Apa Saja Tumbuhan yang Termasuk Xerofit, Higrofit, Hidrofit?

Apa Saja Tumbuhan yang Termasuk Xerofit, Higrofit, Hidrofit?

Feb 15, 2022 by Kartika Aulia

Wisatarumahjiwa.com – Tumbuhan yang termasuk xerofit, higrofit, dan hidrofit merupakan adaptasi morfologi yang tidak hanya terjadi pada tumbuhan. Tumbuhan melakukan adaptasi morfologi karena faktor habitat (tempat tinggalnya).

Apakah kalian masih bingung mengenai adaptasi morfologi tumbuhan? Berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari buku Adaptasi Makhluk Hidup karya Sudarti:

Adaptasi Morfologi Tumbuhan

1. Xerofit

Xerofit

Xerofit adalah tumbuhan yang hidup di daerah yang kering. Tumbuhan xerofit sering ditemukan di daerah gurun yang panas dan gersang. Tumbuhan yang termasuk xerofit adalah pohon kaktus, lidah buaya, pohon kurma, adenium, dan buah naga. Ciri-ciri tumbuhan yang termasuk dalam xerofit adalah sebagai berikut:

  • – Daunnya kecil, tebal, dan berlapis lilin berfungsi untuk mengurangi proses penguapan melalui daun.
  • – Batangnya berbentuk seperti spon yang berfungsi untuk menahan air dalam batang.
  • – Akarnya panjang dan banyak, yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan.

2. Higrofit

Higrofit merupakan tumbuhan yang hidup di tanah yang lembab. Contoh tumbuhan yang hidup di daerah yang lembab salah satunya adalah talas, tumbuhan paku, lumut, dan keladi. Tumbuhan higrofit memiliki ciri-ciri yaitu:

  • – Daunnya lebar, tipis, dan memiliki banyak stomata, yang berfungsi untuk memperbanyak penguapan.
  • – Batangnya berongga udara, yang berfungsi untuk saluran udara serta mengurangi kadar air dalam batang.
  • – Akarnya pendek, berfungsi untuk mempersempit bidang penyerapan.

3. Hidrofit

Hidrofit

Hidrofit adalah tumbuhan yang hidup di air. Tumbuhan yang termasuk hidrofit sering ditemukan di danau, rawa, dan daerah berair lainnya. Contoh tumbuhan hidrofit adalah teratai, kangkung, eceng gondok, padi, bunga lili, dan selada laut. Berikut adalah ciri-cirinya:

  • – Daunnya lebar dan tipis untuk mempercepat proses penguapan mengapung di permukaan air.
  • – Batangnya memiliki rongga-rongga udara agar dapat mengapung di air.
  • – Memiliki banyak stomata yang terletak di permukaan daun. Hal ini bertujuan agar meningkatkan laju transpirasi tumbuhan dan membuang kelebihan air dalam tubuh dengan penguapan.
  • – Akarnya pendek dan tertanam di dalam air. Akarnya juga halus yang berguna untuk membatasi penyerapan air yang terlalu banyak. Selain itu, akarnya lebih lebat dapat menjaga tumbuhan agar tidak terbalik.

Jadi tumbuhan yang termasuk xerofit, higrofit, dan hidrofit adalah seperti yang dijelaskan di atas ya. Jangan sampai salah ya!

, , , , , , , , , ,

© 2022 • WISATARUMAHJIWA.COM