gerakan tersebut hingga lagu habis. Namun, jika di pertengahan lagu ada yang salah gerakan, maka ia kalah.

Baca Juga:

Nah itulah lirik, arti, makna serta cara bermain lagu Ampar-Ampar pisang. Yuk langsung coba bersama anak!

Sejarah Bola Basket Dunia dan Indonesia: Asal-usul, Pencipta, Kompetisi hingga Pemain

Sejarah Bola Basket – Permainan bola basket saat ini telah menjadi salah satu olahraga yang terpopuler di Indonesia, meski ketenarannya masih kalah dari sepak bola maupun bulu tangkis.

Seiring berjalannya waktu, olahraga basket semakin terkenal kini, terlebih setelah kompetisi lokal, dari antar sekolah hingga profesional telah semakin baik. Dengan begitu, ke depannya basket kemungkinan besar bisa lebih banyak peminatnya di Tanah Air.

Bagi kamu yang sangat menyukai olahraga ini, pernah terbayang nggak sih sebenarnya dari mana asal terciptanya permainan yang popularitasnya sangat dipengaruhi oleh Liga Basket Amerika Serikat (NBA) di masa sekarang?

Nah, untuk mempelajari lebih jauh awal mula terciptanya permainan bola basket, hingga perkembangannya di Indonesia, yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Asal-usul Bola Basket

Olahraga bola basket diciptakan pada tahun 1891 oleh Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat.

Pada saat itu, ia harus membuat suatu permainan olahraga di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin.

Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Kanada, lalu tercipta lah permainan yang sekarang dikenal sebagai olahraga bola basket pada 15 Desember 1891.

Lalu, seperti apa perkembangan bola basket setelah itu?

Sejarah Bola Basket Dunia

Sejarah Bola Basket Dunia dan Indonesia

Awal mula perkembangan olahraga basket ini banyak sekali orang yang bertentangan, karena banyak yang berpikir bahwa bahwa permainan olahraga basket ini terlalu keras, dan tidak cocok apabila dilakukan di dalam ruangan yang tertutup.

Karena itu, James Naismith memutuskan membuat peraturan dasar untuk bermain bola basket dan mulailah dimainkan oleh murid-muridnya.

Pertandingan Pertama dan Diadakannya Kompetisi

Sejarah Bola Basket Dunia dan Indonesia

Pertandingan basket pertama diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 dan terlahirlah nama basketball yang didapat dari salah satu murid James Naismith.

Sejak saat itu, olahraga basket pun sudah mulai menyebar ke Amerika Serikat, mulai dimainkan oleh banyak orang, dan diadakanlah kompetisi bola basket. Sekarang permainan bola basket ini sudah dapat dijumpai oleh orang-orang dengan mudah, di seluruh Kota di negara bagian Amerika Serikat dan seluruh dunia.

Lahirnya Liga Basket NBA

Setelah bola basket mulai dikenal luas, pada 6 Juni 1946, lahir lah kompetisi bola basket ternama asal Amerika, yaitu National Basketball Association (NBA).

Dari sini lahir lah para bintang basket NBA, mulai dari Lary Bird, Kareem Abdul-Jabbar, Michael Jordan, Kobe Bryant, hingga kini LeBron James dan Stephen Curry.

Sejarah Bola Basket Indonesia

Perkembangan olahraga bola basket memiliki sejarah panjang di Indonesia, awalnya dimulai dengan masuknya imigran dari China ke Indonesia pada tahun 1920-an. Pendatang Cina membawa permainan bola basket yang telah dikembangkan di Tiongkok.

Awalnya Dimainkan Etnis Tionghoa

Awalnya bola basket hanya dimainkan oleh kaum elit Tionghoa dan menjadi identik dengan kaum tersebut di Indonesia. Bangsa Indonesia sendiri masih belum memainkan bola basket karena pada saat itu masih di bawah penjajahan Belanda.

Walaupun Belanda tidak melarang kaum pribumi untuk bermain bola basket, tetapi pada saat itu masih sedikit sekali pemain bola basket Indonesia.

Karena itu, pemain basket terkenal Indonesia mayoritas etnis Tionghoa. Pada saat itu pun setiap sekolah Tionghoa di Indonesia diwajibkan menyelenggarakan olahraga bola basket, dan setiap siswa pun akhirnya harus bermain bola basket.

Masuknya Basket di Ajang PON Indonesia

Semakin lama, semakin banyak pemain bola basket Indonesia yang andal, karena pengaruh dari olahraga bola basket tersebut di sekolah. Buktinya adalah permainan bola basket masuk ke dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di tahun 1948, PON pertama Indonesia. Keterbatasannya hanyalah hanya bisa dimainkan oleh kaum pria saja.

Setelah itu, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) kedua di tahun 1951 olahraga bola basket sudah dikompetisikan dengan peserta dari regu putra dan putri. Regu yang dikirim pun bukan lagi dari Karesidenan. Melainkan cakupannya sudah meliputi provinsi.

Terbentuknya Organisasi Basket Indonesia / PERBASI

Indonesia pun lalu membentuk PERBASI (Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia) di tahun 1951 dan diterima sebagai anggota FIBA ​​(International Basketball Federation) pada tahun 1953. Setahun kemudian, untuk pertama kalinya Indonesia mengirim tim bola basket di Asian Games di Manila.

Sejarah basket di Indonesia semakin menunjukkan kemajuan, dengan munculnya liga bola basket profesional pria yang awalnya dikenal sebagai Kobatama yang sekarang menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia, dan juga liga basket profesional putri yang sekarang dikenal sebagai Women’s National Basketball League (WNNBL).

Wisata Kota Tua Jakarta Perpaduan Sejarah Dan Masa Kini

Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta merupakan objek wisata dimana kamu bisa belajar sejarah di tengah-tengah modernisasi Kota Jakarta.

Jam Buka: 24 jam
Tiket Masuk: Rp 1.000,00- Rp 2.500,00/ orang
Nomor Telpon:
Aktivitas: Berjalan-jalan, Bermain, Berfoto
Waktu Terbaik: Sore Hari mulai pukul 16.00-18.00 WIB
Perlu Dibawa: Kamera, payung, sun block
Larangan: Mencorat-coret bangunan, membuang sampah sembarangan
Alamat: Jalan Pintu Besar Utara Nomer 27, RT 07/ RW 07, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, DKI Jakarta
Fasilitas Umum: Area Parkir, Penjual makanan
Akses Jalan: Baik (banyak pilihan transportasi umum menuju objek wisata salah satunya KRL)
Kedai: Ada
Online Maps: View Maps

Kota Jakarta adalah salah satu kota termodern di Indonesia. Namun kota ini tidak melupakan sejarah yang membentuknya ditengah-tengah perkembangan dunia.

Tempat ini adalah kawasan penting pada jaman penjajahan dulu. Kawasan Kota Tua Jakarta meliputi wilayah Jakrta Utara dan Jakarta Barat.Kamu pun bisa menelisik beberapa kemegahan suasana di masa lampau melalui beberapa foto dan video dari Kota Tua Jakarta.

Kota Tua Jakrta

Kota Jakarta memang dipenuhi dengan berbagai macam objek wisata mulai dari wisata alam, wisata buatan sampai wisata sejarah. Salah satu wisata sejarah Jakarta adalah Kota Tua Jakarta. Kota Tua Jakarta adalah wisata sejarah yang tidak menimbulkan kebosanan pada pengunjung jika dikunjungi.

Objek wisata ini terletak di tengah lalu lalang masyarakat Jakarta. Objek wisata sejarah satu ini sangat kental dengan suasana Jakarta pada masa lampau. Kawasan wisata ini pun sangat ramai dikunjungi setiap harinya. Pengunjung tersebut adalah wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.

Pada mulanya Kota Tua Jakrta didirikan oleh Kolonial Belanda yang mendesainya sebagai pusat perdagangan masyarakat Asia. Jakarta yang dahulunya disebut dengan Batavia menjadi pusat perdagangan internasional. Hal ini terjadi karena Batavia ada pada jalur pelayaran internasional.

Sejarah Kota Tua Jakarta

Ada sebuah kerajaan Sunda yang didirikan pada tahun 932 M dan 1570 M. Pada abad ke 14 kerajaan Sunda tersebut memili sebuah Ibu Kota Kerajaan di Pakuan Pajajaran. Selain itu terdapat dua buah pelabuhan yang terletak di kawasan Kalapa dan Banten.

Pada tahun 1526, Fatahilah menyerang salah satu pelabuhan yaitu Pelabuhan Sunda Kelapa. Kemudian kawasan tersebut berubah nama menjadi Jayakarta pada tahun 1527. Baru pada tahun 1619 Kota Jayakarta diserang oleh VOC Belanda.

Penyerangan tersebut dipimpin oleh Jan Pieters Zoon Coen dan meruntuhkan Jayakrta pada tahun 1620. Kemudian Belanda membangun sebuah kota baru yang diberi nama Batavia yang pusat kotanya berada di dekat Sungai Ciliwung.

Itulah mengapa orang Batavia disebut dengan orang Betawi yang memiliki darah campuran dengan pribumi. Pada tahun 1635 perluasan Kota Batavia ditambah sampai Kota Jayakarta yang telah hancur.

Perluasan pembanguan tersebut sampai di tepi Barat Sungai Ciliwung. Pembangunan kota tersebut selesai pada tahun 1650. Batavia pun kemudian dijadikan sebagai Kantor Pusat VOC dari Hindia Timur.

Baru pada pendudukan Jepang Kota Batavia berubah nama menjadi Kota Jakarta pada tahun 1942. Kota Jakarta setelah itu dijadikan sebagai Ibu Kota Jakarta sampai saat ini.

Pada tahun 1972, Gubernur Jakarta yaitu Gubernur Ali Sadikin mengeluarkan sebuah keputusan yang menjadikan Kota Tua Jakarta seebagai situs sejarah. Hal Ini dilakukan untuk melindungi dan melestarikan keaslian arsitektur pada kawasan tersebut.

Lokasi Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta terletak di Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, DKI Jakarta.

Diwilayah ini terdapat banyak sekali destinasi populer yang bisa kamu kunjungi, misalkan mau ke ancol atau ke sea world dekat.

Jam Operasional

Objek wisata ini bisa kamu kunjungi kapan saja, berbeda dengan objek wisata lainnnya. Kota Tua Jakrta buka selama 24 jam. Namun jam operasional objek wisata yang terdapat di Kota Tua Jakarta memiliki aturan yang berbeda-beda.

Destinasi Wisata Hari Jam Buka
Museum Fatahilah Selasa-Minggu 09.00-15.00
Pelabuhan Sunda Kelapa Setiap Hari 24 Jam
Museum BANK Indonesia Senin Tutup
Selasa-Jumat 08.30-14.30
Museum Seni Rupa Selasa-Minggu 09.00-15.00

Harga Tiket Masuk

Untuk memasuki Kota Tua Jakarta kamu tidak dipungut biaya namun untuk memasuki beberapa objek wisata kamu dikenakan biaya yang berbeda.

Destinasi Wisata Harga Tiket
Museum Fatahilah Rp 2.000,00
Pelabuhan Sunda Kelapa Rp 2.500,00
Museum BANK Indonesia Gratis
Museum Seni Rupa Rp 1.000,00
Kota Tua Jakarta Gratis

Objek Wisata Kota Tua Jakarta

Kota Tua adalah kawasan wisata sejarah yang seru untuk dikunjungi. Terdapat beberapa destinasi wisata yang bisa kamu jelajahi.

  • Museum Fatahilah
  • Museum BANK Indonesia
  • Stasiun Kereta Api Kota
  • Pelabuhan Sunda Kelapa
  • Museum Wayang
  • Museum Bahari
  • Museum Seni Rupa Dan Keramik
  • Toko Merah
  • Jembatan Kota Intan
  • Museum 3D Kota Tua Jakarta
  • Art Street Kota Tua Jakarta

Harga Tiket Masuk Kota Tua Jakarta Untuk memasuki Kota Tua Jakarta kamu tidak dipungut biaya namun untuk memasuki beberapa objek wisata kamu dikenakan biaya yang berbeda.

Tips Berwisata Di Kota Tua Jakarta

Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu terapkan ketika berwisata ke Kota Tua Jakarta:

  1. Datanglah pada weekdays atau hari kerja, karena pada weekend objek wisata ini ramai.
  2. Jika kamu terpaksa datang pada weekend datanglah pada pagi hari.
  3. Jagalah barang bawaan kamu untuk meminimalisir kecopetan.
  4. Pakailah pakaian dan alas kaki yang nyaman.
  5. Bawalah payung atau gunakan topi untuk menjaga kulit dari sengatan matahari.
  6. Pakailah tabir surya untuk menjaga kulitmu dari paparan sinar matahari.

Berwisata ke Kota Tua Jakarta belum lengkap kalau belum mengelilingi setiap sudutnya. Ada banyak destinasi yang bisa kamu hampiri.

Baca Juga: Sejarah dan Isi Museum Indonesia TMII

Q & A Seputar Kota Tua Jakarta

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diutarakan oleh calon pengunjung Kota Tua Jakarta

Kesimpulan

Kota Tua Jakarta bisa dijadikan alternatif wisata bagi kamu yang bosan dengan objek wisata yang begitu-begitu saja. Dengan mengunjungi Kota Tua kamu bisa berburu foto sambil mempelajari sejarah Batavia atau Jakrta.

Baca juga: Daftar Tempat Wisata di DKI Jakarta

Kota Tua Jakarta menawarkan kejayaan masa lampau di setiap sudutnya. Ajaklah anak-anak kamu utuk berlibur ke Wisata Kota Tua Jakarta untuk mengenal sejarah. Selain itu kamu pun bisa berwisata ke Museum Nasional untuk belajar sejarah lainya dengan cara yang seru.

Bola Voli, Sejarah Hingga Teknik Dasarnya

Bola voli merupakan cabang olahraga yang para pemainnya dituntut untuk dapat menjalin kerja sama yang baik dengan anggota tim guna menyerang area lawan. Permainan ini disebut mampu mendukung kecerdasan, karena merangsang koordinasi otak menjadi semakin baik.

Sejarah Bola Voli

Bola Voli, Sejarah Hingga Teknik Dasarnya

Mengutip buku ajar “Permainan Bola Voli” oleh Drs. Syahrizal, permainan bola voli diciptakan oleh William C. Morgan, seorang direktur pendidikan jasmani pada organisasi Young Man Christian Assosiation (YMCA) pada 1895 di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat.

Bola voli diciptakan awalnya bertujuan mengembangkan kesegaran jasmani para buruh di samping bersenam umum. Permainan bola voli dicanangkan untuk menggantikan olahraga basket yang dianggap terlalu melelahkan.

Di awal kelahirannya, permainan bola voli diberi nama Mintonette, dengan jumlah pemain yang tidak ditentukan. Hingga pada 1896, Alfred T. Halstead mengubah nama Mintonette menjadi bola vola. Menurutnya, nama tersebut lebih cocok, sebab mengacu pada ciri permainan, yakni melambungkan bola sebelum menyentuh tanah (volleying).

Di Indonesia, bola voli sudah diperkenalkan dan diajarkan oleh seorang guru pendidikan jasmani Belanda yang bertugas di sekolah lanjutan (HBS dan AMS). Hanya saja, saat itu bola voli belum mendapat tempat di hati masyarakat.

Menjelang kemerdekaan Indonesia, barulah bola voli mulai dikenal luas dan digemari. Hingga pada 1951, permainan bola voli secara resmi dipertandingkan dalam PON II di Jakarta. Pertengahan 1954, pengurus Ikatan Perhimpunan Volley Ball Seorabaja (IPVOS) dalam rapatnya antara lain memutuskan untuk membentuk suatu induk organisasi bola voli di Indonesia.

Peraturan Bola Voli

Bola Voli, Sejarah Hingga Teknik Dasarnya

Mengutip buku pendidikan jasmani “Melatih Gerak dengan Bola” oleh Widayanti, dkk, pemain bola voli harus melambungkan bola dengan melakukan passing dan melewati net tidak lebih dari tiga kali sentuhan.

Pemenang dalam bola voli adalah tim yang pertama kali memperoleh skor 25 atau harus berselisih dua angka antar setiap regu.

Adapun sarana dan prasarana permainan bola voli terdiri dari lapangan, net, dan bola voli. Sarana yang digunakan pemain meliputi kaos tim dan sepatu olahraga.

Bermain bola voli tidak harus dilakukan oleh enam orang, bisa dilakukan oleh empat orang dengan saling melakukan passing.

Selain itu terdapat sejumlah prasarana standar yang telah ditentukan oleh Federation Internationale de Volleyball (FIVB), di antaranya ukuran lapangan, bola, net, dan rot.

Ukuran Lapangan

Menurut FIVB, ukuran lapangan bola voli yaitu 9 x 18 meter dengan garis batas serang pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan harus berukuran 5 cm.

Daerah serang adalah daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan garis serang seluas 9 x 3 meter. Panjang garis samping; 18 meter, lebar lapangan; 9 meter, dan lebar garis serang; 3 meter.

Bola

Adapun kriteria bola dalam permainan bola voli, yaitu:

  • Bulat.
  • Terbuat dari kulit lunak atau bahan sintetis.
  • Memiliki kombinasi warna.
  • Berdiameter 65-67 cm dengan massa 260-280 gram.
  • Tekanan dalam dari bola sekitar 0.30-0.325 kg/cm2.

Jaring/Net

Jaring atau net dipasang untuk membagi wilayah kedua tim yang bermain. Tinggi net untuk permaian bola voli laki-laki yakni 2,43 meter. Sedangkan untuk bola voli perempuan setinggi 2,24 meter.

Rod Antena

Rod antena merupakan bagian dari jaring atau net bola voli. Antena ini merupakan tongkat lentur yang dijadikan sebagai batas samping dari area penyeberangan bola.

Papan Skor

Papan skor adalah sebuah papan khusus yang menjadi pencatat skor kedua tim saat bermain. Papan ini bergunan untuk memudahkan petugas melakukan pencatatan skor untuk kedua tim ketika pertandingan sedang berlangsung.

Teknik Dasar Bola Voli

Untuk bermain bola voli dengan baik, terdapat beberapa teknik dasar yang mesti dipahami dan dikuasai, yakni servis, passing, smash, dan bendungan.

Servis

Servis adalah pukulan bola yang dilakukan dari belakang garis akhir lapangan permainan sampai melewati net ke daerah lawan.Teknik ini biasanya dilakukan dengan pukulan keras dan kecepatan tinggi. Tujuannya agar pemain lawan tidak dapat mengendalikan bola serta mendapatkan angka.

Ada bermacam-macam jenis servis, yaitu servis atas kepala (overhead service), servis tangan bawah (underhand service) dan servis loncat (jump service).

Passing

Passing adalah mengoperkan bola kepada pasangan main untuk dimainkan di dalam area tim sendiri. Passing dibedakan menjadi dua macam, yaitu passing atas dan passing bawah.

Passing atas dilakukan dengan melakukan sikap tangan pada saat akan menerima bola, perkenaan bola pada jari-jari tangan, gerakan lengan mendorong bola ke atas, siku dan lutut sedikit ditekuk untuk memberikan dorongan saat melakukan passing.

Passing atas dilakukan dengan posisi badan sedikit condong ke depan dan kepala menghadap ke atas. Teknik ini sering digunakan apabila ada bola yang berada di atas kepala yang berhadapan lurus dengan posisi badan dan untuk menerima servis.

sementara itu, passing bawah dilakukan dengan cara lengan lurus dirapatkan, perkenaan bola di antara kedua lengan, gerakan lengan diayunkan dari bawah ke atas sampai lurus dengan bahu, lutut sedikit ditekuk dan kaki dibuka selebar bahu.

Dalam permainan bola voli, passing bawah digunakan untuk pertahanan sebuah tim, saat ada serangan oleh lawan.

Smash atau Spike

Teknik penyerangan dalam permainan bola voli disebut smash. Smash atau spike adalah teknik serangan atau pukulan bola di udara sambil meloncat. Pukulan dilakukan dengan keras dan menukik yang diarahkan ke area lawan.

Bola bergerak melewati atas jaring dan mengakibatkan pihak lawan sulit mengembalikannya. Smash yang efektif ialah dengan cara memukul bola dari atas jaring. Smash dalam permainan bola voli merupakan pukulan ketiga dari sebuah tim.

Pukulan pertama biasa dilakukan dengan pass, pukulan yang kedua dilakukan dengan teknik set oleh setter, dan pukulan ketiga adalah smash.

Smash merupakan suatu teknik yang mempunyai gerakan kompleks. Dalam teknik smash, seorang spiker (penyerang) harus memperhatikan empat langkah dasar dalam melakukan spike, yaitu langkah awalan (approach), lompatan, memukul bola dan posisi mendarat. Pemukulan bola pada saat melakukan spike dilakukan di udara.

Block atau Bendungan

Block atau bendungan merupakan teknik bertahan yang dilakukan di atas net. Teknik ini digunakan untuk menahan smash dari lawan. Adapun cara melakukan block, yaitu:

  • Menahan serangan lawan agar bola tidak mampu menyeberangi net dan tetap berada di area lawan.
  • Memperlambat gerakan bola yang telah di-smash oleh pemain lawan, sehingga lebih mudah untuk di kendalikan.

Block dapat dilakukan oleh satu, dua, bahkan tiga pemain.Block dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu block aktif dan block pasif. Block aktif dilakukan dengan cara menggerakkan tangan dengan kuat dan lengan dekat sekali dengan net. Sedangkan, block pasif dilakukan dengan menjulurkan tangan ke atas tanpa digerakkan.

Keberhasilan block dapat ditentukan oleh loncatan yang tinggi dan kemampuan pemain menjangkau bola yang telah dipukul oleh lawan.

Terdapat empat tahap dalam melakukan block terhadap serangan lawan, yaitu persiapan (mengamati arah gerakan bola), melakukan lompatan, tangan menyentuh bola, dan mendarat.

Kuda Lumping, Sejarah dan Budaya Indonesia

Kuda Lumping

Kuda Lumping, Sejarah dan Budaya Indonesia — Tari Kuda Lumping adalah salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Ciri khas dari tarian ini adalah sekelompok orang menari dengan bantuan alat peraga kuda yang dirancang khusus untuk para penari.

Tari Kuda Lumping memiliki banyak nama di berbagai daerah, seperti di Jawa Barat Kuda Lumping, Jaranan Buto (Banyuwangi), Jaran Kepang (Surabaya), Jaranan Turonggo Yakso (Trenggalek), Jathilan Hamengkubuwono (Yogyakarta dan Jawa Tengah) dan Jaranan Sang Hyang ( Bali).

Salah satu keunikan yang paling menonjol dari Tari Kuda Lumping adalah kesurupan, yang dilakukan secara bebas dan di bawah kendali seorang pawang. Selain itu, ada juga jimat kekebalan, kekuatan magis, gelas makanan dan lain-lain.

Sejarah Tarian Kuda Lumping

Dilihat dari namanya, kuda lumping adalah jenis tarian yang penarinya menunggangi kuda. Namun, kuda yang sebenarnya tidak digunakan, melainkan kuda mainan yang terbuat dari anyaman bambu atau bahan lainnya.

Tarian ini juga dikenal dengan nama Jathilan atau Jaran Kepang dan berasal dari Ponorogo.

Situs Sejarah Menarik Lainnya:

Asal Daerah Tari Kuda Lumping

Tarian kuda lumping berasal dari Ponorogo, namun banyak yang menjelaskan bahwa tarian ini juga dapat ditemukan di berbagai tempat.

Berdasarkan catatan sejarah, asal mula tarian ini masih simpang siur. Jadi ada 5 versi yang menjelaskan tentang cerita sejarah Tari Kuda Lumping, diantaranya sebagai berikut:

Sudah ada sejak zaman dahulu dimana tarian ini digunakan dalam upacara adat dan ritual magis.

Pada awalnya properti yang digunakan masih sangat sederhana, namun seiring berjalannya waktu semuanya berubah.

Versi kedua ini menceritakan asal mula tari, dimulai dengan dukungan dan apresiasi penuh dari masyarakat umum.

Dukungan ini diterima Pangeran Diponegoro dan pasukannya atas perjuangan mereka melawan dan pengusiran para penjajah.

Dalam versi ini ada yang berpendapat bahwa Tari Kuda Lumping berawal dari pertarungan Raden Patah.

Pendapat ini semacam gambaran perjuangan Raden Patah dan Sunan Kalijaga beserta pasukannya dalam mengusir penjajah di Nusantara.

Tarian ini muncul dari representasi proses pembentukan pasukan perang kerajaan Mataram yang dikomandani oleh Sultan Hamengku Buwono I dalam menghadapi Belanda.

Versi terakhir ini adalah versi yang paling lengkap, yaitu kisah seorang raja yang sangat sakti di Jawa.

Properti Tari Kuda Lumping

Ada beberapa ciri yang digunakan dalam tarian ini, antara lain sebagai berikut:

1. Bambu

Bambu tersebut dianyam dan dibentuk seperti kuda dan kemudian digunakan sebagai tunggangan bagi para penari untuk melakukan aksinya.

2. Pakaian

Pada umumnya kemeja atau t-shirt berwarna cerah digunakan sebagai pakaian. Dan bagian atas penari dilengkapi dengan rompi.

3. Celana

Celana yang digunakan biasanya digunakan menggantung (di atas mata kaki).

Fungsinya untuk memudahkan para penari bergerak, lebih lincah dan bagian pinggul atas ditutupi dengan motif batik.

4. Kaus Kaki

Kaus kaki mengandung sifat yang tidak terlalu wajib untuk digunakan. Fungsinya tidak hanya sebagai hiasan tambahan tetapi juga untuk menghindari bahaya yang tidak terkendali.

5. Gelang

Dalam kesenian Kuda Lumping, gelang hanya berfungsi sebagai hiasan. Desain gelang yang digunakan bermacam-macam, biasa disebut emas atau klinting.

6. Sesumping

Sesumping adalah properti yang digunakan pada telinga penari. Alat ini memancarkan secercah cahaya, bentuknya mirip dengan yang digunakan dalam pertunjukan seni wayang manusia.

7. Apok

Apok ini adalah penutup utama setelah pakaian dan rompi. Bentuknya yang unik dan istimewa menunjukkan keberanian dan kekuatan penari pria.

8. Rompi

Rompi menjadi lapisan antara baju bagian dalam dan apok, biasanya hanya digunakan oleh penari.

9. Tutup Kepala

Tutup kepala ini digunakan sebagai simbol pelindung kepala saat pasukan bertempur di medan perang.

10. Ikan Pinggang Hias

Sabuk hias memiliki fungsi sebagai pengikat untuk mempertegas semua kostum yang digunakan para penari dipadukan dengan busana yang digunakan.

11. Selendang

Selendang juga memiliki fungsi yang sama dengan ikat pinggang dekoratif, yaitu sebagai pengikat dan sifat tambahan.

12. Kacamata hitam.

Fungsi kacamata bukan untuk bergaya, melainkan agar gerakan mata para penari tidak terlihat oleh penonton. Karena mata penari akan terlihat sangat liar selama pertunjukan.

13. Ikat Kepala.

Ikat kepala memiliki fungsi sebagai properti tambahan yang tidak mutlak diperlukan oleh penari. Dan warna ikat kepala disesuaikan dengan kostum yang digunakan.

14. Cambuk.

Hampir semua penari memiliki sifat pecut atau cemeti.

Ada 1 atau 2 cambuk yang panjangnya 2 meter, spesial dan ketika dilempar ke tanah ada suara yang nyaring dan nyaring.

15. Parang tiruan.

Pentingnya harta ini sebagai simbol perlawanan masyarakat adat terhadap penjajah. Parang imitasi ini terbuat dari kayu dengan kombinasi warna lacquer yang berbeda-beda sehingga terlihat seperti aslinya.

Pengertian Sepak Bola: Sejarah, Peraturan, Teknik Dasar dan Manfaat

Pengertian Sepak Bola: Sejarah, Peraturan, Teknik Dasar dan Manfaat – Salah satu permainan di Indonesia yang paling banyak peminatnya adalah sepak bola. Bahkan permainan yang satu ini boleh dibilang yang paling banyak diminati, mengingat di setiap pertandingan yang ada tidak pernah luput dari banyaknya penonton.

Sepak bola selain menjadi ajang olahraga, juga menjadi ajang hiburan bagi sebagian orang. Salah satu buktinya, banyak ditemukan cewek cowok yang mungkin tidak jago bermain bola namun rela berdesak-desakan ke stadion untuk nonton atau mendukung tim kesayangan. Dengan popularitasnya tersebut, apakah Grameds mengetahui apa itu pengertian sepak bola?

Nah agar punya insight lebih tentang permainan sepak bola, mari kita ketahui penjelasan lengkap seputar pengertian sepak bola, sejarah, peraturan, teknik dasar, manfaat hingga tokoh-tokoh sepak bola terkenal di Indonesia.

1. Pengertian Sepak Bola

Pengerian sepak bola adalah merujuk pada permainan yang dilakukan oleh dua tim berbeda, dengan komposisi pemain yang berada lapangan sebanyak sebelas orang. Dimana masing-masing tim berupaya untuk menang dan mencetak gol ke gawang lawan.

Dalam pengertian sepak bola kemudian permainan ini melibatkan pergerakan unsur fisik, mental, motorik kasar dan motorik halus, serta di bangun dengan kekuatan tim yang solid. Pergerakan semua unsur tersebut dilakukan untuk menjaga pergerakan bola tetap dinamis dan melewati garis gawang.

Adapun bola yang digunakan dalam permainan berbentuk oval, dimana setiap pergerakannya dilakukan setiap pemain menggunakan kaki dan hanya penjaga gawang (kiper) yang bisa menyentuh bola menggunakan tangan.

Momen dan peristiwa dari pertandingan sepak bola memang memberikan kesan yang tidak terlupakan, dan selalu menarik perhatian untuk di lihat gerakan demi gerakannya. Tidak salah sepakbola menjadi salah satu olahraga favorit di dunia.

Olahraga yang dimainkan oleh 250 juta orang di lebih dari 200 negara juga berkomitmen untuk menjadikan olahraga yang wajib dimiliki. Sehingga banyak suporter dan juga keluarga yang berkomitmen untuk tidak melewatkan pertandingan sepak bola, baik liga profesional maupun liga amatir.

2. Sejarah Permainan Sepak Bola

Sejarah Sepak Bola

Setelah menegtahui pengertian sepak bola diatas, bagiamana sejarah sepak bola hingga populer hingga sekarang? Berdasarkan sumber yang dikutip pada situs Football History, kehadiran Permainan sepak bola terjadi di China sekitar abad ke-3 dan 2 SM dengan nama permainan Cuju. Dimana Cuju dimainkan dengan bentuk bola bundar di atas bidang tanah persegi. Banyak negara-negara yang mengklaim bahwa kehadiran sepak bola diawali dari mereka sendiri, seperti Yunani Kuno dan Roma.

Namun cerita yang banyak diakui permainan sepak bola populer pada abad ke-12, dimana pada abad ini sepak bola dimainkan di padang rumput dan jalanan Inggris. Seiring berjalannya waktu kemudian bermunculan klub sepak bola akan tetapi kehadiran Klub sepak bola yang diyakini ada sejak abad ke-15 tersebut terorganisir dengan baik dan tanpa status resmi.

Oleh karena itu cukup sulit untuk menentukan klub sepak bola yang pertama hadir di muka bumi ini. Beberapa sejarawan Inggris mempercayai bahwa terdapat klub profesional yang di bentuk di Inggris pada tahun 1862 dengan nama klub Inggris Notts County. Setahun kemudian sepak bola modern lahir pada tahun 1863 ketika Asosiasi Sepak Bola Inggris didirikan.

Sejak setelah itu pada tahun 1883 dilangsungkan turnamen internasional pertama yang melibatkan empat negara yaitu Inggris, Irlandia, Skotlandia, dan Wales.

Meskipun sepakbola menjadi fenomena yang dan digandrungi dari Inggris, perlahan menyebar ke negara-negara Eropa lainnya. Pertandingan pertama pada tahun 1867 yang berlangsung di luar Eropa yaitu di Argentina.

Tepatnya pada 21 Mei 1904 Federation International Football Association (FIFA) didirikan, yang ditandatangani oleh tujuh negara yaitu Prancis, Belgia, Denmark, Belanda, Spanyol, Swedia dan Swiss.

Meskipun Inggris identik dengan sejarah perkembangan sepak bola, akan tetapi mereka tidak turut serta bergabung sejak awal. Tetap saja, mereka bergabung pada tahun berikutnya.

Semakin digandrunginya olahraga sepak bola diprekuat dengan dimasukkannya sebagai olahraga resmi dalam olimpiade pada tahun 1908. Serta Piala dunia yang dilaksanakan pertama pada tahun 1930 semakin memperkuat olahraga yang sangat populer di kancah internasional. Hingga kemudian pada tahun 1996 sepak bola wanita ditambahkan untuk pertama kalinya.

3. Peraturan Yang Ada Pada Permainan Sepak Bola

Sebagai salah satu olahraga tertua di dunia juga yang paling banyak diminati untuk ditonton. Saat ini, game tersebut dimainkan di seluruh dunia oleh jutaan orang, dengan miliaran supporter. Tidak heran sepakbola hadir dalam berbagai konsep pertandingan, seperti Piala Dunia.

Selain itu terdapat turnamen-turnamen Euro Championships, Copa America dan Piala Afrika. Selain itu liga terkuat di Inggris (Liga Utama Inggris), Spanyol (La Liga), Italia (Serie A) dan Jerman (Bundesliga). DI tanah air Indonesia (Liga 1) sebagi liga terkuat.

Melihat antusias penduduk dunia terhadap sepak boleh harus berbarengan dengan aturan main, FIFA sebagai organisasi Internasional yang menaungi olahraga ini telah mengeluarkan aturan baku. Ketikan kita berbicara soal pengertian sepak bola, selain bentuk permainan, maka kita juga perlu membicarakan soal bentuk peraturan dalam permainan ini.

Dimana aturan ini disebut sebagai Law of the Game yang menurut mereka berlaku untuk semua pertandingan baik tingkat internasional maupun pertandingan antara anak-anak kecil di desa terpencil.

Menurut mereka Bahwa Hukum harus berlaku sama di setiap pertandingan di setiap konfederasi, negara, kota dan desa di seluruh dunia. Karena dengan aturan yang diberlakukan dalam pertandingan adalah kekuatan besar yang harus dipertahankan demi kebaikan.

Dalam dokumen Law of the Game mereka memiliki filosofi dan spirit of the law dimana “pertandingan terbaik adalah pertandingan dimana wasit jarang dibutuhkan karena permainan penuh dengan rasa hormat satu sama lain”.

Pedoman ini adalah satu-satunya hukum sepak bola yang dianut oleh badan olahraga FIFA. Dalam aturan tersebut terdapat 17 pasal yang berlaku untuk pertandingan dimana aturan-aturan yang berkaitan dengan jumlah pemain yang harus dimiliki suatu tim, durasi pertandingan, ukuran lapangan dan bola, jenis dan sifat pelanggaran yang dapat diadili wasit, dan banyak aturan lain berkaitan dengan prinsip sepak bola.

Selama pertandingan, merupakan tugas wasit untuk menafsirkan dan menegakkan “prinsip” dalam permainan. Akan tetapi secara umum dalam pertandingan sepak bola memiliki tujuan untuk mencetak sebanyak-banyaknya gol daripada lawan.

a. Peraturan Tentang Gol Yang Sah

Dimana aturan Pertama yang perlu diperhatikan adalah untuk memenangkan pertandingan bola harus masuk ke gawang lawan. Setiap tendangan yang mengarah ke gawang lawan harus diakhiri dengan melewati garis agar bisa menjadi gol yang sah. Gol dapat dicetak dengan bagian tubuh manapun selain dari tangan atau lengan hingga ke bahu.

b. Peraturan Tentang Waktu Permainan

Aturan umum yang perlu diperhatikan adalah waktu yang berlaku selama pertandingan adalah selama 90 menit. Selama pertandingan akan dibagi menjadi dua bagian, 45 menit pertama kemudian akan mengambil waktu selama 15 menit untuk melanjutkan permainan kedua selama 45 menit.

Ketika permainan berakhir imbang selama 90 menit berikut dengan tambahannya makan akan dilanjutkan adu penalti untuk menentukan pemenang. Dimana penalti ini dilakukan dalam kotak penalti dengan menendang bola ke arah gawang lawan.

c. Peraturan Tentang Jumlah Pemain

Aturan selanjutnya adalah jumlah pemain dalam setiap tim sebanyak 11 pemain. Terdiri sepuluh pemain lapangan dan satu penjaga gawang. Setiap tim dapat menyediakan hingga 7 pemain pengganti.

Pergantian pemain dapat dilakukan kapan saja dalam pertandingan dengan masing-masing tim dapat melakukan maksimal 3 pergantian pemain per sisi. Selain itu para pemain harus memakai equipment (peralatan) seperti mengenakan sepatu bola, bantalan tulang kering, dan jersey yang serasi. Selain itu penjaga gawang juga akan mengenakan sarung tangan empuk.

Dari setiap tim akan di tunjuk satu kapten, dimana kapten yang nantinya akan memakai karet kapten. Bola yang digunakan dalam permainan juga telah diatur dimana lingkaran harus memiliki ukuran lingkar 58-61 cm.

d. Peraturan Wasit dan Pemberian Kartu

Setiap pertandingan harus menyertakan satu wasit dan dua asisten wasit (hakim garis). Tugas wasit adalah bertindak sebagai penjaga waktu dan membuat keputusan apa pun yang mungkin perlu dibuat seperti pelanggaran, tendangan bebas, lemparan ke dalam, penalti, dan ditambahkan tepat waktu di akhir setiap babak.

Wasit dapat berkonsultasi dengan asisten wasit kapan saja dalam pertandingan mengenai keputusan. Merupakan tugas asisten wasit untuk menentukan offside dalam pertandingan (lihat di bawah), melempar ke dalam untuk salah satu tim dan juga membantu wasit dalam semua proses pengambilan keputusan jika sesuai.

Untuk pelanggaran yang dilakukan seorang pemain dapat diganjar dengan kartu kuning atau kartu merah tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Keputusan ini biasanya dilakukan atas dasar kebijakan wasit. Kedua kartu tersebut memiliki arti yang berbeda dimana kuning sebagai tanda peringatan, sedangkan kartu merah adalah hukuman untuk pemain yang melakukan pelanggaran berat biasanya ditandai dengan keluarnya pemain dari lapangan hijau.

Selain itu dua kartu kuning sama artinya dengan satu kartu merah. Kerugian bagi tim ketika terdapat salah satu pemain yang diganjar kartu merah, pasalnya secara otomatis mereka akan kehilangan satu pemain.

Dengan kita mengetahui dasar peraturan yang ada pada permainan sepak bola, kita bisa memahaminya secara lebih luas pada Buku Jago Sepak Bola Untuk Pemula karya Reki Siaga Agustina, M.PD., AIFO-P, tak hanya dasar peraturan ada hal lain yang dibahas di buku ini seperti sejarah sepak bola, peraturan permainan / Laws Of Game, hakikat dan variasi Latihan, hingga pola formasi dalam sepak bola. Grameds dapat beli buku ini dengan klik “Beli Buku” di bawah ini.

4. Manfaat Bermain Sepak Bola

Permainan yang populer dan asik ini sifatnya kompetitif, bahkan ada sebagian orang yang melakukan olahraga sepak bola ini hanya untuk mendapatkan kesenangan. Meskipun alasannya hanya untuk kesenangan, ternyata kehadiran sepak bola memberikan manfaat positif bagi kesehatan. Berikut manfaat dari sepak bola:

a. Menambah kebugaran dan stamina

Menambah Stamina dimana kombinasi lari, jalan kaki, lari cepat dan menendang dapat memberikan peningkatan stamina, peningkatan kesehatan jantung, penurunan lemak tubuh, peningkatan kekuatan dan tonus otot, peningkatan kekuatan tulang, dan peningkatan koordinasi

b. Meningkatkan kerja tim dan sosial

Manfaat sepak bola berikutnya adalah manfaat sosial. Manfaat sosial sepak bola adalah meningkatkan kerja tim, bermain sepak bola juga akan dikaitkan dengan sifat kepemimpinan, dan berteman baik dengan bermain sepak bola. Meningkatkan aktivitas kerja tim adalah keterampilan penting.

c. Baik untuk kesehatan mental

Dilansir dari portal Footbal Talk bahwa dengan berolahraga termasuk melakukan sepak bola dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan mental. Dimana Olahraga teratur juga dianggap dapat membantu memperbaiki masalah-masalah kesehatan mental seperti depresi dan stres, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri, serta dapat membantu mengurangi kecemasan.

Sudah lama terbukti bahwa para atlet memiliki harga diri dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan dengan rekan-rekannya. Ini sangat penting, terutama bagi remaja yang sering mengalami perubahan suasana hati yang drastis dan mungkin mengalami stres. Dengan membangun kepercayaan diri, melalui olahraga sepak bola membantu meredakan stres dan kecemasan.

d. Baik untuk kognisi

Tidak banyak yang mengetahui hal ini, tetapi bermain sepak bola memiliki pengaruh yang signifikan terhadap fungsi kognitif otak seseorang. Karena ini adalah permainan strategis yang membutuhkan pengambilan keputusan cepat, sepak bola meningkatkan ketekunan, disiplin diri, dan konsentrasi. Siswa yang mengikuti olahraga umumnya menunjukkan prestasi yang lebih baik di sekolah

e. Membantu problem solving anak

Bermain sepak bola untuk anak-anak usia sekolah dapat membantu membangun keterampilan pemecahan masalah yang kuat. Pemain harus bisa menyelesaikan masalah dengan rekan satu tim dan lawan mereka untuk menjadi yang teratas. Sementara Anda menguji keterampilan pemecahan masalah Anda yang sedikit, Anda belajar bagaimana menemukan resolusi untuk masalah-masalah kecil. Dalam jangka panjang, Anda akan mendapat banyak manfaat dengan bermain sepak bola di masa remaja Anda.

5. Ukuran Lapangan

Lapangan harus terbuat dari rumput buatan atau alami dimana semua wilayah di dalam garis putih pada lapangan adalah arena pertandingan. Sebetulnya aturan lapangan sepak bola ada dalam Law of the Game (LOTG), lebih tepatnya di pasal 1. Lapangan sepak boleh berbentuk persegi dan memiliki empat sisi diantaranya sisi kanan dan kiri yang disebut sebagai garis lapangan, sedangkan sisi lain yaitu lebar lapangan disebut sebagai garis gawang.

Ukuran lapangan diperbolehkan bervariasi Aturan FIFA menerapkan standar lapangan sepak bola internasional adalah panjangnya 100-110 meter. Sementara lebarnya 64-75 meter. Ada pun lingkar tengah memiliki radius 9,15 meter. Sedangkan ukuran kotak penalti adalah 40,3 x 16,5 meter. Di dalam lapangan terdapat dua gawang yang dijaga oleh masing-masing kiper dimana gawang itu sendiri terdiri dari bingkai berukuran tinggi 8 kaki dan lebar 8 meter.

Mungkin para Grameds masih kurang memahami bagaimana prasarana dan sarana bermainnya, teknik dasar pemain serta bagaimana model drill-drill melatih teknik dasar tersebut. Beruntungnya semua hal tersebut dijelaskan secara lengkap di buku Kepelatihan Sepak Bola: Teori dan Praktik karya Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.Pd. Tentunya buku ini dilengkapi gambar yang memperjelas materi yang dikupas, sehingga bagi para pembaca dari tingkat pemula hingga mahir dapat dengan mudah mempraktikkannya, dan Grameds bisa beli buku ini dengan klik “Beli Buku” di bawah ini.

6. Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

Teknik dalam sepak bola menjadi salah satu elemen yang paling jelas dan terlihat dalam permainan sepakbola. Kemampuan dalam teknik sepak bola akan berpengaruh besar terhadap kemenangan tim. Berikut adalah teknik-teknik sederhana yang perlu dikuasai sebelum melakukan permainan :

a. Teknik Dasar Mengoper Bola (Passing)

Ketiga adalah keterampilan akurasi passing, Akurasi operan mengacu pada kemampuan pemain menggunakan kedua kaki untuk mengirim bola ke tujuan yang diinginkan pemain. Hal ini bisa berarti mengirim bola langsung ke kaki rekan satu tim dengan kekuatan dan presisi, mengirimkan umpan terobosan lambung atau mengumpan dan memainkan bola secara akurat di depan gawang.

Ada beberapa teknik passing (operan) yang baik agar bola dapat terakurasi dan sampai di kaki teman tanpa direbut oleh tim lawan, Berikut beberapa teknik passing :

1) Inside of the foot or push pass (Kaki bagian dalam)

Teknik passing dengan kaki bagian dalam ini memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dan cocok untuk dipakai di operan jarak pendek. Memiliki kecepatan sedang dan bola kecil kemungkinan akan melambung tinggi, sehingga rekan kita pun semakin mudah menerima operan kita.

2) Outside of the foot (Kaki bagian luar)

Tipe passing yang kedua adalah outside of the foot atau mengoper dengan bagian luar kaki. Teknik ini perlu sering latihan agar akurasinya tepat. Karena agak lebih susah dengan jenis passing yang pertama.

Kelebihan dari passing jenis ini adalah dipakai buat passing tipuan agar bola tidak direbut oleh tim lawan.

3). Instep drive

Teknik passing instep drive dipakai untuk passing jarak jauh. Posisi tendangan berada di bagian tengah agak kebawah, sehingga bola bisa mencapai terget yang jauh.

Pemain harus memperhatikan titik ini dan harus menggunakan feeling agar bola sampai di rekan kita. Anda dapat mengayunkan tangan untuk menjaga keseimbangan.

4). Chip pass

Teknik passing dalam sepak bola selanjutnya adalah chip pass. Teknik ini dipakai untuk dapat mencapai titik umpan yang terhadang oleh lawan dengan melambungkan bola.

Teknik ini bisa dipakai untuk jarak pendek maupun jangka pendek, hanya saja jarak antara kita dengan lawan harus agak jauh agar bola tidak berhenti dan terkena tubuh lawan.

b. Teknik Dasar Menghentikan Bola / Menerima Bola

Teknik dasar bermain sepak bola selanjutnya adalah menghentikan / menerima bola. Teknik ini penting untuk dikuasai agar bola tidak mantul lagi dan direbut oleh lawan. Untuk itu perlu keahlian dalam menerima bola. Berikut adalah teknik-tekniknya :

1) Menggunakan kaki bagian bawah / telapak kaki

Teknik yang pertama adalah menggunakan telapak kaki dan ketika bola akan sampai gerakannya seperti menginjak bola dengan kaki yang sedikit terangkat dan lutut tertekuk. Agar terjadi dengan mulus, pastikan mata juga fokus dan tertuju pada arah datangnya bola.

2) Menggunakan kaki bagian dalam

Seperti saat mengoper bola, kaki bagian dalam juga bisa dipakai untuk menghentikan bola. Saat bola mau sampai, kaki juga bergerak mengikuti arah gerakan bola agar bola tidak terpantul dan bisa mendarat dengan sempurna.

3). Menahan bola dengan kaki bagian luar

Bagian luar juga bisa dipakai untuk menahan bola, namun teknik ini lebih sulit dilakukan ketimbang teknik yang pertama dan kedua. Namun lebih efektif dari segi kecepatan, pemain bisa langsung menghentikan bola terus dribbling dan lanjut untuk menyerang.

c. Menggiring (Dribling) Bola

Kedua adalah keterampilan menggiring bola, dimana keterampilan ini berkaitan dengan kontrol penuh terhadap bola. Dribbling, manuver, dan membawa bola dalam kecepatan tinggi adalah kunci sukses sebelum mencetak gol.

1). Dribbling dengan menggunakan sisi kaki bagian dalam

Dribbling yang pertama adalah menggunakan sisi kaki bagian dalam. Caranya adalah dengan menyentuh bola dengan sisi kaki bagian dalam dan posisi kaki adalah tegak lurus terhadap bola.

Kemudian bola ditendang pelan guna mempertahankan kontrol bola. Jangan lupa juga pusatkan kekuatan tendangan pada bagian tengah bola sehingga memudahkan dalam mengontrol bola.

2). Dribbling dengan sisi kaki bagian luar

Keterampilan mengontrol bola ini digunakan ketika pemain yang menguasai bola sedang berlari dan mendorong bola sehingga bisa mempertahankan bola tersebut tetap berada di sisi luar kaki.

3). Dribbling menggunakan kura-kura kaki

Teknik dribbling selanjutnya adalah menggunakan kura-kura kaki. Teknik ini dibilang lebih enak dan bisa dipakai untuk dribbing dengan kecepatan tinggi (lari).

d. Mengontrol Bola

Pertama adalah mengontrol Bola, hal ini berkaitan dengan pengendalian bola yang berkaitan dengan penguasaan seluruh bagian tubuh terkecuali tangan dalam memainkan dan mengatur keberadaan bola agar tetap stabil di antara bagian tubuh.

Dengan kontrol bola yang baik seseorang dapat menerima operan dan melakukan operan baik lambung maupun datar. Selain itu kontrol bola adalah kemampuan mempertahankan penguasaan bola dan melindungi dari lawan.

e. Kontrol Tubuh

Keempat yang tidak kalah penting adalah kontrol tubuh, dimana kemampuan pemain menggerakkan tubuhnya dengan lancar saat pertandingan, juga mengoptimalkan keseimbangan. Mengontrol tubuh saat pertandingan berkaitan dengan langkah yang tepat, lari yang seimbang, dan keseimbangan gravitasi ketika melakukan lompatan.

7. Tokoh Terkenal Sepak Bola

Sepanjang sejarah permainan sepak bola, telah banyak melahirkan tokoh-tokoh berjasa untuk klub dan negaranya. Keberadaan tokoh sepakbola ini tidak lain adalah berkat kegigihan selama menjadi atlet, tertib dalam latihan, dan menjunjung tinggi sportifitas. Pada Maret 2020 majalah France Football merilis sebanyak 50 nama tokoh berpengaruh dalam sepak bola, empat diantaranya adalah Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain), Neymar (Paris Saint-Germain), Lionel Messi (Barcelona), juga Cristiano Ronaldo (Juventus).

Cristiano Ronaldo sebagai tokoh dan pemain sepak bola akan menjadi legendaris di masa yang akan datang, ia telah menginspirasi banyak orang. Dengan segudang prestasi dan kekayaan yang dimiliki dari hasil pertandingan demi pertandingan menakjubkan yang ia mainkan. Maka tidak salah Ronaldo adalah tokoh ternama dan berpengaruh, yang akan terukir sejarahnya di kemudian hari.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian sepak bola, mulai dari sejarah, peraturan permainan, manfaat, tokoh-tokoh terkenal sepak bola yang hebat. Apakah Grameds sudah bisa menganal sepak bola dnegan baik?

Tari Sulintang Jawa Barat, Tarian Yang Menggambarkan Semangat Persatuan

Tari Sulintang Jawa Barat

Tari Sulintang Jawa Barat – Jawa Barat dikenal sebagai Provinsi  yang memiliki semboyan silih asah, silih asuh dan silih asihSilih asah memiliki arti saling mengingatkan, silih asuh memiliki arti saling membimbing dan silih asih memiliki arti saling mengasihi.

Jawa Barat juga kaya akan pesona alam atau tempat wisata maupun kental dengan nilai-nilai budaya yang masih dijunjung tinggi. Mulai dari makanan khas, alat musik, hingga tari-tari yang berasal dari Jawa Barat masih dilestarikan oleh masyarakatnya.

Ada berbagai jenis tarian tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat seperti Tari Jaipong, Tari Merak, Tari Topeng, Tari Wayang, Tari Ketuk Tilu, Tari Buyung dan masih banyak tari lainnya. Termasuk tarian kreasi modern salah satunya adalah Tari Sulintang.

Berikut tentang penjelasan Tari Sulintang, tari kreasi baru yang berasal dari daerah Jawa Barat.

Asal Usul dan Sejarah Tari Sulintang

Tari Sulintang adalah tari kreasi baru yang berasal dari daerah Jawa Barat. Tari Sulintang ini adalah tarian yang diciptakan oleh sang maestro seniman besar dan koreografi tari, Raden Tjeje Somantri atau yang memilki nama lengkap Raden Rusdi Somantri namun kemudian lebih akrab dipanggil dengan nama Tjeje. Raden Tjeje Somantri menciptakan Tari Sulintang pada tahun 1948.

Raden Tjeje Somantri tidak hanya menciptakan Tari Sulintang saja, namun beliau sudah banyak menciptakan kreasi tari modern atau baru yang sampai saat ini masih diajarkan di sanggar-sanggar seni hingga perguruan tinggi dan sekolah kesenian. Di antara tarian kreasi yang diciptakan oleh Raden Tjeje Somantri adalah Tari Sekar Putri, Tari Kandagan, Tari Kupu-kupu, Tari Ratu Graeni, Tari Koncaran, Tari Birayung, Tari Puragabaya dan masih banyak tari-tari yang diciptakan oleh Raden Tjeje Somantri.

Tari Sulintang ini dipengaruhi dari berbagai kebudayaan selain dari budaya Sunda yaitu Bali, India, Jawa hingga Burma.  Tari Sulintang tersuguhkan bersama dengan Tari Merak, seakan keduanya saling menggambarkan alur cerita.

Jika Tari Merak menggambarkan dan mengedepankan keelokan serta merefleksikan pesona untuk memikat lawan, Tari Sulintang menggambarkan keindahan dan persatuan agar memperoleh pengakuan dari masyarakat.

Sekilas tentang Raden Tjeje Somantri, Pencipta Tari Sulintang

Tari Sulintang memang tidak lepas dari salah satu pelopor tari kreasi baru yang ada di bumi pasundan, Raden Tjeje Somantri. Raden Tjeje Somantri ini lahir di Purwakarta pada tahun 1892 dan meninggal di Bandung pada tahun 1963 dalam usia 71 tahun.

Dalam kesenian, beliau mempelajari seni tari sejak usia muda. Dan ada berbagai jenis tari yang dipelajari dan didalami oleh Raden Tjeje Somantri. Dan pada tahun 1930, beliau mendapat banyak petunjuk tentang kepenarian Jawa dari R.M. Sutignja, lalu belajar berbagai tarian Jawa. Hingga kemudian menjadi salah satu pengajar tari di BKI.

Dalam wadah kesenian itulah beliau berkreativitas dan mulai banyak menciptakan gerakan-gerakan tari, termasuk terciptanya Tari Sulintang pada tahun 1948. Atas jasa-jasa dalam bidang seni tari, Raden Tjeje Somantri mendapat anugerah seni berupa Piagam Wijaya Kusumah dari Pemerintah Indonesia.

Makna dan Filosofi Tari Sulintang

Seperti yang sudah diketahui, Tari Sulintang ini dipengaruhi dari kebudayaan Bali, India, Jawa dan Burma, memiliki nilai-nilai budaya dari beragam daerah. Namun, Tari Sulintang memiliki makna tarian yang menggambarkan semangat persatuan Indonesia. Seakan mencitrakan tentang keberagaman yang ada di Indonesia pada dunia.

Nama lain dari Tari Sulintang ini adalah Damar Kanginan.  Damar Kanginan mengandung arti yang berarti api pelita yang tertiup angin sepoi atau semilir angin. Dinamakan dengan nama Damar Kaningan, karena gerakan dari Tari Sulintang ini lincah namun halus, walau pun penuh dengan dinamika, tapi terlihat tetap tenang. Tarian Sulintang diiringi dengan gamelan tradisional sunda dan juga suara dari sinden.

Pertunjukan Tari Sulintang di World Dance Day 2016

Tari Sulintang menjadi tari kreasi ciptaaan seniman besar Raden Tjeje Somantri yang syarat akan makna dan filosofi. Dengan gerakan halus namun lincah, Tari Sulintang bahkan sudah pernah tampil dan dipertunjukan Internasional!

Salah satunya adalah di perhelatan World Dance Day 2016 lalu untuk memperingati hari tari dunia, yang digelar di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung. Dalam acara ini, Tari Sulintang dipertunjukan dengan tujuh pernari dari sanggar Wirahma Bandung dengan diiringi gamelan sunda dan sinden.

Dalam perhelatan ini, menurut seniman dan budayawan, Gatot Gunawan, Tari Sulintang sengaja ditampilkan di akhir acara karena memiliki unsur yang sakral dan kental. Di masa lalu, tarian biasa dipakai dalam ritual-ritual masyarakat sebagai penghubung dengan sang pencipta.

Nah, itu dia tentang pembahasan mengenai Tari Sulintang, tari kreasi yang berasal dari Jawa Barat. Tentunya, dimana pun kamu berasal, tetap menjaga kelestarian kebudayaan yang sudah diwariskan turun temurun oleh nenek moyang, ya!

Sejarah Prakolonial Indonesia

Pada masa sebelum kekuatan Eropa Barat mampu menguasai daratan dan perairan Asia Tenggara, belum ada Indonesia. Nusantara yang sekarang kita kenal sebagai Indonesia terdiri dari pulau-pulau dan tanah yang dikuasai oleh berbagai kerajaan dan kekaisaran, kadang-kadang hidup berdampingan dengan damai sementara di lain waktu mereka berada pada kondisi berperang satu sama lain. Nusantara yang luas ini kurang memiliki rasa persatuan sosial dan politik seperti yang dimiliki Indonesia sekarang.

Meskipun demikian, jaringan perdagangan terpadu telah berkembang di wilayah ini terhitung sejak awal permulaan sejarah Asia. Terhubung ke jaringan perdagangan itu merupakan aset yang penting bagi sebuah kerajaan dan seorang raja untuk mendapatkan kekayaan dan komoditas, yang diperlukan untuk menjadi kekuatan besar dan berpengaruh. Namun, semakin global jaringan perdagangan itu, semakin banyak pengaruh asing berhasil masuk ke Nusantara; suatu perkembangan yang akhirnya mengarah pada kondisi penjajahan.

Keberadaan sumber tertulis adalah yang memisahkan masa sejarah dari masa prasejarah. Karena sedikitnya sumber-sumber tertulis yang berasal dari masa sebelum tahun 500 Masehi, sejarah Indonesia dimulai agak terlambat. Diduga sebagian besar tulisan dibuat pada bahan yang mudah rusak dan – ditambah dengan iklim tropis yang lembab dan standar teknik konservasi yang berkualitas rendah pada saat itu – ini berarti bahwa para sejarawan harus bergantung pada inskripsi/prasasti di batu dan studi sisa-sisa candi kuno untuk menelusuri sejarah paling lama Nusantara. Kedua pendekatan ini memberikan informasi mengenai struktur politik jaman lama itu karena baik sastra maupun pembangunan candi adalah contoh budaya tinggi yang diperuntukkan bagi elit penguasa.

Sejarah Indonesia memiliki salah satu ciri sangat khas, yaitu, pada umumnya, sejarah ini berpusat di bagian barat Nusantara (khususnya di pulau Sumatera dan Jawa). Soalnya, sebagian besar bagian timur Nusantara memiliki sedikit kegiatan ekonomi sepanjang sejarah karena terletaknya jauh dari jalur-jalur perdagangan utama (seperti Selat Malaka). Maka kerajaan-kerajaan dan suku-suku di bagian timur tidak bisa menjadi kekuatan politik yang berpengaruh; suatu situasi yang sebenarnya berlanjut hingga hari ini!

Pengaruh Agama Hindu dan Budha di Indonesia

Sejarah Prakolonial Indonesia

Prasasti tertua yang ditemukan di Nusantara dikenal sebagai Prasasti Kutai dan berasal dari Kalimantan Timur, yang tertanggal sekitar tahun 375 Masehi ketika kerajaan Kutai Martadipura berkuasa. Prasasti ini pakai bahasa Sansekerta (bahasa liturgis agama Hindu) menggunakan tulisan Palawa, tulisan yang dikembangkan di India Selatan sekitar abad ketiga Masehi. Dalam prasasti ini tiga raja Kutai Martadipura disebutkan, dan tulisannya menggambarkan sebuah ritual yang merupakan karakteristik Hindu kuno.

Sekitar satu abad kemudian, batu prasasti pertama (yang diketahui) di Jawa diukir. Prasasti ini, yang juga dalam bahasa Sansekerta, menyatakan raja Purnawarman dari kerajaan Tarumanegara (yang berkuasa pada abad keempat sampai ketujuh) di Jawa Barat dan menghubungkan sang raja ini dengan dewa Hindu (Wisnu). Secara keseluruhan, prasasti ini menunjukkan bukti pengaruh besar dari agama Hindu India terhadap kalangan elit penguasa kerajaan pribumi di Nusantara.

Meskipun demikian, hubungan perdagangan antara India dan Nusantara diketahui telah dibentukkan berabad-abad sebelum prasasti Kutai itu. Selat Malaka, jalur laut yang menghubungkan Samudera Hindia dengan Samudera Pasifik, telah menjadi saluran pengiriman utama untuk perdagangan lintas laut antara Cina, India, dan Timur Tengah sejak ingatan manusia. Sebagian besar garis pantai Sumatera terletak di sebelah jalur Selat Malaka itu, yang menyebabkan pedagang antara India dan China berhenti pantai Sumatera, atau di seberang (sekarang: Malaysia) untuk menunggu angin musim yang tepat yang membawa mereka ke tujuannya.

Tapi diasumsikan bahwa agama Hindu dan Buddha tidak disebarkan ke Nusantara oleh para pedagang India. Kemungkinan besar, para raja dan kaisar di Nusantara tertarik dengan kehormatan Brahmana (kelas imam agama Hindu yang merupakan peringkat tertinggi dari empat kasta sosial India). Para Brahmana ini, berdasarkan dugaan para sejarawan, memperkenalkan agama mereka ke Nusantara. Nah, agama baru ini memungkinkan raja-raja pribumi untuk mengidentifikasikan diri mereka dengan dewa Hindu atau Bodhisattva (yaitu makhluk mistis yang tercerahkan dalam agama Budha), sehingga menggantikan pemujaan leluhur yang dianut sebelumnya oleh kerajaan pribumi. Oleh karena itu, lewat doktrin agama baru ini raja-raja lokal mendapatkan kehormatan yang lebih besar dari penduduk lokal. Kerajaan di Nusantara yang meniru konsep dari India itu ditemukan di pulau Kalimantan, Jawa, Sumatera, dan Bali.

Karena posisi strategis garis pantai Sumatera dan Malaysia yang dekat dengan Selat Malaka, tidaklah mengherankan bahwa kita menemukan kerajaan pertama yang berpengaruh besar dalam sejarah Indonesia di daerah pesisir Sumatra, dan membentang di wilayah geografis yang luas di sekitar selat Malaka itu. Kerajaan ini namanya Sriwijaya dan menguasai jalur perdagangan yang menghubungkan Samudra Hindia, Laut Cina Selatan dan Kepulauan Rempah Maluku antara abad ke-13 dan abad ke-17. Sriwijaya juga dikenang sebagai Pusat di Asia Tenggara untuk studi agama Budha dengan penekanan utama pada studi bahasa Sansekerta. Dari sumber-sumber Cina diketahui bahwa para biksu Budha Cina tinggal di Sriwijaya kadang-kadang selama lebih dari satu dekade demi studi mereka.

Sekarang ceritanya pindah ke Java. Sisa-sisa candi Hindu dan Buddha yang ditemukan di Jawa Tengah dan berasal dari antara abad ke-8 dan ke-10 menunjukkan pemerintahan dua dinasti. Dinasti ini adalah Dinasti Sailendra (penganut Agama Budha Mahayana dan kemungkinan besar dinasti yang membangun Candi Borobudur yang terletaknya di dekat Yogyakarta sekitar tahun 800 Masehi) dan Dinasti Sanjaya (penganut agama Hindu yang membangun kompleks candi Prambanan sekitar tahun 850 Masehi tidak jauh dari candi Borobudur dan sebagai reaksi terhadap pembangunan candi Borobudur). Keruntuhan perlahan-lahan Sriwijaya dan munculnya kerajaan baru dan besar di Jawa itu berarti bahwa kekuasaan politik secara bertahap berpindah dari Sumatera ke Jawa.

Namun pada abad ke-10 kehidupan penduduk di Jawa Tengah tiba-tiba jadi tidak terekam karena tidak ada sumber. Diduga letusan gunung berapi besar menggeser kekuasaan politik dari Jawa Tengah ke Jawa Timur tempat berkembangnya sejumlah kerajaan baru.

Tiga di antaranya yang patut mendapatkan perhatian khusus karena warisan masing-masing, yakni Kediri (sekitar 1042-1222) untuk warisan prasasti dan warisan sastranya, dan penggantinya Singasari (antara 1222 dan 1292) karena memperkenalkan babak baru dalam sejarah Indonesia, yaitu sinkretisme (penyatuan aliran) agama Hindu dan Budha. Babak baru ini mencapai kejayaannya di kerajaan Majapahit di Jawa Timur (dari tahun 1293 sampai sekitar 1500), yang mungkin merupakan kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara. Majapahit memiliki wilayah geografis yang menyerupai perbatasan Indonesia saat ini (walaupun masih diperdebatkan di antara kalangan sarjana mengenai seberapa besar kekuasaan Majapahit benar-benar dinikmati di luar pulau Jawa dan Bali). Majapahit dengan perkembangan seni dan sastranya yang luar biasa masih merupakan konsep penting dan menjadi penyebab kebanggaan nasional bagi masyarakat Indonesia saat ini karena dianggap sebagai dasar negara modern Indonesia. Pergerakan kaum nasionalis di abad ke-20 menggunakan konsep ini untuk menjustifikasi kemerdekaan dan keabsahan batas-batas wilayah Indonesia. Motto nasional Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti ‘Persatuan dalam Keberagaman’, berasal dari sebuah puisi Jawa Kuno yang ditulis pada masa pemerintahan Majapahit.

Kedatangan Islam di Indonesia

Sejarah Prakolonial Indonesia

Meskipun merupakan kerajaan Hindu-Buddha, Islam berpengaruh bagi kalangan elit penguasa Majapahit. Kemungkinan Islam sudah ada di Asia Tenggara maritim dari awal era Islam ketika pedagang Muslim datang ke Nusantara, membuat permukiman di daerah pesisir, menikah dengan perempuan setempat dan dihormati karena kekayaan mereka yang diperoleh melalui perdagangan. Beberapa penguasa lokal kemungkinan tertarik dengan agama baru ini dan dianggapnya menguntungkan untuk menganut sebuah keyakinan yang sama seperti sebagian besar pedagang. Pendirian kerajaan Islam merupakan langkah logis berikutnya. Diduga rakyat dari raja-raja lokal ini mengikutinya dengan masuk Islam.

Prasasti pada batu nisan menunjukkan bahwa pada awal abad ke-13 terdapat sebuah kerajaan Islam di bagian utara Sumatera yang disebut Pasai atau Samudera. Kerajaan ini dianggap sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara. Dari Sumatra Utara, pengaruh Islam kemudian menyebar ke arah timur melalui perdagangan. Di pesisir pantai utara Jawa berbagai kota Islam muncul selama abad ke-14. Meskipun demikian, tidaklah mungkin kalau beberapa bangsawan Jawa dari Majapahit di Jawa Timur memeluk agama Islam karena perdagangan. Mereka mungkin merasa statusnya jauh lebih tinggi dibanding dengan kelas sosial pedagang. Kemungkinan besar bangsawan Jawa ini dipengaruhi oleh para ulama Sufi dan orang-orang suci atau wali yang mengaku memiliki kekuatan supranatural (karomah).

Pada akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15 pengaruh Majapahit di Nusantara mulai menurun karena konflik suksesi dan meningkatnya kekuasaan kerajaan Islam. Sebuah negara perdagangan baru, Malaka, merupakan salah satu kekuatan baru ini. Malaka itu bangkit di daerah pesisir – saat ini Malaysia – dan terletak di bagian tersempit dari Selat Malaka itu. Negara ini menjadi pelabuhan yang sangat sukses dengan fasilitas menguntungkan dalam jaringan perdagangan luas yang membentang dari Cina dan Maluku di ujung timur ke Afrika dan Mediterania di ujung barat. Awalnya Malaka adalah negara Hindu-Buddha, namun berubah dengan cepat menjadi kesultanan Muslim (mungkin karena alasan terkait perdagangan).

Hubungan historis antara perdagangan dan Islam juga terlihat dalam perkembangan di pulau Ternate – saat ini propinsi Maluku di kawasan timur Indonesia. Ternate (mirip dengan Tidore) menjadi daerah kaya karena produksi cengkeh. Dari pulau Jawa – dan melalui perdagangan – Islam menyebar ke daerah ini, mengakibatkan berdirinya kesultanan di akhir abad ke-15. Kesultanan ini berhasil menguasai sebagian besar Indonesia Timur namun posisinya dirusak oleh Belanda pada abad ke-17.

Asal Usul Gajah Mada Menurut Sumber Sastra Kuno

Gajah Mada bisa jadi berasal dari Lamongan, Mojolangu, Bali, Bima, Lampung, Batak, atau bahkan Kalimantan sekalipun. Tergantung kepada siapa Anda bertanya. Sebagai tokoh besar yang ketenarannya sering jauh mengungguli raja-raja Majapahit junjungannya, nama besar dan kualitas kepemimpinannya masih laku hingga kini, masih dijadikan acuan tauladan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Jadi jangan heran bila banyak kalangan saling berebut klaim.

Masyarakat merasa bangga memiliki identitas sebagai pewaris budaya yang hebat. Potensi historiografi masa lalu yang demikian ini memang diperlukan untuk memperteguh eksistensi identitas mereka.

Berikut ini 4 sumber tulis naskah sastra yang bisa mendukung interpretasi tentang asal-usul Gajah Mada:

NASKAH USANA JAWA

Menurut naskah ini, Gajah Mada dilahirkan di Pulau Bali.

Dikisahkan bahwa Gajah Mada lahir dengan cara memancar dari buah kelapa sebagai penjelmaan dari Sang Hyang Narayana (Visnu) sehingga Gajah Mada dipercaya lahir tanpa ayah dan ibu, namun ia lahir Karena kehendak dewa-dewi (Yamin 1977:13).

Naskah tradisional nusantara sering menegaskan legitimasi tentang kelebihan pada diri seseorang melalui mitos, sehingga tokoh yang dimaksud memang pantas dijunjung tinggi dan dihormati. Sang tokoh biasanya digambarkan sebagai anak seorang dewa atau bahkan penjelmaan dewa sendiri yang diturunkan ke dunia secara tidak lazim. Keajaiban demi keajaiban adi kodrati selalu mengiringi sejak hari kelahiran, masa kanak-kanak, dewasa, bahkan hingga hari kematiannya.

Penggambaran seperti ini umum berlaku pada sistim kepercayaan masyarakat Hindu/Buddha pada masa itu sehingga tafsir atau rasionalisasinya diperlukan agar isi naskah dapat dijadikan rujukan.

BABAD GAJAH MADA

Merupakan karya sastra Bali di masa selanjutnya. Diceritakan bahwa ada seorang pendeta muda bernama Mpu Sura Dharma Yogi yang memiliki istri bernama Patni Nari Ratih, istri yang diberikan oleh gurunya Mpu Raga Gunting atau yang dijuluki Mpu Sura Dharma Wiyasa.

Mpu Sura Darma Yogi membuat huma di sebelah selatan Lembah Tulis sedangkan Patni Nari Ratih tetap tinggal di pertamanan, hanya sesekali ia menengok sang suami di huma yang baru dibuat.

Dewa Brahma jatuh cinta kepada Patni Nari Ratih karena parasnya yang cantik. Hingga suatu ketika Nari Ratih diperkosa oleh Dewa Brahma di gubuk yang sepi.

Asal Usul Gajah Mada Menurut Sumber Sastra Kuno

Peristiwa tersebut Nari Ratih adukan kepada sang suami. Sehingga akhirnya mereka pergi mengembara selama berbulan-bulan lamanya. Ketika sang bayi yang ada dalam kadungan sudah waktunya untuk lahir, mereka tiba di desa Mada yang terletak di kaki Gunung Semeru.

Lahirlah sang bayi laki-laki dengan diiringi peristiwa alam yang menandakan bahwa sang bayi kelak akan menjadi tokoh penting. Bayi laki-lai tersebut diasuh oleh kepala Desa Mada, sedangkan kedua orangtuanya pergi bertapa di puncak Gunung Plambang untuk memohon keselamatan dan kejayaan bagi si bayi. Dewata mengabulkan permohonan tersebut dengan mengatakan bahwa kelak si bayi akan menjadi orang yang dikenal di seluruh nusantara.

Bertahun-tahun berlalu, Mahapatih Majapahit datang ke desa Mada dan mengajak anak kepala desa bernama Mada yang sekarang beranjak remaja untuk ikut ke Majapahit dan mengabdi kepada raja. Mahapatih Majapahit kemudian menikahkan Mada dengan putrinya yang bernama Ken Bebed, lalu membantu Mada untuk menggantikan kedudukannya sebagai Mahapatih Amangkubumi Majapahit. Berkat Mahapatih Amangkubumi Mada, Majapahit berhasil mengembangkan kekuasaannya hingga banyak raja dari luar Pulau Jawa yang tunduk kepada Raja Majapahit (Muljana 1983:175).

BABAD ARUNG BONDAN

Kitab Jawa Pertengahan Babad Arung Bondhan menawarkan penjelasan berbeda mengenai asal-usul Gajah Mada. Dalam kita tersebut dikisahkan bahwa Gajah Mada merupakan anak dari Patih Lugender (dikenal dengan nama Logender dalam cerita Damarwulan dan Menakjingga). Dalam cerita tersebut dinyatakan bahwa Logender menjadi Patih Ratu Majapahit bernama Ratu Kenya (Kencanawungu).

Terjemahan kitab adalah sebagai berikut:

“Telah lama sang raja (memerintah)

kedua orangtuanya telah meninggal

Patih Lugender dikemudian hari

dan Patih Udara

yang menggantikan kedudukannya

Patih Lugender setelah mangkat

putranya yang menggantikan

Gajah Mada namanya

disayangi oleh raja

pekerjaannya selalu cekatan

cukup lama tidak menikah

dengan manusia biasa

istrinya makhluk halus

oleh karena itu tidak menikahi manusia.

J.L.A. Brandes pernah mengatakan bahwa kisah Damarwulan dan Menakjingga terjadi dalam masa pemerintahan Ratu Suhita di tahta Majapahit. Menakjingga yang dimaksud dalam kisah tersebut setara dengan Bhre Wirabhumi, penguasa kedaton timur yang berperang melawan Majapahit.

Sehingga jika tafsiran ini diikuti maka Gajah Mada anak dari Patih Logender baru ada setelah Majapahit melewati masa kejayaannya. Sedangkan dalam berbagai prasasti dan Kakawin Nagarakrtagama sebagai bukti yang otentik disebutkan bahwa Gajah Mada berperan dalam masa awal dan masa kejayaan Majapahit dalam periode kekuasaan Hayam Wuruk.

Hal yang paling menarik dalam kitab Babad Arung Bondan dan dapat dijadikan interpretasi lebih lanjut adalah pernyataan bahwa Gajah Mada merupakan anak dari seorang Mahapatih. Adapun nama patih yang menjadi ayah Gajah Mada masih belum akurat, sebab dalam kisah-kisah tradisional nama tokoh sering berganti karena diceritakan secara berulang-ulang dalam kurun waktu yang berbeda.

PARARATON

Krtarajasa Jayawardhana, atau dalam Pararaton dikenal dengan Raden Wijaya disebutkan memiliki beberapa pengikut yang setia. Merekalah yang mengiringi Raden Wijaya dalam pengungsian dan kemudian membuka hutan Trik sebagai cikal bakal Majapahit. Pengikut-pengikut tersebut diantaranya adalah Lembusora, Nambi, Ranggalawe, Gajah Pagon, Pedang Dangdi, dan lainnya.

Dikisahkan bahwa salah satu pengiring Raden Wijaya bernama Gajah Pagon, terluka karena terkena tombak di pahanya ketika berperang melawan pengikut Jayakatwang dari Kadiri. Namun walaupun dalam kondisi terluka, Gajah Pagon tetap mampu berkelahi melawan orang-orang dari Kadiri yang mengejar-ngejar rombongan Raden Wijaya.

Setelah tentara Kadiri dapat dihalau, rombongan Raden Wijaya memasuki hutan di daerah Talaga Pager. Setelah itu mereka memutuskan untuk menuju ke Desa Pandakan dan disambut oleh kepala desa bernama Macan Kuping. Di desa ini, Raden Wijaya disuguhi kelapa muda yang setelah dibuka berisi nasi putih. Kemudian perjalanan berlanjut menuju Pulau Madura dan meminta bantuan kepada Arya Wiraraja. Namun, karena luka yang diterimanya, Gajah Pagon harus ditinggalkan di Desa Pandakan (Hardjowardojo 1956:39-40).

Mengenai tokoh Gajah Pagon Kitab Pararaton menyatakan:

“Gajah Pagon tidak dapat berjalan, berkata Raden Wijaya: ‘Penghulu Desa Pandakan saya titip seorang teman, Gajah Pagon tak dapat berjalan, agar ia tinggal di sini’.

Berkatalah orang Pandakan: ‘Hal itu akan membuat buruk taunku, juka Gajah Pagon ditemukan di sini, sebaiknya jangan ada pengikut tuanku yang diam di Pandakan. Seyogyanya ia berdiam di tengah kebun, di tempat orang menyabit rumput ilalang, di tengah-tengahnya dibuat sebuah ruangan terbuka dan dibuatkan gubuk, sepi taka da orang yang tahu, orang-orang Pandakan membawakan makanannya setiap hari’.

Gajah Pagon lalu ditinggalkan di situ….” (Hardjowardojo 1965:40).

Gajah Pagon tidak diceritakan lebih lanjut oleh Kitab Pararaton, namun dapat ditafsirkan bahwa keadaan Gajah Pagon berangsur-angsur membaik dan sembuh dari lukanya. Kemungkinan lain yang terjadi adalah ia dinikahkan dengan anak perempuan dari Macan Kuping.

Setelah kepala desa Desa Pandakan meninggal dunia, Gajah Pagon menggantikan tugasnya sebagai kepala desa. Selain itu, Majapahit dapat didirikan dengan menunjuk Raden Wijaya sebagai raja. Saat itulah para pengikut setia Raden Wijaya masing-masing diberikan kedudukannya, walaupun dalam berbagai sumber menyatakan bahwa ada yang tidak puas dengan kedudukan yang diberikan. Namun, Gajah Pagon tetap menjadi kepala desa Desa Pandakan.

Tafsiran selanjutnya yang terjadi adalah Gajah Pagon memiliki putra dari perkawinannya dengan anak Macan Kuping. Anak lelaki yang tumbuh gagah seperti ayahnya yang diberi nama Gajah Mada.

Gajah Mada dilahirkan dan dibesarkan di Desa Pandakan. Kemudian, ia mendapat pendidikan kewiraan oleh ayahnya. Nama desa Pandakan sendiri mungkin berlokasi di wilayah Pandakan sekarang, salah satu kecamatan di utara Malang. Apabila hal ini benar adanya, maka dapat disimpulkan bahwa Gajah Mada lahir di Jawa Timur, di dataran tinggi Malang, sebagai daerah awal mengalirnya Sungai Brantas.

Diawal berdirinya Majapahit, orang yang cukup disegani dan menggunakan nama “Gajah” hanya Gajah Pagon. Jika sang ayah, Gajah Pagon dikenal pada masa pemerintahan Raden Wijaya, maka Gajah Mada mulai dikenal pada masa pemerintahan Raja Jayanegara. (AGU)

Wisata Alam Bersejarah di Tana Toraja

Bosan dengan panorama alam di Jogja. Yuk jalan-jalan ke arah timur wilayah Indonesia.  Ke Sulawesi Selatan misalnya. Kita bisa menikmati wisata alam bersejarah di Tana Toraja.

Wisata alam bersejarah di Tana Toraja memiliki keindahan alam yang tak terbayangkan bagi kita. Untuk menuju lokasi ini disarankan saat malam hari, agar sampai sana saat mentari menyapa. Perjalanan dari Kota Makassar ke Tana Toraja membutuhkan waktu 8-9 jam. Begitu sampai Tana Toraja kita akan di sambut oleh patung Lakipadada, seorang pejuang dari Tana Toraja. Dari sana kita bisa lanjut menuju ke Londa.

Tana Toraja

Londa

Londa menyuguhkan wisata alam yang tidak bisa kita temui di Jogja.  Londa adalah gua alam yang dijadikan sebagai kuburan. Eits…tunggu dulu, gua ini nga sejajar sama kita tingginya, gua ini berada di bukit, dimana orang biasa tidak bisa berfikir, bagaimana caranya ke sana. Londa di Tana Toraja sudah berumur ratusan tahun. Aroma magis sangat terasa ketika kita berkunjung ke sana. Saat memasuki wilayah ini kita bisa berwisata alam sekaligus wisata sejarah dengan harga yang murah muriah. Bahkan untuk menyewa penerang jalan saja, hanya bayar seikhlasnya. Obyek wisata Londa ini berada di Desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara. Lokasi ini sudah terkenal hingga manca Negara sebagai lokasi wisata alam bersejarah

Tongkonan

Lanjut, dari Londa kita bisa ke Kete Kesu unutuk melihat rumah adat daerah sana yang bernama tongkonan. Tongkonan berada di pinggir sawah karena tongkonan harus mengahadap ke lumbung padi. Lokasi ini juga merupakan wisata bersejarah karena usianya yang sudah mencapai 300 tahun.  Di desa adat ini selain dapat melihat pemandangan alam yang indah, kita bisa juga menemukan berbagai souvenir karena masyarakat adat ini ahli memahat dan melukis.

Bagi traveller yang ingin wisata alam bersejarah ke Tana Toraja, bisa menggunakan bis atau menyewa mobil. Bis menuju sana melewati bandara, sehingga traveller tidak usah bersusah payah menuju terminal bus. Segala kemudahan yang ada di Tana Toraja ini membuat lokasi ini bisa menjadi destinasi wisata alam yang sangat disarankan, agar suasana liburannya tidak hanya itu-itu saja. Terlebih lokasi ini sangat instagramable. Pikiran fresh, feed instagram terisi, dompet tidak kosong. Pilihan menarik bukan.

Namun, wisata alam bersejarah di Tana Toraja ini tidak terdapat kain batik seperti di Jogja. Kalau mau berbelanja kain shibori dan jamur crispy jalu, bisa sambil berwisata ke ke Wisata Rumah Jiwa. Lokasinya berada di Gambiran, RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul. Temen-temen bisa reservasi dulu juga dengan menghubungi hotline di nomor 085327966727

Tips Memilih Batik

Jogja terkenal dengan batiknya. Ada macam-macam model batik yang bisa kita gunakan untuk berbagai kegiatan, baik kegiatan formal ataupun santai. Pilihannya pun sangat beragam. Namun jangan sampai ketika memakainya, salah tempat ya guys. Berikut tips agar kalian tidak salah memilih batik.

Batik

Proses pembuatan

Sebelum membeli kalian harus menentukan terlebih dahulu, mau membeli kain batik jenis apa. Perbedaan kain batik ini terletak pada proses pembuatannya. Ada 3 jenis kain batik yang ada di Jogja, yaitu : kain batik tulis, cap dan printing. Setiap proses memiliki harganya masing-masing. Kain batik tulis harganya paling mahal karena prosesnya dibatik satu-satu dengan cara tradisional, kain batik cap harganya diantara kain batik tulis dan printing, karena prosesnya semi manual. Sedangkan yang paling murah adalah kain batik printing karena prosesnya sangat mudah. Biasanya untuk kegiatan formal, orang lebih memilih menggunakan kain batik tulis, sedangkan untuk kegiatan bersantai batik printing lebih dipilih.

Bahan/jenis kain batik

Kain batik terbuat dari berbagai macam bahan, seperti: dari tumbuhan, binatang dan bahan sintetis. Kain dari tumbuhan seperti kain blaco, mori, dan katun. Kain ini bersifat kuat, tahan cuci, tahan panas dan menyerap keringat. Kain dari binatang seperti wol dan sutra. Kain ini kuat namun tidak tahan cuci, tidak tahan panas dan mudah menghisap keringat. Kain dari bahan sintentis seperti nilon, teteron, dan decron. Kain ini kuat, tidak tahan panas dan tidak bisa menyerap keringat.

Motif

Setiap kain batik dipastikan memiliki motif. Motif dari kain batik ini tidak sekedar motif, melainkan memiliki nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Motif Batik Sidoasih yang biasanya digunakan oleh pengantin menggambarkan bahwa dalam berumah tangga, hidupnya selalu dipenuhi dengan kasih sayang. Motif Batik Kawung hanya diperbolehkan untuk keluarga kerajaan saja, dimana motifnya menggambarkan tentang buah kawung/aren. Motif Batik Parang Rusak mengambarkan arti dari pertarungan manusia melawan kejahatan sehingga dikemudian hari mereka bisa menjadi manusia yang lebih bijaksana

Warna

Batik memiliki bermacam-macam warna, ada pewarna alam dan pewarna sintetis. Untuk pewarna alam maka anda akan mendapatkan warna-warna pastel yang kalem, sedangkan dari pewarna sintetis anda akan menemukan batik-batik dengan warna menyala. Biasanya batik yang digunakan untuk acara formal di Jogja adalah batik berwarna tanah ataupun batik berwarna monokrom (hitam dan putih)

Model

Setelah anda memutuskan untuk memilih batik yang apa, terakhir kali yang harus anda lakukan adalah memilih modelnya. Anda inggin menggunakan batik ini untuk acara formal atau casual. Jangan sampai salah model ya guys. Meskipun batik, tidak semuanya bisa digunakan untuk acara formal. Untuk acara casual biasanya batik bergambar flora ataupun fauna dengan warna dasar terang.  Untuk batik formal dalam bentuk kemeja biasanya hanya dengan satu corak motif dan lebih elegan dengan warna yang lebih soft.

Setelah anda memilih batik, anda bisa menggunakan ke tempat yang anda ingginkan. Apabila anda telah memilih batik casual berbahan kaos, cocok banget tu untuk kegiatan berwisata jiwa ke Wisata Rumah Jiwa yang beralamat di RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul.

Museum Benteng Vredeburg Jogja

JAS BIRU merupakan jargon dari Bung Karno, adakah yang tahu apa itu. JAS BIRU adalah singkatan dari jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kita sebagai generasi penerus bangsa dilarang melupakan sejarah.  Kenapa? Supaya sejarah kita dijajah tidak diulang lagi. Lalu, bagaimanakah caranya agar kita mengetahui sejarah? Berkunjung ke Musium dong.

Benteng Vredeburg

Museum Pertahanan Belanda

Museum Benteng Vredeburg berada di jantung Kota Jogja. Lokasinya berada di antara Malioboro dan O km Jogja. Pas dibelakang monument serangan umum 1 Maret.  Lokasinya berada dekat dengan Keraton Yogyakarta bukan tanpa alasan, lho. Museum yang berisi diorama sejarah Indonesia ini awalnya merupakan benteng pertahanan yang dibangun oleh Belanda. Oleh karena itu disekeliling benteng, dibangun parit. Benteng berbentuk persegi ini juga memiliki menara pantau di keempat sudutnya.

Lahirnya Keraton Yogyakarta

Sejarah Benteng Vredeburg berkaitan erat dengan lahirnya kasultanan Yogyakarta. Perjanjian Giyanti yang menyelesaikan sengketa antara Susuhunan Pakubuwono 3 dan Pangeran Mangkubumi karena di adu domba oleh Belanda. Oleh karenanya Pangeran Mangkubumi yang kemudian menjadi Sri Sultan Hamengku Buwono 1, mendirikan kerajaan sendiri. Demi melihat kemajuan yang pesat dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Belanda mulai khawatir., bagaimana jika Raja Keraton Jogja tidak lagi berada di pihak Belanda. Berbalik memusuhi Belanda. Akhirnya Belanda mengusulkan kepada Sultan agar diizinkan mendirikan benteng pertahanan di dekat keraton.

Sebenarnya, sebelum Belanda membangun benteng di lokasi yang sekarang, pada tahun 1760, Sultan Hamengku Buwono 1 telah membangun sebuah benteng sederhana berbentuk bujur sangkar. Dikeempat sudutnya diberi tempat penjagaan yang disebut seleka atau bastion.  Sultan memberi nama keempat sudutnya sebagai berikut: Jayawisesa (sudut barat laut), Jayapurusa (sudut timur laut), Jayaprakosaningprang (sudut barat laut) dan Jayaprayitna (sudut tenggara)

Menurut Nicolas Hartingh, kondisi benteng tersebut sangat sederhana, temboknya dari tanah, sedangkan tiang-tiang penyangga dari kayu pohon kelapa dan aren, sedangkan bangunan didalamnya terdiri dari bambu, kayu dan beratap ilalang. Tanah untuk lokasi benteng ini pada awalnya milik Kasultanan Jogja, tetapi pengunaannya dihibahkan kepada Belanda. Gubernur W.H.Van Ossenberg mengusulkan agar bangunan ini disempurnakan. Penyempurnaan benteng pada tahun 1767 juga mengubah fungsi benteng menjadi Benteng Pertahanan. Namun benteng ini diberi nama sebagai Benteng Rustenburg yang berarti Benteng Peristirahatan. Pada saat ini, meskipun tanahnya milik kasultanana, tetapi pengusaan benteng oleh Belanda.

Peubahan Nama Benteng

Satu abad kemudian, terjadi gempa bumi dasyat di Jogja, sehingga merobohkan banyak bangunan, salah satunya adalah benteng tersebut. Benteng dibangun kembali, namun dengan nama yang berbeda. Benteng Rustenburg diganti menjadi Benteng Vredeburg yang berarti Benteng Perdamaian.  Benteng aja dibikin damai, apalagi hati kita kan ya. So, bagi kalian yang mencari kedamaian, langsung aja berwisat di Wisata Rumah Jiwa Hafara yang beralamat di Gambiran, RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul.