Kartika Aulia

Ini Perbedaan Krim BB dan Krim CC serta Cara Menggunakannya

Krim BB dan krim CC kian populer di kalangan wanita karena bisa mempersingkat waktu saat merias wajah. Namun, sebelum menggunakannya, penting untuk mengetahui perbedaan krim BB dan krim CC agar hasil yang diperoleh dapat maksimal.

Wisatarumahjiwa – Secara umum, krim BB dan krim CC merupakan produk kosmetik multifungsi yang tidak hanya dapat digunakan sebagai produk make up saja, melainkan juga untuk merawat kulit wajah.

Berdasarkan bahan kandungannya, krim BB dan krim CC dapat memiliki beberapa manfaat sekaligus. Contohnya, satu produk krim BB atau krim CC bisa berfungsi sebagai alas bedak sekaligus mengandung pelembap wajah dan tabir surya.

Perbedaan Krim BB dan Krim CC

Ini Perbedaan Krim BB dan Krim CC serta Cara Menggunakannya

Meski krim BB dan krim CC memiliki fungsi yang hampir serupa, tetapi keduanya tetap memiliki perbedaan. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara krim BB dan krim CC:

Berdasarkan daya tutupnya

Krim BB dan krim CC memang sama-sama memiliki fungsi utama yang serupa dengan alas bedak. Meski demikian, kemampuan krim BB dan krim CC dalam menyamarkan masalah pada kulit wajah berbeda.

Krim BB menawarkan daya tutup atau coverage yang tipis, sehingga saat memakainya, Anda akan mendapatkan tampilan make up yang alami dan lebih mirip kulit asli. Namun, daya tutup yang tipis ini membuat krim BB kurang baik dalam menyamarkan warna gelap, seperti noda hitam di wajah.

Sementara itu, krim CC berfungsi sebagai color correcting, yang artinya telah diformulasikan khusus untuk memperbaiki tampilan warna kulit wajah yang tidak merata.

Oleh karena itu, krim CC bermanfaat untuk menyamarkan beragam masalah kulit wajah, seperti kulit kemerahan, noda bekas jerawat, mata panda, atau bahkan garis halus dan kerutan.

Berdasarkan hasil akhirnya

Selain dari kemampuannya dalam menutupi masalah pada kulit wajah, krim BB dan krim CC juga memiliki perbedaan berdasarkan hasil akhir tekstur kulit pemakainya.

Krim BB umumnya lebih kental, karena mengandung lebih banyak pelembap. Oleh karena itu, pengguna krim BB akan mendapatkan hasil akhir wajah yang terkesan lebih segar, berkilau, dan sehat bercahaya,

Sementara itu, krim CC mengandung lebih sedikit pelembap dan memiliki formulasi yang lebih ringan daripada krim BB, sehingga akan memberikan hasil akhir yang lebih halus, bebas kilap, dan tanpa efek berkilau.

Berdasarkan jenis kulit pemakai

Jika Anda merasa kebingungan saat hendak memilih produk kosmetik, termasuk, krim BB atau krim CC, sebaiknya perhatikan kembali jenis kulit yang Anda miliki.

Krim BB lebih cocok digunakan oleh Anda yang memiliki jenis kulit kering, sebab kandungan emolien di dalamnya, seperti gliserin dan panthenol, mampu menghidrasi dan melembutkan kulit wajah dengan maksimal.

Sebaliknya, kulit berminyak dan kulit sensitif disarankan untuk memilih krim CC. Karena krim CC mengandung lebih sedikit pelembap atau minyak, sehingga berisiko lebih kecil untuk memicu penyumbatan pori-pori penyebab munculnya jerawat.

Baca juga : Kenali Bahaya Kemasan Plastik dari Kode Segitiga di Bawahnya

Tips Menggunakan Krim BB dan Krim CC

Ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan saat menggunakan krim BB atau krim CC agar hasilnya memuaskan dan tahan lama, serta terasa nyaman di kulit meski digunakan sepanjang hari.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang disarankan saat menggunakan krim BB atau krim CC:

  • Cucilah wajah dengan bersih terlebih dahulu sebelum memakai krim BB atau krim CC.
  • Gunakan pelembap setelah mencuci wajah agar tekstur kulit menjadi halus, sehingga krim BB atau krim CC lebih menempel di kulit dan tahan lama.
  • Pakailah tabir surya dengan kandungan minimal SPF 30 dengan label broad spectrum untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebih.
  • Gunakan krim BB atau krim CC yang sesuai dengan warna kulit agar tidak ada perbedaan atau belang antara warna kulit wajah dan leher.
  • Terakhir, gunakan sedikit bedak tabur atau bedak padat setelah menggunakan krim BB atau krim CC untuk menyempurnakan penampilan wajah.

Setelah mengetahui perbedaan antara krim BB dan krim CC serta tips untuk menggunakannya, kini Anda dapat menentukan produk mana yang lebih dibutuhkan untuk mempercantik tampilan wajah.

Kenali Bahaya Kemasan Plastik dari Kode Segitiga di Bawahnya

Wisatarumahjiwa – Kemasan plastik kerap menjadi pilihan untuk membawa, menyimpan, dan menjaga kualitas makanan atau minuman. Namun, tidak semua bahan plastik aman digunakan. Nah, Anda dapat mengetahui aman atau tidaknya kemasan dari kode segitiga di bagian bawahnya.

Kemasan plastik seolah sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya lebih praktis, kemasan berbahan plastik juga tersedia dalam berbagai pilihan model yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari kantong plastik, botol minum plastik, wadah makanan, hingga berbagai perlengkapan rumah tangga.

Meski demikian, tidak semua bahan plastik aman digunakan, terutama untuk makanan dan minuman. Hal ini dapat Anda ketahui dari logo segitiga yang terdapat di bagian bawah kemasan.

Memahami Arti Kode Huruf di Bawah Kemasan Plastik

Kenali Bahaya Kemasan Plastik dari Kode Segitiga di Bawahnya

Logo segitiga berpanah yang terdapat di bawah kemasan plastik biasanya ditandai dengan kode angka 1–7. Selain itu, ada pula kode huruf di bawah segitiga tersebut, yaitu:

  • PET atau PETE
  • HDPE
  • PVC atau V
  • LDPE
  • PP
  • PS
  • OTHER

Kode-kode tersebut merupakan kode bahan baku dari kemasan plastik yang digunakan. Berikut ini penjelasan dari masing-masing kode huruf tersebut:

Kode 1 dengan PET atau PETE (polyethylene terephthalate)

Kemasan plastik dengan kode ini terbuat dari bahan polyethylene terephthalate, yang biasanya berwarna jernih atau bening, permukaannya halus, tidak mudah rusak atau pecah, dan tahan suhu panas.

Bahan PETE mampu menghalangi oksigen, air, dan karbon dioksida keluar atau masuk ke dalam kemasan. Oleh karena itu, bahan ini sangat cocok dipakai untuk kemasan minuman bersoda, air mineral, jus, obat kumur, dan saus.

Selain itu, botol plastik berlabel PETE juga diketahui aman digunakan. Meski demikian, penggunaannya hanya terbatas satu kali pakai saja. Penggunaan berulang diketahui bisa membahayakan kesehatan, sebab bahan PETE bisa larut ke dalam minuman.

Bila larut, bahan tersebut dapat memicu munculnya racun DEHA yang dapat menyebabkan masalah hati, masalah reproduksi, gangguan hormon, dan pemicu kanker.

Kode 2 dengan HDPE atau PE-HD (high-density polyethylene)

Kode ini menunjukkan bahwa kemasan plastik menggunakan jenis high-density polyethylene. HDPE memiliki ketahanan kimia yang baik, sehingga banyak digunakan sebagai bahan pembuatan botol plastik untuk produk minuman, sampo, detergen, oli motor, cairan pemutih, dan galon air minum isi ulang.

Kode 3 dengan PVC atau V (polyvinyl chloride)

Bahan PVC ada yang bersifat fleksibel dan kaku. PVC yang bersifat fleksibel biasanya digunakan untuk plastik penampung sampah medis, pembungkus daging, dan plastik penutup wadah makanan. Sementara itu, PVC yang bersifat kaku kerap digunakan untuk bahan bangunan, seperti pipa atau pagar.

Karena zatnya yang sangat beracun, penggunaan PVC dilarang sebagai bahan baku kemasan plastik untuk makanan dan minuman. Hal ini karena PVC mengandung klorin yang sangat tinggi. Selain itu, zat aditif pada PVC dapat terlepas dan membuat manusia terpapar zat beracun, seperti timbal dan timah.

Kode 4 dengan LDPE atau PE-LD (low-density polyethylene)

Plastik jenis ini relatif keras, fleksibel, dan berwarna transparan. Biasanya, LDPE digunakan untuk kantong plastik belanja, kantong plastik sampah, tutup minuman, pelapis kertas karton susu, dan mainan anak.

Klik juga : Dampak Luka Hati pada Kesehatan

Kode 5 dengan PP (polypropylene)

Jenis bahan plastik ini tahan terhadap suhu tinggi dan sering digunakan untuk tempat menyimpan makanan, botol minum, botol minuman bayi, tempat margarin, bungkus makanan, botol obat, saus, dan sirop. Jenis plastik ini juga sangat aman untuk digunakan sebagai tempat makanan dan minuman.

Kode 6 dengan PS (polystyrene)

Kemasan plastik berbahan polystyrene ini merupakan salah satu bahan yang aman digunakan sebagai bahan untuk membuat cangkir, piring, mangkuk, sendok, garpu, kontainer plastik, botol, tempat makan styrofoam, dan tempat minum sekali pakai.

Kode 7 dengan OTHER atau O

Jika botol plastik berlabel OTHER di bagian bawahnya, ini berarti tempat minum tersebut tidak terbuat dari enam bahan di atas. Ada empat jenis plastik yang termasuk dalam kategori ini, yaitu styrene acrylonitrile (SAN), acrylonitrile butadiene styrene (ABS), polycarbonate (PC), dan nilon. Menurut Kementerian Kesehatan RI, SAN dan ABS boleh digunakan untuk kemasan makanan dan minuman.

Sementara itu, PC dilarang penggunaannya sebab setelah dilakukan tes pada hewan, senyawa PC mengandung bisphenol A atau BPA, yang jika sering terpapar dalam jumlah tinggi diduga dapat menyebabkan beberapa risiko kesehatan, seperti:

  • Kelainan genetik
  • Kanker
  • Penyakit metabolik termasuk obesitas dan diabetes
  • Penurunan usia harapan hidup
  • Gangguan pertumbuhan badan

Selain itu, pengguaan produk ber-BPA selama masa kehamilan diketahui dapat terdeteksi dalam darah dan ASI, sehingga dapat membahayakan bayi.

Sebelum Anda membeli tempat makan atau botol minum kemasan plastik, disarankan untuk membaca kembali kode di bawah kemasan. Jangan sampai Anda salah pilih atau bahkan membeli kemasan plastik yang tidak berlabel sama sekali.

Dampak Luka Hati pada Kesehatan

Luka hati bukanlah sesuatu yang bisa diantisipasi dan disembuhkan dengan mudahJika tidak dikelola atau dikendalikan dengan benar, luka hati bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental seseorang.

Timbulnya luka hati bisa diartikan sebagai tanda ketulusan seseorang pada sesuatu yang ia miliki atau jalani. Luka hati bisa terbentuk saat seseorang yang disayangi pergi, kehilangan anggota keluarga untuk selamanya, perceraian, cinta tak berbalas, gagal dalam melakukan sesuatu, atau masalah lain di dalam kehidupan.

Efek Luka Hati pada Kesehatan Fisik

Dampak Luka Hati pada Kesehatan

Meski tidak terlihat secara kasat mata dan merupakan kejadian nonfisik, bukan berarti luka hati tidak berpengaruh kepada tubuh seseorang. Berikut adalah beberapa dampak negatif luka hati bagi fisik yang mungkin muncul:

Dada terasa sakit

Salah satu efek buruk luka hati bagi kesehatan yang mungkin muncul adalah sakit dada. Penelitian menunjukkan bahwa rasa sakit, baik fisik maupun emosional seperti luka hati, diproses di bagian otak yang sama.

Saat seseorang mengalami luka hati, sistem saraf tubuh akan bereaksi dan memunculkan perasaan tidak nyaman seperti munculnya rasa sakit di dada. Kondisi ini disebut dengan sindrom patah hati. Pada sebagian orang, sindrom patah hati ini sering disalah artikan sebagai serangan jantung karena memiliki gejala yang serupa.

Depresi dan kecemasan

Efek buruk yang mungkin muncul terkait luka hati antara lain terjadinya penurunan motivasi, ketidakstabilan berat badan, keinginan untuk makan berlebihan atau justru tidak ada nafsu makan, sakit kepala, sakit perut, dan menurunnya kondisi kesehatan secara umum.

Luka hati juga sering membuat seseorang mengalami depresi, cemas, dan menarik diri dari keluarga atau sahabat. Hal ini merupakan reaksi emosional yang bisa menyebabkan masalah psikologis berlanjut, seperti ide untuk mengakhiri hidup, jika tidak ditangani dengan baik.

Baca juga : Telat Menstruasi 1 Minggu Belum Tentu Hamil

Cara Mengatasi Luka Hati agar Cepat Pergi

Luka hati hanya dapat membaik seiring berjalannya waktu. Namun, beberapa cara berikut ini bisa dilakukan untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi luka hati yang muncul akibat patah hati:

  • Ungkapkan luka hati yang dirasakan melalui tulisan
  • Curahkan perasaan Anda pada orang terdekat dan saringlah saran dari mereka yang dapat membantu Anda menyembuhkan luka hati
  • Hindari musik yang mengingatkan Anda pada masalah yang dialami atau kenangan masa lalu
  • Singkirkan semua barang atau segala sesuatu yang dapat mengingatkan Anda kepadanya, atau cobalah untuk menata ruangan dengan memindahkan perabotan atau memberinya sentuhan warna-warna cerah
  • Cobalah melakukan meditasi setidaknya selama 15 menit untuk menenangkan otak dan mengurangi rasa tidak nyaman
  • Ajak teman atau saudara berjalan-jalan atau menonton film, guna meredakan luka hati
  • Konsumsilah makanan yang mengandung serotonin yang tinggi, seperti nanas, tahu, susu, yoghurt, keju, kacang-kacangan, salmon, dan telur, untuk membantu Anda merasa lebih bahagia

Selain beberapa cara mengatasi luka hati di atas, Anda juga harus tetap aktif melakukan kegiatan yang positif, menjaga pola makan, dan bergaul dengan lingkungan sekitar. Hal ini dapat menurunkan risiko munculnya gangguan kesehatan akibat hati yang terluka.

Menghilangkan luka hati membutuhkan waktu yang tidak singkat. Agar masa-masa buruk itu berlalu dengan cepat, sebaiknya tahan diri untuk menjalin hubungan dengan orang yang membuat Anda terluka. Selain menghindari di dunia nyata, batasi pula hubungan Anda dengannya di dunia maya.

Telat Menstruasi 1 Minggu Belum Tentu Hamil

Wisatarumahjiwa – Telat menstruasi 1 minggu sering kali dikaitkan sebagai tanda kehamilan, padahal faktanya belum tentu demikian. Faktor lain seperti stres dan gangguan hormon, juga dapat membuat mensturasi datang terlambat. Telat menstruasi belum tentu merupakan pertanda hamil, terlebih jika hasil tes kehamilan negatif.

Menstruasi merupakan proses keluarnya darah dari rahim wanita yang terjadi karena sel telur tidak dibuahi. Siklus menstruasi yang normal pada tiap wanita berbeda-beda. Ada yang siklusnya tiap 21 hari, ada juga yang tiap 35 hari. Selama rentang waktunya berada di antara 21–35 hari, maka masih dianggap normal.

Beberapa wanita mungkin pernah mengalami terlambat menstruasi yang tidak biasa, bisa telat menstruasi 1 minggu, bahkan hingga sebulan. Nah, untuk mengetahui apa yang terjadi di balik perubahan siklus menstruasi, pahami dulu faktor penyebabnya.

Penyebab Menstruasi Terlambat 1 Minggu

Telat Menstruasi 1 Minggu Belum Tentu Hamil

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan siklus menstruasi Anda berubah. Jika Anda mengalami telat menstruasi 1 minggu, ada beberapa kemungkinan penyebabnya, antara lain:

1. Kehamilan

Seperti yang telah disebutkan di atas, terlambat menstruasi umumnya merupakan tanda awal bahwa Anda sedang hamil. Untuk memastikannya, Anda dapat menggunakan testpack di rumah atau memeriksakan diri ke dokter.

2. Menyusui

Setelah melahirkan, dimulailah masa menyusui. Masa-masa menyusuin ini sering kali menunda datangnya menstruasi pascamelahirkan.

3. Gaya hidup

Olahraga berlebihan, sering merokok, dan stres berat juga dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi, salah satunya adalah telat menstruasi.

4. Perubahan berat badan

Adanya gangguan pola makan yang menyebabkan terjadinya penurunan berat badan secara drastis dapat memungkinkan Anda mengalami perubahan siklus menstruasi. Kondisi ini kerap terjadi pada wanita penderita anoreksia nervosa.

Selain itu, peningkatan berat badan yang berlebihan atau obesitas juga dapat menyebabkan menstruasi menjadi terlambat.

5. Kondisi medis

Ada sejumlah penyakit yang dapat memengaruhi siklus menstruasi, mulai dari penyakit tiroid, sindrom ovarium polikistik (PCOS), tumor hipofisis, penyakit kelenjar adrenal, kista ovarium, gangguan fungsi hati, hingga diabetes.

Penyakit-penyakit ini bisa menyebabkan berat badan turun drastis, membuat tubuh kekurangan nutrisi, serta menimbulkan gangguan fungsi hormon yang kemudian dapat menyebabkan menstruasi tidak terjadi.

Baca juga : Memahami Psikologi Warna untuk Memperbaiki Suasana Hati

6. Efek samping obat-obatan

Konsumsi obat-obatan tertentu dapat menimbulkan efek samping, salah satunya menstruasi terlambat.

Ada beberapa jenis obat yang diduga dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, seperti pil KB, obat yang mengandung hormon, kemoterapi, obat penurun tekanan darah, obat pengencer darah, obat antinyeri, obat antidepresan, dan obat epilepsi.

7. Perimenopause

Kondisi ini merupakan masa di mana seorang wanita sudah mendekati waktu menopause. Wanita yang sudah memasuki usia 40 tahun biasanya mulai mengalami hal tersebut.

Tanda dan gejala perimenopause ini meliputi menstruasi terlambat atau tidak teratur, sering berkeringat dan kepanasan di malam hari, susah tidur, serta vagina kering.

Hasil Testpack Negatif Belum Tentu Menandakan Tidak Hamil

Telat menstruasi 1 minggu mungkin juga bisa menjadi tanda kehamilan, meskipun pemeriksaan testpack dengan urine menunjukkan hasil negatif. Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal, di antaranya:

  • Test kehamilan yang dilakukan terlalu dini, di mana kadar hormon kehamilan yang disebut hormon hCG di awal kehamilan masih sangat rendah, sehingga tidak terbaca
  • Kadar hormon kehamilan pada urine yang tidak mencukupi, karena Anda terlalu banyak minum, atau karena melakukan tes kehamilan di siang atau malam hari
  • Alat tes kehamilan yang digunakan rusak atau kedaluwarsa

Memahami Psikologi Warna untuk Memperbaiki Suasana Hati

Wisatarumahjiwa – Istilah psikologi warna digunakan untuk menggambarkan persepsi manusia terhadap warna yang dilihat oleh mata. Warna dikatakan dapat menjadi alat komunikasi yang akurat dan memengaruhi suasana hati. Yuk, cari tahu arti dibalik warna yang Anda sukai.

Dalam psikologi warna, panjang gelombang dari cahaya yang ditangkap oleh retina berubah menjadi impuls listrik, lalu menuju ke otak. Hal inilah yang membuat warna diyakini dapat memengaruhi suasana hati, perasaan, emosi, bahkan perilaku manusia.

Meski demikian, pengaruh warna pada psikologi tiap orang bisa saja berbeda, tergantung pada usia, jenis kelamin, kondisi sosial, dan budaya masing-masing.

Pengaruh Warna terhadap Kondisi Psikologis

Memahami Psikologi Warna untuk Memperbaiki Suasana Hati

Secara umum, warna terdiri atas dua kelompok utama, yakni warna hangat dan warna dingin. Warna hangat meliputi merah, jingga, dan kuning. Sedangkan warna dingin meliputi biru, ungu, dan hijau.

Setiap warna memiliki pengaruhnya masing-masing. Sebelum menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, pahami dulu pengaruh setiap warna terhadap psikologi seseorang berikut ini:

1. Merah

Warna ini selalu berhasil mencuri perhatian. Warna ini diyakini dapat membangkitkan energi, semangat, dan rasa percaya diri. Merah juga menjadi simbol cinta dan kehangatan, gairah, kegembiraan, kekuatan dan kenyamanan.

2. Biru

Warna biru banyak dilihat sebagai warna yang memberi ketenangan dan suasana hati yang baik. Warna ini dapat mengontrol denyut nadi dan suhu tubuh, sehingga baik untuk kinerja jantung dan aliran darah.

Bahkan menurut penelitian, warna biru diduga dapat meningkatkan produktivitas dan membantu Anda menjadi lebih relaks dan tidur nyenyak.

3. Kuning

Dalam ilmu psikologi warna, warna kuning dapat meningkatkan metabolisme, membantu seseorang merasa lebih bahagia, ceria, optimis, berenergi, sekaligus kewaspadaan.

4. Hijau

Hijau merupakan simbol alam yang bisa memberi dampak pada psikologi manusia berupa efek menenangkan, meredakan stres, dan memberi perasaan gembira.

Beberapa orang juga menjadi lebih santai, berkonsentrasi lebih baik, dan termotivasi ketika berada di ruangan berwarna hijau. Warna ini juga memberi kesan baik, simpatik, dan optimis.

Artikel Lainnya : Favipiravir

5. Ungu

Sebagai warna dingin, ungu memberikan pengaruh terhadap psikologi manusia berupa ketenangan. Warna eksotis ini juga menjadi simbol kemewahan sekaligus spiritualitas. Ungu juga dianggap sebagai pemicu kreativitas dan fokus.

6. Pink atau merah jambu

Sebagai simbol cinta dan kesan feminin, warna pink dapat memberi efek bahagia, kesan romantis, santai, dan menumbuhkan semangat.

Warna pink juga memberi kesan lembut dan memancarkan kasih sayang. Namun di sisi lain, warna ini dapat memberi kesan kekanak-kanakan.

7. Oranye

Dampak positif warna jingga bagi psikologi manusia yakni menciptakan perasaan gembira, hangat, enerjik, kreaitf, dan antusias pada seseorang. Seperti halnya merah dan kuning, oranye juga sering menjadi warna yang menarik perhatian.

8. Coklat

Dalam konsep psikologi warna, coklat dapat memberi efek aman, nyaman, dan relaks. Warna ini juga dapat membangkitkan kekuatan dan memberi kesan dapat diandalkan. Namun, coklat juga bisa menimbulkan perasaan negatif, seperti kesedihan dan kesepian.

9. Hitam

Meski identik dengan kesedihan, kekecewaan, atau kematian, penggunaan warna hitam di beberapa bidang bisa menunjukan pengaruh psikologi tersendiri. Dalam kebudayaan tertentu, hitam menggambarkan kekuatan, misteri, dan ketenangan.

Warna hitam juga sering digunakan untuk menunjukan keberanian, kemewahan, keseriusan, dan kecanggihan.

10. Putih

Warna ini identik dengan kesucian dan kemurnian. Dalam psikologi, warna putih cenderung memberi makna positif, seperti bersih, segar, dan kesederhanaan.

Putih dapat menciptakan suasana hati yang tenang dan meningkatkan konsentrasi. Putih juga dapat memberikan kesan luas pada kamar atau ruangan.

Menerapkan Psikologi Warna dalam Berbusana

Menerapkan psikologi warna dalam berbusana adalah ide yang baik untuk membangun suasana hati yang lebih baik atau untuk mendapatkan efek psikologi yang diharapkan.

Berikut ini adalah beberapa warna busana yang bisa Anda kenakan baik untuk pergi ke kantor atau berkumpul bersama sahabat dan kerabat:

Hijau dan kuning sebagai pembawa perasaan bahagia

Jika suasana hati Anda sedang tidak kondusif, cobalah gunakan pakaian bernuansa hijau atau kuning. Kedua warna ini mampu mencerahkan suasana hati dan membuat Anda merasa bahagia.

Merah untuk menarik perhatian dan pemberi semangat

Pakaian bernuansa merah adalah pilihan terbaik untuk terlihat sensual dan menarik perhatian setiap orang.
Anda juga bisa mengenakannya saat merasa kurang bergairah atau kurang bersemangat. Warna ini dipercaya mampu memberi energi dan membuat Anda menjadi lebih aktif.

Biru dan hijau yang menenangkan

Saat Anda dilanda stres, cemas, atau menghadapi pekerjaan yang berat, coba kenakan pakaian berwarna biru. Warna ini bisa memberi ketenangan hingga membantu mengurangi stres dan rasa cemas.

Selain biru, warna hijau juga bisa menjadi pilihan untuk membuat Anda lebih produktif dan kreatif.

Warna dapat memainkan peran penting dalam menciptakan suasana hati tertentu, menyampaikan informasi, dan bahkan memengaruhi keputusan yang diambil seseorang.

Warna juga telah digunakan sebagai terapi untuk mengatasi kondisi fisik dan mental, meski efektivitasnya masih diperdebatkan.

Jika Anda merasa sedih berkepanjangan, stres, atau cemas yang sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapat penanganan yang sesuai.

Favipiravir

Favipiravir adalah obat antivirus yang digunakan untuk mengatasi beberapa jenis virus influenza, seperti influenza A, yang menyebabkan flu burung dan flu babi, influenza B, dan influenza C. Saat ini, favipiravir juga sedang diteliti lebih lanjut untuk menangani infeksi virus Corona atau COVID-19.

Favipiravir atau t705 atau 6-fluoro-3-hydroxy-2-pyrazinecarboxamide merupakan obat turunan dari pyrazinecarboxamide. Favipiravir bekerja melawan virus RNA dengan menghambat enzim polimerasi, sehingga virus tidak dapat berkembang biak.

Favipiravir

Bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona dan memerlukan pemeriksaan COVID-19, klik tautan di bawah ini agar Anda dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat:

  • Rapid Test Antibodi
  • Swab Antigen (Rapid Test Antigen)
  • PCR

Apa Itu Favipiravir

Golongan Antivirus
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi infeksi virus influenza
Digunakan oleh Dewasa
Favipiravir untuk ibu hamil dan menyusui Kategori X: Studi pada binatang percobaan dan manusia telah memperlihatkan adanya abnormalitas terhadap janin atau adanya risiko terhadap janin. Obat dalam kategori ini tidak boleh dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil.Favipiravir belum diketahui terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.
Bentuk obat Tablet

Peringatan Sebelum Menggunakan Favipiravir:

  • Jangan menggunakan favipiravir jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Pria dan wanita yang masih dalam usia subur diharuskan untuk menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan intim selama menjalani pengobatan dengan favipiravir hingga 7 hari setelah selesai mengonsumsi obat ini. Hal ini bertujuan untuk mencegah kehamilan yang berisiko mengakibatkan kecacatan pada janin akibat efek samping obat favipiravir.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat menderita penyakit asam urat, gangguan sistem imun, gangguan mental, syok, infeksi jamur atau bakteri, hepatitis, TBC, asma, gagal napas, dan tumor.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani cuci darah atau pernah menerima transplantasi organ.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat kecanduan minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk obat herbal dan suplemen.
  • Jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan favipiravir, segera temui dokter.

Klik juga : 8 Tips Mengusir Sedih yang Efektif

Dosis dan Aturan Pakai Favipiravir

Menurut penelitian yang sedang dilakukan, favipiravir diberikan dalam dosis 1.600 mg sebanyak 2 kali sehari pada hari pertama, dilanjutkan dengan 600 mg sebanyak 2 kali sehari pada hari ke-2 hingga hari ke-5.

Penggunaan favipiravir dalam penanganan infeksi virus Corona akan dipertimbangkan oleh dokter sesuai keparahan penyakit dan kondisi penderita secara umum.

Cara Menggunakan Favipiravir dengan Benar

Obat ini hanya bisa digunakan sesuai anjuran dokter. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis, serta jangan menggunakan obat lebih lama dari waktu yang dianjurkan.

Favipiravir dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan. Namun, untuk mencegah terjadinya nyeri lambung, sebaiknya konsumsi obat ini bersama makanan atau setelah makan.

Pastikan ada jarak yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Disarankan untuk mengonsumsi favipiravir pada waktu yang sama setiap harinya.

Simpan favipiravir di tempat tertutup dalam suhu yang sejuk.

Interaksi Favipiravir dengan Obat dan Bahan Lain

Bila digunakan bersama dengan obat tertentu, favipiravin dapat menimbulkan efek interaksi, seperti:

  • Penurunan efektivitas amiodarone, atorvastatin, lovastatin, carbamazepine, chloroquine, cisapride, diclofenac, diltiazem, enzalutamide, erlotinib, ethinylestradiol, dan ifosfamide
  • Penurunan efektivitas ketamine, ketorolac, ibuprofen, piroxicam, lansoprazole, omeprazole, methadone, nicardipine, naproxen, repaglinide, sorafenib, teofilin, tretinoin, verapamil, dan warfarin
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping acyclovir, benzylpenicillin, cefalor, bisoprolol, captopril, cefdinir, cefazolin, citrulline, dexamethasone, digoxin, estradiol, everolimus, famotidine, allopurinol, dan fexofenadine
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping grazoprevir, hydrocortisone, indacaterol, lenvatinib, morfin, nintedanib, oseltamivir, quinidine, paliperidone, ranitidine, simvastatin, tetracycline, vincristine, dan zidovudine

Efek Samping dan Bahaya Favipiravir

Favipiravir dapat menyebabkan penurunan kualitas sperma dan kecacatan pada janin. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan. Ibu menyusui juga perlu berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Selain itu, favipiravir dapat menimbulkan beberapa keluhan jika digunakan dalam dosis yang berlebihan (overdosis), di antaranya:

  • Muntah
  • Penurunan berat badan
  • Penurunan kemampuan pergerakan tubuh

Segera ke dokter jika Anda mengalami keluhan tersebut, atau jika mengalami reaksi alergi obat yang ditandai dengan ruam dan gatal-gatal pada kulit, bengkak pada bibir dan kelopak mata, atau kesulitan bernapas.

8 Tips Mengusir Sedih yang Efektif

Wisatarumahjiwa – Setiap orang pasti pernah merasa sedih. Untuk mengatasinya, ada beragam cara mengusir sedih yang dapat Anda coba lakukan. Meski umum terjadi, hal ini penting untuk diperhatikan, sebab rasa sedih yang dibiarkan berlarut-larut bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

Perasaan sedih biasanya bersifat sementara dan dapat hilang dengan sendirinya setelah hal yang memicu kesedihan berlalu. Namun, perasaan tersebut sering kali membuat seseorang menjadi lebih diam, tidak semangat beraktivitas, dan sulit konsentrasi.

Meski dapat dialami siapa saja dan muncul kapan saja, rasa sedih perlu dikelola dan dikendalikan agar aktivitas sehari-hari tidak terhambat dan kesehatan fisik maupun mental tidak terdampak.

Berbagai Cara Mengatasi Sedih

8 Tips Mengusir Sedih yang Efektif

Rasa sedih bisa muncul dalam situasi apa pun, baik saat seseorang mengalami kehilangan, kegagalan, kecewa, tidak berdaya, maupun putus asa.

Agar kesedihan yang dirasakan tidak berkepanjangan, ada beberapa cara mengusir sedih yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

1. Pahami kesedihan yang dirasakan

Pahami bahwa sedih adalah perasaan yang wajar dirasakan oleh setiap orang dan perlu diluapkan. Dengan memahami sekaligus meresapi emosi yang mengalir dalam diri, hati pun akan jauh lebih lapang dan mampu menerima keadaan yang telah lewat.

Namun, Anda juga perlu memberikan batas waktu pada diri sendiri. Jangan sampai perasaan sedih mendalam justru membuat Anda semakin menyalahkan diri sendiri atau memikirkan hal-hal negatif.

2. Luapkan kesedihan dengan menangis

Sebagian orang terkadang memilih untuk menyembunyikan kesedihannya. Namun, ada baiknya untuk meluapkan kesedihan tersebut agar dapat segera hilang. Jika Anda ingin menangis, maka menangislah. Terkadang, menangis bisa membuat perasaan menjadi lebih baik dan lega.

3. Hadapi rasa sedih dengan bijak

Setelah menerima gejolak kesedihan dan meluapkannya, pikiran pun akan jauh lebih rileks. Dengan begitu, Anda dapat berpikir secara bijak dalam menghadapi kesedihan dan mencari solusi dari masalah yang dihadapi. Ingatlah, kesedihan yang sedang Anda alami akan berlalu dan pastinya ada hikmah di balik setiap peristiwa.

Klik juga : 7 Manfaat Push-up yang Sayang Dilewatkan

4. Hibur diri dengan tertawa

Saat merasa sedih, lakukan sesuatu yang bisa membuat Anda kembali tertawa. Salah satu hal sederhana yang dapat memicu gelak tawa adalah menonton film komedi atau video lucu di media sosial. Selain mengusir rasa sedih, manfaat tertawa juga baik untuk meredam stres dan bahkan meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Lakukan hal-hal yang disenangi

Jangan hanya fokus dengan rasa sedih yang dialami dan cobalah lakukan hal-hal yang disenangi agar suasana hati menjadi lebih baik. Bila suka bepergian, pergilah ke tempat yang ingin dikunjungi sebagai ‘obat’ untuk menghilangkan kesedihan.

6. Ungkapkan keluh kesah

Jangan biarkan diri Anda terus terperangkap dalam kesedihan. Cobalah untuk berbagi cerita dengan orang yang Anda percaya, seperti orang tua, sahabat, atau pasangan.

Orang-orang yang peduli dengan Anda, tidak hanya akan mendengarkan atau mencoba memahami apa yang Anda rasakan, tetapi juga akan menghibur dan mengalihkan pikiran dari kesedihan yang dialami.

7. Ungkapkan dengan tulisan

Menulis bisa menjadi terapi untuk mengusir rasa sedih. Menurut penelitian, menumpahkan kesedihan atau kekecewaan ke dalam sebuah tulisan dapat meredakan stres dan mengusir perasaan negatif. Selain menulis, mewarnai juga bisa dilakukan untuk memperbaiki suasana hati agar lebih stabil.

8. Buatlah ‘jurnal’ kebaikan

Selain meluapkan emosi melalui tulisan, Anda juga bisa membuat daftar hal baik apa pun yang dapat Anda syukuri dari kejadian yang telah lewat. Misalnya, setelah mengakhiri hubungan toksik, tuliskan betapa hebatnya Anda dalam mengambil keputusan terbaik untuk diri sendiri.

Selama merenung, pikirkan langkah-langkah ke depan apa saja yang bisa membuat hidup menjadi lebih bahagia dan menyenangkan. Tak perlu hal besar, Anda bisa mulai dari langkah kecil yang mudah dilakukan sehari-hari, seperti berolahraga secara rutin atau mencukupi waktu tidur.

Meski terasa tidak menyenangkan, sebenarnya kesedihan bisa membuat Anda lebih menghargai sesuatu dan lebih peduli kepada orang lain yang sedang bersedih. Namun, jangan biarkan rasa sedih yang Anda alami terjadi berlarut-larut, sebab kesedihan berkepanjangan bisa berujung pada depresi.

7 Manfaat Push-up yang Sayang Dilewatkan

Wisatarumahjiwa – Ada banyak manfaat push-up untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Jika dilakukan secara rutin, latihan fisik ini bisa meningkatkan kekuatan otot dan sendi, menurunkan berat badan, melatih keseimbangan tubuh, serta membuat jantung lebih sehat.

Pushup merupakan salah satu latihan sederhana yang bisa dilakukan di rumah tanpa memerlukan alat fitness yang mahal. Push-up termasuk olahraga ketahanan isometrik, yaitu gerakan yang dilakukan dengan menggunakan benda yang tidak bergerak guna memicu kontraksi otot tubuh.

Sederet Manfaat Push-up

7 Manfaat Push Up

Berikut adalah berbagai manfaat push-up yang bisa Anda dapatkan jika latihan ini dilakukan secara rutin:

1. Menjaga kesehatan otot dan tulang

Setelah memasuki usia 30, jaringan otot tubuh akan terus berkurang karena proses penuaan. Hal ini bisa mengurangi kekuatan otot dan tulang hingga 5% setiap tahunnya.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan olahraga secara rutin untuk menjaga kesehatan otot dan tulang. Salah satunya adalah latihan yang berfokus pada kekuatan otot dan tulang di daerah dada dan lengan, seperti push-up. Latihan ini bahkan disarankan untuk dilakukan sejak masa pubertas.

2. Mencegah dan mengatasi sarcopenia

Sarcopenia adalah kondisi di mana massa otot mengalami penurunan karena proses penuaan. Penyakit yang umumnya terjadi pada lansia ini bisa membuat tubuh menjagi lebih lemah dan renta. Sarcopenia bisa lebih cepat terjadi pada orang yang jarang berolahraga.

Untuk mencegah dan memperlambat proses terjadinya penyakit ini, penting bagi Anda untuk rutin menjalani  olahraga yang dapat meningkatkan kekuatan, seperti pushup, guna merangsang pembentukan massa otot.

Baca juga : Beragam Jenis Obat Kuat Pria

3. Membentuk otot tubuh bagian atas

Gerakan pushup lebih banyak menggunakan otot bagian atas tubuh, yaitu trisep (otot bagian luar lengan atas), dada, dan bahu. Meski lebih terfokus pada tubuh bagian atas, pushup juga dapat memperkuat bagian tubuh lainnya, seperti otot perut, dada, punggung, dan tungkai.

4. Mengencangkan anggota tubuh

Dengan melakukan gerakan pushup sebanyak 12–15 kali dalam sehari, bagian tubuh seperti lengan, perut, bokong, tungkai, hingga payudara akan terlihat lebih kencang. Efek ini akan lebih maksimal, jika Anda juga melakukan olahraga lain, seperti senam aerobik, jalan kaki, jogging, atau yoga.

5. Menurunkan berat badan

Tidak hanya meningkatkan kekuatan otot, push-up yang dilakukan secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara membakar kalori tubuh. Kalori yang terbakar dari latihan kekuatan ini adalah sekitar 7 kalori dalam setiap menitnya.

6. Meningkatkan keseimbangan tubuh

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, push-up bermanfaat dalam melatih kekuatan otot tubuh. Dengan memiliki kekuatan otot yang baik, keseimbangan tubuh akan lebih terjaga. Pada lansia, efek ini bisa mengurangi risiko terjadinya cedera akibat terjatuh.

7. Meningkatkan kesehatan jantung

Melakukan push-up secara rutin juga dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kinerja jantung, sehingga aliran darah di dalam tubuh tetap lancar. Dengan begitu, risiko Anda untuk terkena penyakit kardiovaskular akan berkurang.

Cara Melakukan Pushup yang Tepat

Guna mendapatkan manfaat push-up yang maksimal, Anda perlu untuk melakukan gerakan push-up yang tepat. Berikut adalah panduannya:

  • Letakkan kedua lengan Anda sejajar dengan bahu. Berikan jarak yang cukup lebar antara kedua telapak tangan.
  • Luruskan tungkai dan jaga posisi lutut agar tidak menempel pada lantai.
  • Atur tubuh Anda agar tetap membentuk garis lurus mulai dari kepala, punggung, bokong, hingga tumit.
  • Turunkan badan dengan menekuk siku hingga dada turun dan berjarak 5 cm dari lantai.
  • Tahan selama beberapa detik, kemudian angkat kembali badan Anda dengan posisi siku yang lurus.
  • Ulangi gerakan sebanyak 10 – 15 kali. Pengulangan dapat ditingkatkan seiring dengan kemampuan tubuh Anda.

Saat melakukan push-up, cobalah untuk menghindari kesalahan gerakan, seperti mengangkat bagian atas tubuh dengan menggunakan otot perut, bokong, atau bagian bawah tubuh sebagai pendorong utama.

Salah satu cara untuk mendapatkan tubuh yang sehat, bugar, dan berat badan ideal, adalah dengan melakukan push-up secara teratur. Jadi, agar tubuh tetap sehat dan kuat, buang jauh-jauh rasa malas untuk melakukan push-up, ya.

Beragam Jenis Obat Kuat Pria

Terdapat beragam obat kuat pria yang bisa digunakan untuk meningkatkan performa seksual seorang lelaki. Obat-obatan tersebut ada yang harus diperoleh sesuai resep dokter, tetapi ada juga yang dijual bebas dalam bentuk suplemen atau obat herba.

Kaum pria pasti ingin bisa bertahan lama saat bercinta untuk mendapatkan kepuasan seksual yang lebih baik. Kepuasan ini tak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga memuaskan pasangan.

Sayangnya, keinginan ini mungkin sulit dicapai dengan adanya masalah seksual, seperti disfungsi ereksi. Jika berkepanjangan, kondisi ini bisa menyebabkan seorang pria merasa stres atau depresi. Bahkan, gangguan seksual tersebut juga bisa mengganggu keharmonisan hubungan dalam rumah tangga.

Faktor Penyebab Pria Mengalami Disfungsi Ereksi

Ada beberapa penyebab yang bisa membuat seorang pria sulit mencapai kepuasan seksual atau sulit memuaskan pasangan, di antaranya:

  • Penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit ginjal, gangguan hormon, obesitas, dan penyakit kardiovaskular
  • Gangguan pada penis, misalnya penyakit Peyronie dan cedera pada penis, skrotum (kantung zakar), atau testis
  • Masalah psikologis, termasuk stres, depresi, dan gangguan cemas
  • Gaya hidup tidak sehat, misalnya sering merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, jarang berolahraga, dan sering kurang tidur
  • Efek samping pengobatan, misalnya obat penenang, obat yang mengandung hormon estrogen, obat-obatan untuk mengatasi gangguan pada prostat, dan kemoterapi atau terapi radiasi pada panggul dan prostat

Keluhan disfungsi ereksi ini tentunya akan meruntuhkan rasa percaya diri bahkan harga diri seorang pria. Oleh karena itu, tidak sedikit pria yang mengandalkan obat kuat untuk meningkatkan performa di atas ranjang.

Seputar Obat Kuat Pria

Beragam Jenis Obat Kuat Pria

Pada dasarnya pengobatan masalah seksual pada pria perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Misalnya, jika disebabkan oleh kekurangan hormon testosteron, maka akan diperlukan pengobatan dengan terapi hormon testosteron. Sedangkan jika disebabkan oleh diabetes, maka kadar gula darah perlu dikontrol dengan obat-obatan.

Untuk disfungsi ereksi yang disebabkan oleh gangguan psikologis, dibutuhkan penanganan dengan psikoterapi dan obat-obatan dari psikiater.

Karena banyak faktor penyebabnya, maka Anda dianjurkan berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat, jika memiliki keluhan disfungsi ereksi.

Selain dengan penanganan di atas, ada beberapa pilihan pengobatan yang juga bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan performa seksual pria, salah satunya dengan menggunakan obat kuat pria. Obat-obatan terbagi menjadi dua, yaitu obat-obatan medis dan obat-obatan herba.

Obat Kuat Pria secara Medis

Berikut ini adalah beberapa pilihan obat-obatan medis yang dapat diresepkan dokter untuk menangani gangguan seksual disfungsi ereksi:

Tadalafil

Tadalafil merupakan salah satu obat kuat pria yang paling terkenal. Obat yang bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke penis ini dapat bertahan hingga 36 jam setelah Anda mengonsumsinya. Selain membantu terjadinya ereksi dan mempertahankannya, tadalafil juga digunakan untuk mengobati pembesaran kelenjar prostat (BPH).

Sildenafil

Merek obat kuat pria paling terkenal yang mengandung sildenafil adalah Viagra. Obat ini bekerja dengan melemaskan otot-otot pembuluh darah agar aliran darah ke penis meningkat. Dengan meningkatkanya aliran darah pada penis, maka ereksi bisa bertahan lama.

Selain untuk mengobati masalah ereksi, obat ini juga digunakan untuk mengobati hipertensi pulmonal atau tekanan darah tinggi pada paru-paru.

Avanafil & vardenafil

Selain kedua obat yang disebutkan di atas, ada juga jenis obat kuat pria yang terbaru, yaitu avanafil dan vardenafil. Obat ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu melemaskan dan meningkatkan aliran darah ke penis, sehingga ereksi dapat terjadi dan bertahan lebih lama.

Perlu diingat, obat kuat pria apa pun jenisnya tersebut tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, seperti isosorbide dinitrate atau ISDN (obat untuk penyakit jantung), karena bisa menimbulkan efek interaksi obat yang berbahaya.

Obat kuat pria juga tidak disarankan untuk dikonsumsi jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau tekanan darah rendah.

Baca juga : Memilih Sabun Pembersih Wajah Harus Sesuai Jenis Kulit

Obat Kuat Pria secara Herba

Selain obat yang diresepkan oleh dokter, beberapa obat atau suplemen herba juga dipercaya bisa meningkatkan gairah seksual dan memperlama ereksi. Namun, keampuhannya belum benar-benar terbukti secara klinis atau hanya memiliki sedikit bukti ilmiah.

Berikut ini adalah beberapa jenis obat kuat pria alami yang dipercaya bisa mengatasi disfungsi ereksi:

1. Ginseng

Ginseng merupakan salah satu tamanan herba yang terkenal di Indonesia. Tanaman ini dipercaya memiliki banyak khasiat dan telah digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, salah satunya disfungsi ereksi dan kurangnya libido pada pria.

2. Ginkgo biloba

Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak ginkgo biloba bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah ke penis dan membantu ereksi berlangsung lebih lama. Efek ini serupa dengan khasiat ginseng.

3. Pasak bumi

Pasak bumi atau tongkat ali telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional Asia Tenggara selama berabad-abad. Tumbuhan ini kerap digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan, seperti demam, infeksi, hingga disfungsi ereksi.

Berdasarkan penelitian, pasak bumi memiliki kemampuan untuk meningkatkan fungsi ereksi dan meningkatkan libido atau hasrat seksual pada pria.

4. Yohimbin

Tanaman herba asal Afrika ini dipercaya berkhasiat untuk merangsang ereksi dan membuatnya bertahan lebih lama. Tanaman ini juga banyak digunakan untuk meningkatkan libido.

5. Akar maca

Tanaman umbi-umbian dari Peru ini sudah cukup lama dikenal sebagai obat kuat alami untuk pria. Beberapa studi pada hewan percobaan menunjukkan bahwa akar maca dapat meningkatkan aliran darah pada penis dan mempertahankan ereksi.

Meski banyak pilihannya, beberapa obat kuat pria yang berbahan herbal di atas masih belum banyak diteliti efektivitas dan keamanannya.

Oleh karena itu, Anda tetap disarankan ke dokter terlebih dahulu jika hendak mencoba menggunakan obat kuat yang berbahan herba.

Cara Lain untuk Mengatasi Gangguan Ereksi

Selain mengonsumsi obat kuat pria, gangguan ereksi juga bisa diatasi dengan beberapa cara berikut ini:

  • Menjalani gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok, tidak menggunakan narkoba, cukup tidur, dan kurangi konsumsi minuman yang mengandung alkohol
  • Berolahraga secara rutin dan melakukan senam Kegel
  • Mencapai berat badan ideal jika berat badan Anda berlebihan atau obesitas
  • Mengurangi stres
  • Melatih penis dengan melakukan masturbasi
  • Menggunakan alat bantu berupa pompa penis, tetapi pastikan Anda melakukannya dengan benar sesuai petunjuk penggunaan atau saran dokter

Beberapa obat kuat pria di atas bisa Anda coba. Namun, sebelum menggunakan obat-obatan tersebut, pastikan bahwa obat tersebut sudah terdaftar di BPOM dan memiliki ijin jual yang resmi.

Memilih Sabun Pembersih Wajah Harus Sesuai Jenis Kulit

Ada beragam jenis produk sabun pembersih wajah yang beredar di pasaran, tapi yang cocok dengan jenis kulit Anda mungkin tidak banyak. Untuk mendapatkan sabun pembersih wajah yang tepat, Anda harus mengetahui komposisi apa yang cocok dan tidak cocok untuk kulit Anda.

Memilih sabun pembersih wajah sesuai jenis kulit memang penting. Hal ini karena setiap jenis kulit memiliki masalahnya masing-masing. Setiap sabun pembersih wajah mengandung bahan-bahan yang kerjanya spesifik untuk masalah-masalah ini.

Jadi, bahan-bahan yang terkandung dalam satu sabun pembersih wajah bisa jadi cocok untuk mengatasi masalah di satu jenis kulit tertentu, tapi tidak di jenis kulit lain. Jika ini tidak diperhatikan, bisa terjadi efek samping, misalnya iritasi.

Ragam Jenis Sabun Pembersih Wajah

Memilih Sabun Pembersih Wajah Harus Sesuai Jenis Kulit

Berikut ini adalah beberapa jenis sabun pembersih wajah berdasarkan jenis kulit yang perlu Anda ketahui:

1. Pembersih wajah untuk kulit sensitif

Istilah kulit sensitif digunakan untuk menggambarkan kulit yang rentan mengalami iritasi atau dermatitis kontak terhadap zat-zat tertentu dalam kosmetik maupun produk perawatan wajah.

Ciri-ciri kulit sensitif adalah mudah terasa perih bila dibersihkan, sering mengalami ketidakcocokan dengan sabun pembersih wajah biasa, serta mudah merah dan gatal. Terkadang, kulit sensitif juga memiliki penampakan pembuluh darah halus, misalnya di daerah pipi.

Jika Anda memiliki kulit wajah sensitif, disarankan untuk memilih sabun pembersih wajah yang:

  • Berlabel hypoallergenic atau tidak mengandung zat yang menyebabkan alergi
  • Tidak mengandung pewangi, karena pewangi tambahan bisa menyebabkan alergi
  • Tidak mengandung bahan yang cenderung menyebabkan iritasi, seperti alkohol, sulfat, dan benzoil peroksida.

2. Pembersih wajah untuk kulit berminyak

Kulit berminyak ditandai dengan produksi minyak (sebum) berlebihan oleh kulit. Kulit berminyak biasanya nampak mengkilap, terasa lebih cepat kotor, memiliki pori-pori besar, serta lebih rentan berjerawat.

Jika Anda memiliki kulit wajah berminyak, disarankan untuk memilih sabun pembersih wajah dengan kandungan sebagai berikut:

  • Niacinamideyang efektif dalam menyerap sebum serta merangsang produksi kolagen alami dan menyamarkan pori-pori besar
  • Retinol, yang bermanfaat untuk merangsang produksi kolagen dan mengencangkan pori-pori, serta mengontrol produksi minyak
  • Asam salisilat (salicylic acid), yang bekerja dengan cara menyerap minyak di dalam pori-pori, sehingga pori-pori nampak lebih kecil dan bebas minyak
  • Asam glikolat (glycolic acid), yang berguna untuk mengurangi kelebihan minyak, mencegah penyumbatan pori-pori, dan menjaga kelembutan kulit
  • Hyaluronic acid, yang berguna untuk melembapkan dan bertekstur ringan untuk jenis kulit berminyak
  • Dimethicone, yang dapat melembapkan kulit tetapi memberikan efek matte

Anda disarankan untuk menghindari sabun pembersih wajah yang mengandung minyak mineral, petrolatum, dan petroleum. Kandungan ini bersifat comedogenic, sehingga dapat menyumbat pori-pori dan berisiko menimbulkan jerawat.

3. Pembersih wajah untuk kulit kering

Kulit kering disebabkan oleh minimnya kandungan pelembap di lapisan luar sel kulit. Jika 1 jam setelah mencuci muka kulit Anda terasa kencang dan bersisik, berarti Anda memiliki jenis kulit ini. Selain itu, kulit wajah kering cenderung terasa kasar, bersisik, pecah-pecah, serta nampak kusam.

Jika Anda memiliki kulit wajah kering, disarankan untuk memilih sabun pembersih wajah dengan kandungan sebagai berikut:

  • Gliserin, yang dapat mempertahankan kelembaban kulit
  • Vitamin E dan minyak jojoba, yang dapat melembapkan kulit wajah tanpa membuat kulit terasa berminyak
  • Urea, yang membantu mengatasi kondisi kulit kering dengan cara mengurangi kehilangan air pada kulit

Sementara itu, beberapa kandungan sabun pembersih wajah yang harus dihindari pada orang degan kulit wajah kering antara lain:

  • Detergen/SLS (sodium laureth sulfate), karena dapat menghilangkan minyak alami di kulit, sehingga kulit akan terasa makin kering
  • Asam salisilat dan asam glikolat, karena kedua zat ini dapat menyerap minyak yang justru dibutuhkan oleh kulit kering
  • Alkohol, pewangi tambahan, dan bahan antibakteri, karena zat-zat tersebut bisa membuat kulit semakin kering dan mengiritasi kulit.

Klik juga : Pentingnya Kebersihan Rumah untuk Menjaga Kesehatan Keluarga

4. Pembersih wajah untuk kulit kombinasi

Anda memiliki kulit kombinasi jika di area T (kening, hidung, dan dagu) wajah Anda terasa berminyak, tetapi area lainnya kering atau normal. Kulit kombinasi biasanya memiliki ciri-ciri wajah yang mengkilap, berkomedo, dan pori-pori yang terlihat besar di area T.

Karena tipe yang berbeda ini, Anda dapat menggunakan 2 sabun pembersih wajah berbeda untuk masing-masing area. Namun, tetap hindari pembersih wajah yang mengandung alkohol dan pewangi, serta bersifat antibakteri.

5. Pembersih wajah untuk kulit normal

Tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak merupakan karakteristik kulit normal. Pada umumnya, kulit normal memiliki pori-pori yang halus dan penampakan yang bersih. Jika kulit Anda termasuk normal, tetap gunakan sabun pembersih wajah untuk mempertahankan kebersihan dan kesehatan kulit.

Menggunakan sabun pembersih wajah hanyalah salah satu cara merawat kulit wajah. Guna memaksimalkan kesehatan kulit, oleskan tabir surya minimal SPF 30 untuk menghindari bahaya sinar ultraviolet. Hindari juga penggunaan sabun batang pada wajah karena dapat membuat kulit lebih rentan kering dan mengalami iritasi. Anda juga bisa mencoba alternatif pembersih wajah alami untuk menjaga kesehatan kulit.

Selain itu, perawatan kulit juga perlu diimbangi dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti mempebanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan membatasi konsumsi makanan berlemak.

Pentingnya Kebersihan Rumah untuk Menjaga Kesehatan Keluarga

Wisatarumahjiwa – Mewujudkan keluarga yang sehat harus dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Dengan tempat tinggal yang bersih, Anda dan anggota keluarga dapat terhindar dari berbagai penyakit. Oleh karena itu, kebersihan rumah perlu dijaga, dan ini merupakan tanggung jawab setiap anggota keluarga.

Memiliki rumah yang bersih dan sehat merupakan impian setiap orang. Namun kenyataannya, masih banyak orang yang tinggal dalam rumah yang kotor dan tidak memenuhi standar kesehatan. Padahal, kondisi rumah seperti ini dapat menjadi tempat bagi virus, kuman, dan hama penyakit, seperti kecoa dan tikus,  untuk berkembang biak, sehingga penghuninya dapat dengan mudah terkena berbagai penyakit, seperti diare, tifus, dan demam berdarah dengue (DBD).

Berbagai Tempat di Rumah yang Perlu Dibersihkan

Kebersihan Rumah Untuk Menjaga Kesehatan Keluarga

Meskipun rumah sudah dibersihkan secara rutin, namun kadang masih ada beberapa tempat yang luput dari perhatian, sehingga terlewat untuk dibersihkan. Padahal, ruangan-ruangan ini dapat menyimpan berbagai jenis kuman penyebab penyakit yang bisa membahayakan kesehatan keluarga.

Berikut ini adalah tempat-tempat yang perlu lebih Anda perhatikan ketika sedang membersihkan rumah:

  • Kamar tidur
    Siapa yang menyangka bila kamar tidur tempat Anda dan keluarga beristirahat bisa menjadi sarang kuman. Kamar tidur yang tidak dibersihkan secara rutin dapat menimbun debu dan memungkinkan kuman, tungau, serta jamur untuk tumbuh. Berbagai sumber penyakit tersebut dapat hidup dan berkembang biak di mainan anak, karpet, bantal, atau tempat tidur.
    Akibatnya, Anda dan keluarga akan lebih mudah terkena berbagai penyakit, seperti flu, batuk, dan alergi. Untuk mencegah hal itu terjadi, rutinlah mengganti sarung bantal dan sprei minimal dua minggu sekali, guna menghindari pertumbuhan kuman. Pastikan juga untuk membersihkan mainan anak, mengingat sistem imun tubuh anak-anak belum berkembang sempurna.
  • Kamar mandi
    Bukan rahasia lagi bila kamar mandi merupakan area paling kotor di antara bagian rumah yang lain. Suhu yang cenderung hangat dan lembap memungkinkan bakteri serta jamur tumbuh.
    Toilet/kloset, bak mandi, lantai kamar mandi, pegangan toilet, serta tirai shower merupakan bagian-bagian di kamar mandi yang perlu Anda bersihkan secara rutin. Sebab, area atau benda-benda ini mudah sekali menjadi tempat berkembangbiaknya kuman. Untuk membunuh dan mencegah pertumbuhan kuman, kamar mandi perlu dibersihkan dengan cairan pembasmi kuman.
  • Dapur
    Selain kamar mandi, dapur juga merupakan tempat yang sempurna bagi kuman untuk tumbuh subur. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa alat-alat dapur yang digunakan untuk mengolah makanan memiliki bakteri Salmonella dan E. coli lebih banyak, dibandingkan gagang keran di kamar mandi.
    Spons pencuci piring, serbet, dan talenan adalah benda-benda yang perlu Anda bersihkan setiap kali akan digunakan. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kontaminasi bakteri dan kuman ke makanan maupun ke peralatan masak lainnya. Jika perlu, gunakan cairan pembersih khusus untuk membasmi kuman di dapur.

Selain membersihkan ruangan-ruangan tersebut, Anda juga harus menempatkan sistem ventilasi di setiap ruangan. Ventilasi memungkinkan adanya sirkulasi udara di dalam rumah, sehingga rumah tidak menjadi lembap. Dengan  begitu, kuman, bakteri, maupun jamur tidak mudah tumbuh. Jika kondisi rumah tidak memungkinkan untuk pemasangan ventilasi, Anda bisa menggunakan ventilasi mekanik, seperti kipas angin atau exhaust fan.

Baca juga : 7 Kelainan pada Sistem Gerak yang Perlu Diketahui

Pengaruh Kebersihan Rumah terhadap Kebersihan Diri dan Makanan

Tidak hanya kebersihan rumah, kebersihan diri setiap anggota keluarga dan kebersihan makanan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Jika tidak, kuman penyebab penyakit tetap dapat menyerang masuk dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti mual, muntah, sakit perut, bahkan keracunan.

Terlebih lagi, bila kebersihan rumah tidak terjaga. Virus dan bakteri dari tempat-tempat yang kotor di dalam rumah dapat menyebar dan menempel pada permukaan tubuh, khususnya tangan. Selain itu, kuman juga dapat berpindah ke makanan, terutama bila kebersihan dapur tidak dijaga dengan baik.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan, yaitu:

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air
    Tangan rentan terkontaminasi oleh kuman. Jadi, sangat penting untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan, juga sebelum mengolah dan menyiapkan makanan. Gunakan sabun dan air bersih yang mengalir untuk membersihkan seluruh permukaan tangan.
  • Membersihkan permukaan dapur dan talenan
    Pastikan Anda selalu membersihkan permukaan dapur dan talenan, baik sebelum maupun sesudah memasak. Anda bisa menggunakan sabun dan air hangat untuk membersihkan permukaan dapur dan talenan.
  • Mencuci buah dan sayuran
    Selalu cuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi ataupun dimasak. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang mungkin masih menempel pada permukaan buah dan sayur. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih khusus untuk makanan yang dapat membunuh kuman dan bakteri.
  • Memisahkan makanan mentah dengan makanan matang
    Jangan pernah menaruh makanan yang sudah dimasak di piring yang sama untuk mengolah bahan makanan mentah. Ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi kuman pada makanan. Selain itu, selalu gunakan talenan bersih yang berbeda untuk bahan makanan mentah dan untuk makanan yang sudah matang atau siap santap. Segera cuci talenan setelah selesai digunakan, hingga benar-benar bersih.

Untuk menjaga kebersihan rumah dan perabot rumah tangga, termasuk alat-alat dapur, ada berbagai jenis cairan pembersih yang dapat Anda gunakan. Beberapa di antaranya bahkan memiliki kemampuan untuk membunuh kuman. Namun jangan lupa, selalu perhatikan cara penggunaannya agar hasilnya efektif.

Mulai sekarang, biasakan untuk membersihkan rumah secara teratur dan menyeluruh, supaya Anda dan keluarga dapat terhindar dari berbagai penyakit. Jangan lupakan tempat-tempat yang sudah disebutkan di atas, karena tempat-tempat tersebut rentan ditinggali oleh kuman.

7 Kelainan pada Sistem Gerak yang Perlu Diketahui

Wisatarumahjiwa – Kelainan pada sistem gerak adalah sekelompok penyakit saraf yang menyebabkan gerakan tubuh menjadi bermasalah, misalnya kesulitan untuk bergerak, gerakan melambat, atau gerakan tidak terkontrolLantas, apa saja penyakit yang dapat menyebabkan masalah pada sistem gerak?

Sistem gerak tubuh terdiri dari saraf, otot, dan tulang yang saling bekerja sama dan terintegrasi satu sama lain untuk menghasilkan gerakan, seperti berjalan, berlari, mengambil benda, menulis, atau tersenyum.

Kelainan pada sistem gerak terjadi ketika ada kerusakan atau gangguan pada organ-organ yang termasuk di dalamnya. Kelainan pada sistem gerak bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

  • Genetik
  • Infeksi
  • Kerusakan pada otak, seperti stroke
  • Cedera atau kecelakaan
  • Gangguan atau kerusakan saraf, termasuk saraf tulang belakang dan saraf tepi
  • Gangguan metabolisme
  • Efek samping obat-obatan tertentu
  • Keracunan

Jenis-Jenis Kelainan pada Sistem Gerak

Ada banyak penyakit yang dapat menyebabkan kelainan pada sistem gerak tubuh, di antaranya:

1. Myasthenia gravis

Myasthenia gravis merupakan kondisi melemahnya otot-otot rangka pada tubuh. Penyebabnya adalah adanya gangguan komunikasi antara sel saraf dengan jaringan otot.

Gejala yang muncul bisa berbeda-beda pada tiap penderita, mulai dari kesulitan bicara atau cadel, suara serak, napas pendek, hingga kelopak mata turun. Penderita juga bisa mengalami kesulitan bergerak, seperti bangun dari posisi duduk ke berdiri, mengangkat benda, atau naik-turun tangga.

Gejala lain yang mungkin muncul ialah kesulitan dalam menunjukkan ekspresi wajah. Penderita myasthenia gravis biasanya juga mengalami gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur atau ganda, serta kesulitan mengunyah dan menelan.

Umumnya, gejala myasthenia gravis timbul ketika penderitanya beraktivitas dan akan membaik setelah beristirahat. Gejala penyakit ini dapat muncul secara perlahan dan cenderung memburuk bila tidak diobati.

2. Tremor

Tremor adalah gerakan gemetar yang terjadi secara berulang tanpa disengaja. Tremor umumnya terjadi di tangan dan kepala, tapi bisa juga terjadi di bagian tubuh lain, seperti kaki, perut, dan pita suara.

Meski umumnya tidak mengancam nyawa, tremor dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Orang yang mengalami tremor akan kesulitan untuk melakukan aktivitas atau pekerjaan, seperti menulis, berjalan, menyuap makanan, atau menggenggam benda.

Tremor disebabkan oleh gangguan pada area otak yang berfungsi mengatur pergerakan otot. Tremor bisa terjadi tanpa penyebab yang jelas, tetapi sering kali kondisi ini merupakan gejala dari suatu penyakit.

Baca juga : Keunikan Senam Ritmik Dibandingkan Cabang Olahraga Lain

3. Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson terjadi karena tubuh kekurangan zat dopamin yang berperan dalam mengatur gerakan tubuh. Pada kondisi ini, terdapat kerusakan sel saraf di otak yang mengakibatkan gerakan tubuh menjadi lambat dan tidak normal.

Ada tiga gejala utama penyakit Parkinson, yakni mengalami tremor berupa pill-rolling tremor, gerak tubuh melambat, dan kaku otot. Selain gejala utama, ada beberapa gejala lainnya yang mungkin muncul, di antaranya:

  • Mengalami gangguan keseimbangan yang membuat penderita rentan terjatuh dan cedera
  • Kesulitan dalam berjalan
  • Bicara melambat dan tidak jelas
  • Kesulitan dalam menulis
  • Susah menelan
  • Sulit menahan buang air kecil atau besar
  • Produksi air liur berlebih

Penderita penyakit Parkinson juga lebih rentan mengalami depresi, cemas, serta demensia.

4. Distonia

Distonia adalah gangguan yang menyebabkan otot bergerak sendiri tanpa sadar. Gerakan otot ini dapat terjadi pada salah satu anggota tubuh saja atau seluruhnya. Akibatnya, penderita distonia memiliki postur tubuh yang aneh dan mengalami tremor.

Penyebab distonia adalah adanya gangguan pada bagian otak yang berfungsi mengendalikan kecepatan dan koordinasi gerakan tubuh.

Kelainan sistem gerak tubuh ini dapat menimbulkan gejala berupa kedutan, tremor, kram otot, mata berkedip tanpa kendali, gangguan bicara dan menelan, serta posisi salah satu bagian tubuh yang tidak normal, misalnya leher miring.

5. Ataksia

Ataksia

Ataksia merupakan kelainan pada otak kecil dan saraf tulang belakang yang memengaruhi koordinasi gerakan tubuh. Ataksia menyebabkan seseorang sulit menggerakkan tubuh dengan mulus dan lancar.

Gejala ataksia meliputi koordinasi gerak tubuh yang buruk, gemetar atau tremor, langkah kaki yang tidak stabil atau seperti mau jatuh, perubahan cara bicara, sulit bicara dan menelan, serta gerakan bola mata yang tidak normal. Penderita ataksia juga bisa mengalami gangguan dalam berpikir atau emosi, serta kesulitan dalam menulis.

6. Chorea

Chorea adalah kelainan saraf otot yang menyebabkan munculnya gerakan tubuh yang tidak disadari. Penyakit ini ditandai dengan gerakan berulang yang singkat, cepat, dan tidak terkontrol.

Chorea umumnya terjadi pada wajah, mulut, lengan, tangan, dan kaki. Akibatnya, penderita mengalami gangguan bicara, kesulitan menelan, lidah sering menjulur, tangan sulit dikepalkan, hingga gaya berjalan yang aneh.

7. Sklerosis lateral amiotrofik (ALS)

ALS merupakan penyakit degeneratif yang mengganggu fungsi otak dan saraf tulang belakang. Penderitanya bisa mengalami kesulitan dalam melakukan beberapa aktivitas, seperti berbicara, menelan, berdiri, berjalan, dan menaiki tangga. Hingga saat ini, belum ditemukan pengobatan untuk ALS.

Gejala ALS pada setiap orang bisa berbeda, tergantung area sistem saraf yang mengalami kelainan. Gejala yang mungkin muncul meliputi suara serak, sulit menelan, bicara tidak jelas, emosi tidak stabil, dan produksi air liur berlebih. Gejala lainnya bisa berupa lemas, kedutan, sesak napas, hingga penyusutan jaringan otot.

Di samping ketujuh penyakit di atas, masih ada kelainan sistem gerak lain yang umumnya berupa gangguan otot, tulang, dan jaringan ikat. Dua di antaranya yang sering terjadi adalah tendinitis dan osteoarthritis.

Keunikan Senam Ritmik Dibandingkan Cabang Olahraga Lain

Senam ritmik merupakan olahraga yang memadukan tarian dengan gerakan senam. Beberapa alat bantu, seperti pita, bola, dan tali, dapat digunakan dalam senam ritmik. Olahraga ini dapat dilakukan secara individu atau berkelompok.

Senam ritmik belakangan mulai banyak diminati oleh masyarakat. Tak sedikit pusat kebugaran atau kelas olahraga yang mengadakan senam ritmik. Alasannya adalah karena olahraga ini menyehatkan, sekaligus seru dan menyenangkan.

Manfaat Melakukan Senam Ritmik

Senam Ritmik

Ada beberapa manfaat senam ritmik untuk kesehatan, antara lain:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan kelenturan dan kekuatan tubuh
  • Melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh
  • Memelihara kesehatan jantung
  • Meningkatkan kesehatan tulang
  • Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi
  • Membantu menjaga berat badan
  • Mengurangi stres
  • Ajang untuk bersosialisasi dengan orang lain

Cedera yang Sering Terjadi saat Senam Ritmik

Sama seperti cabang olahraga lain, senam ritmik juga memiliki risiko cedera. Jika tidak dilakukan dengan benar, senam ritmik dapat menyebabkan beberapa kondisi berikut:

Cedera punggung

Mereka yang sering melakukan senam ritmik berisiko mengalami cedera punggung. Hal ini karena beberapa gerakan pada senam ritmik dapat memberikan tekanan berlebih pada otot dan tulang punggung. Cedera juga berisiko terjadi jika seseorang terjatuh saat melakukan senam ritmik.

Klik juga : Cara Melakukan Squat Jump dengan Benar dan Tipsnya

Cedera panggul

Gerakan tertentu pada senam ritmik menuntut otot dan sendi panggul untuk bekerja ekstra. Hal ini karena selain membutuhkan kekuatan, senam ritmik juga membutuhkan fleksibilitas tubuh.

Gerakan-gerakan senam ritmik yang banyak memberikan tekanan pada panggul berisiko membuat saraf, otot, dan sendi panggul mengalami cedera.

Cedera pergelangan kaki

Gerakan melompat, berjinjit, atau memutar tubuh bisa menyebabkan cedera pada pergelangan kaki. Cedera pergelangan kaki akibat senam ritmik dapat bersifat ringan maupun berat, mulai dari keseleo hingga patah kaki.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Melakukan Senam Ritmik

Untuk mengurangi risiko cedera saat melakukan senam ritmik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Pelajari dulu gerakannya

Karena senam ritmik mengikuti irama musik dan koreografi, kita perlu mengenal gerakannya terlebih dahulu sebelum melakukannya. Melakukan senam ritmik tanpa mengenal gerakannya bisa menyebabkan kesalahan yang berisiko cedera.

2. Lakukan pemanasan

Pemanasan penting untuk dilakukan sebelum olahraga apa pun, termasuk senam ritmik. Tujuan pemanasan adalah untuk mempersiapkan otot dan sendi agar mampu melakukan gerakan dengan baik dan tidak cedera.

3. Gunakan pakaian dan sepatu yang tepat

Salah satu kesalahan yang banyak terjadi saat melakukan senam ritmik adalah mengenakan pakaian dan sepatu yang tidak tepat. Agar dapat bergerak dengan leluasa, kenakanlah pakaian yang nyaman dengan bahan yang mampu menyerap keringat, serta jenis sepatu olahraga yang sesuai.

4. Cukup makan dan minum

Melakukan olahraga tentunya membutuhkan energi. Oleh karena itu, sebelum dan setelah melakukan senam ritmik, cukupilah kebutuhan energi dan cairan tubuh.

5. Istirahat di sela waktu senam

Kemampuan dan ketahanan fisik tiap orang berbeda-beda. Bila Anda merasa sudah tidak kuat, beristirahatlah. Jangan memaksakan diri untuk mengikuti senam ritmik hingga selesai jika memang Anda tidak sanggup.

Senam ritmik adalah olahraga yang menyenangkan dan sangat baik bagi kesehatan fisik maupun mental. Namun, agar tidak mengalami cedera, selalu ikuti arahan yang benar dari instruktur senam ritmik dan jangan memaksakan diri.

Artikel Lainnya :

Cara Melakukan Squat Jump dengan Benar dan Tipsnya

Squat jump adalah salah satu latihan untuk memperkuat otot bagian bawah tubuh serta meningkatkan keseimbangan dan kelincahan tubuh. Untuk mencegah cedera, penting bagi Anda untuk mengetahui lebih dulu cara melakukan squat jump yang tepat dan apa saja yang perlu diperhatikan.

Squat jump termasuk jenis latihan sederhana yang bisa dilakukan di rumah tanpa memerlukan peralatan khusus. Latihan ini lebih banyak melibatkan otot bagian bawah yang meliputi perut, bokong, panggul, tungkai, kaki, dan paha.

Squat jump bisa menjadi pilihan latihan yang tepat bagi para atlet atau Anda yang sering berolahraga, misalnya tenis, basket, atau sepak bola.

Cara Melakukan Squat Jump yang Tepat

Cara Melakukan Squat Jump dengan Benar

Agar bisa mendapatkan manfaat squat jump dengan maksimal, Anda perlu melakukan gerakannya dengan tepat. Berikut ini adalah panduannya:

  • Berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar bahu.
  • Tekuk lutut dan dorong bokong ke bawah seperti posisi hendak duduk.
  • Angkat tubuh dan loncat dengan mendorong kaki dari lantai.
  • Mendaratlah dengan posisi jongkok.
  • Ulangi gerakan ini sebanyak 8–10 kali setiap set dan ulangi sebanyak 2 atau 3 set sesuai kemampuan tubuh.

Tips Melakukan Squat Jump

Untuk melakukan squat jump dengan benar, terapkan beberapa tips berikut ini:

1. Lakukan pemanasan terlebih dahulu

Sebelum mulai sesi latihan squat jump, sangat penting untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu agar aliran darah ke otot lancar dan cedera otot bisa dihindari. Anda bisa melakukan pemanasan dengan stretching, jalan di tempat, atau jalan santai selama beberapa menit.

2. Perhatikan tempat latihan

Dalam melakukan squat jump, Anda disarankan untuk berlatih di atas permukaan yang rata dan tidak licin. Hal ini bertujuan agar Anda bisa nyaman dalam melakukan sesi latihan dan terhindar dari cedera, misalnya tergelincir akibat permukaan yang licin.

Baca juga : Ikan Cupang Halfmoon, Hasil Kawin Silang dan Sempat Diremehkan

3. Hindari melakukan squat jump jika memiliki kondisi tertentu

Jika Anda mengalami cedera atau nyeri di bagian tubuh tertentu, seperti nyeri lutut, pergelangan kaki, pinggul, punggung, atau leher, sebaiknya hindari melakukan squat jump. Hal ini dikarenakan squat jump berisiko menyebabkan sendi semakin meradang, membengkak, dan terasa nyeri.

Agar lebih aman, sebaiknya pilih olahraga jenis lain yang tidak memperberat kerja sendi, seperti berenang, yoga, atau jalan santai.

4. Lakukan sesi latihan squat jump secukupnya

Jika Anda ingin melakukan squat jump secara rutin, ada baiknya Anda melakukannya dengan benar dan tidak berlebihan. Anda disarankan untuk melakukan sesi latihan squat jump 2–3 kali per minggu agar latihan ini bisa efektif dan terhindar dari cedera.

Salah satu cedera yang dapat terjadi adalah nyeri patellofemoral, yaitu kondisi nyeri dan kaku di bagian depan atau tempurung lutut. Nyeri ini biasanya disebabkan oleh perubahan frekuensi, durasi, atau intensitas aktvitas fisik atau olahraga secara mendadak.

Squat jump biasanya masuk dalam rangkaian olahraga kardio. Olahraga ini baik untuk menjaga berat badan, meningkatkan kualitas tidur, menurunkan stres, dan menjaga daya tahan tubuh. Olahraga kardio dianjurkan setidaknya sebanyak 150 menit per minggu. Anda dapat membaginya menjadi beberapa sesi per hari.

Agar mengurangi risiko cedera, Anda bisa memulainya dengan durasi yang singkat. Misalnya, hari ini squat jump selama 5 menit, kemudian tambahkan menjadi 10 menit di hari-hari berikutnya.

Apabila Anda memiliki kondisi tertentu, seperti penyakit jantung, sebaiknya Anda melakukan konsultasi lebih dulu ke dokter sebelum mulai melakukan squat jump secara rutin. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari munculnya masalah kesehatan lain.

Ikan Cupang Halfmoon, Hasil Kawin Silang dan Sempat Diremehkan

Wisatarumahjiwa Ikan cupang sering dikenal sebagai ikan petarung, agresif, dan suka menyerang, sehingga kerap dijadikan ikan aduan sampai ikan hias peliharaan di rumah.

Beragam macam jenis ikan cupang telah mampu membius mata pecinta ikan hias karena keindahan warna dan bentuk siripnya, salah satunya seperti ikan cupang halfmoon.

Dirangkum dari berbagai sumber, Jumat, (20/11/2020), ikan cupang halfmoon memiliki gerakan tenang dan berwibawa di dalam air.

Nama halfmoon diberikan karena ikan ini memiliki bentuk sirip ekor menyerupai setengah bulan. Nama lain dari ikan hias ini adalah cupang big ear.

Warna yang ada di ikan cupang halfmoon pun beragam, mulai dari biru pekat, merah, ungu sampai yang paling langka, yakni kuning.

Hasil perkawinan silang

Ikan Cupang Halfmoon

Cupang halfmoon merupakan hasil perkawinan silang yang dilakukan oleh breeder alias pembiak asal Amerika Serikat, Peter Geottner pada 1980-an.

Awalnya, Goettner sukses menghasilkan cupang yang memiliki bukaan ekor lebar mendekati 180 derajat dan berwarna hijau.

Kecantikan cupang halfmoon tidak cuma terlihat pada bagian ekor dan siripnya, tetapi juga pada hampir keseluruhan tubuh ikan. Selain itu gerakan ikan cupang halfmoon juga terlihat anggun ketika dia bergerak.

Cupang halfmoon sempat tidak diakui

Selain berkembang di Amerika Serikat, ikan cupang halfmoon juga telah dikembangkan di Prancis dan terus berkembang ke berbagai negara.

Karena mulai populer di kalangan pecinta hias, ikan cupang halfmoon pada akhirnya ikut serta dalam satu kontes internasional yakni International Beta Congress (IBC).

Tetapi dalam kontes tersebut, IBC masih belum mau mengakui kehadiran ikan cupang halfmoon walaupun ikan cupang ini memiliki banyak keistimewaan.

Penilaian juri-juri IBC pada saat itu sangat berbeda dengan penilaian para hadirin yang hadir mengenai ikan cupang ini.

Masih dianggap remeh oleh IBC

Sejak diikutsertakan dalam kontes IBC di Alabama ikan cupang halfmoon mulai terkenal. Hal ini dibuktikan dengan semakin menyebarnya ikan cupang halfmoon di wilayah Eropa lainnya, seperti Swiss.

Sayangnya, pada saat itu ikan cupang halfmoon masih dianggap remeh dalam kontes IBC, sehingga mengundang kekecewaan serta perselisihan

Pada akhirnya breeder-breeder dari Amerika Serikat, Swiss, dan Perancis mulai membentuk organisasi baru. Organisasi itu dinamakan International Betta Splendens Club dengan tujuan untuk mewadahi kontes ikan cupang halfmoon dari berbagai belahan dunia.

Dari organisasi tersebut menjadikan ikan cupang halfmoon dikenal di semua belahan benua termasuk di Asia Tenggara, khususnya Thailand sampai ke Indonesia.

Di Indonesia sendiri, cupang halfmoon dikenal pertama kali pada tahun 2000. Saat itu cupang halfmoon didatangkan dari Eropa dan Amerika.

Hingga kini perkembangan halfmoon sangat pesat dan banyak diminati. Hal ini karena ekornya lebar dan gerakannya anggun. Peternak Indonesia mulai banyak mengembangkannya karena nilai jualnya lebih baik.

Karena ragam keindahannya, harga ikan cupang ini dibanderol sekitar Rp 80.000 hingga jutaan rupiah tergantung dari keadaan fisik ikan.

© 2022 • WISATARUMAHJIWA.COM