Bulan: Juni 2019

Uniknya Kopi Jos dan Angkringan di Kota Jogja

Jogja memiliki keunikan pada tempat nongkrongnya, salah satunya adalah tempat nongkrong yang terbuka dan cocok untuk semua kalangan. Tempat nongkrong itu adalah Kopi Jos, angkringan dan warung burjo. Temen-temen bisa menemui angkringan dan burjo hingga dipelosok wilayah Jogja

Kopi Jos

Kopi Joss Khas Yogyakarta

Kopi Jos yang terletak di utara Stasiun Tugu Kota Jogja ini terpilih menjadi tempat nongkrong yang unik karena menyediakan kopi unik, yaitu kopi yang ditambahkan arang. Konsep Kopi Jos adalah angkringan, dimana teman-teman bisa memilih makanan yang akan kita beli dengan langsung mengambil dan memakannya. Makananya terdiri dari kopi, nasi, aneka gorengan, aneka sate dan sayur.  Pembayaran bisa lakukan di akhir, dan teman-teman tinggal menyebutkan apa saja yang kita makan. Kita dapat menikmati makanan tersebut sambil duduk-duduk mengobrol dengan kawan di trotoar dan mendengarkan lagu dari seniman Jogja. Jangan lupa ya sediakan uang kecil untuk sedekah, karena bakal banyak hilir mudik seniman menemani makan malam kalian. Masih meragukan tempat nongkrong ini, coba aja deh, pasti nga menyesal nongrong di sini.

Angkringan

Temen-temen dapat menemukan banyak sekali angkringan di Kota Jogja ini sebagai tempat nongkrong, dari angkringan kelas wahid di depan KR Jogja hingga angkringan di pelosok Kota Jogja, di kampung-kampung. Angkringan biasanya akan siap menjelang malam hari dan baru ditutup setelah dagangan habis. Biasanya angkringan tutup setelah dini hari. Angkringan menjadi tempat unik karena orang bisa menghabiskan waktu berjam-jam di sana, mengobrol dengan kawan, bahkan dengan orang yang baru dikenal. Biasanya mereka mengobrol sambil makan nasi kucing, minum jahe dan sesekali mencomot gorengan. Mereka baru akan pulang saat angkringan ini tutup. Di sela-sela pembeli yang makan sambil nongkrong disana, akan ada pembeli yang membeli dan membawa pulang belanjaannya. Makanan di sini pasti hangat meski dingin pagi telah menyapa. Tempat ini sangat recomended buat nonkrong, guys.

Burjo

Tempat nongkrong unik satu ini berasal dari Kuningan, namun teman-teman dapat menjumpainya disekitar kampus-kampus di Jogja. Unik karena setiap ada burjo, pasti ada mahasiswa yang nongkrong di sana, baik pagi, siang maupun sore hingga malam. Burjo menjadi tempat nongkrong unik karena awalnya hanya menjual bubur kacang ijo dan mie instan. Harganya yang murah meriah menjadikan jujugan mahasiswa diakhir bulan yang sudah tidak memliki uang. Lama kelamaan, penjual menjual nasi dengan lauk instan seperti sarden dan beberapa lauk yang dianggap murah lainnya. Selain itu hal unik lainnya di warung burjo ini cara memasak mie instan berbeda dengan cara kita memasak mie instan, rasa mie instan di burjo ini lebih nampol

Itulah tempat nongkrong unik di Jogja. Ssst….. ada lagi yang unik lho, Wisata Rumah Jiwa namanya, lokasinya di Gambiran, RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul.

5 Tempat Nongkrong Asyik di Jogja

Jogja adalah kota pelajar, dimana banyak kawula mudanya. Kawula muda ini sering menghabiskan waktu dengan hangout bersama, mendiskusikan segala sesuatu terkait apapun itu. Pelaku bisnis di Jogja menyadarinya, karenanya banyak ruang diskusi disediakan di seluruh pelosok jogja. Kalianpun dapat ikut serta hangout di lokasi-lokasi keren ini.

House of Raminten

House of Raminten

Rumah makan jawa yang bisa anda temui/buka selama 24 jam adalah House of Raminten. Rumah makan ini selalu ramai pembeli, terlebih pada saat jam makan malam. Rumah makan ini memiliki desain unik dan instagramable. Begitu memasuki rumah makan ini, anda akan mendapati suasana yang berbeda. Kita akan disapa oleh pramusaji yang menggunakan pakaian adat jawa. Di rumah makan ini kita bias memesan menu sesuai budget kita karena harga menu disini lengkap dari murah hingga mahal

Alkid (Alun-alun Kidul) Yogyakarta

Tempat nongkrong ini tersedia untuk segala usia dan terbuka selama 24 jam. Saat pagi dan sore ramai orang jogging, saat malam banyak orang yang nongkrong. Sejak pukul 17.00 WIB sudah mulai berkumpul para pedagang angkringan disekitar Alun-alun Selatan Kota Jogja. Pengunjung bisa memilih bercengkrama saja, sambil menikmati jajanan yang ada atau bahkan sambil mencoba sepeda hias disana.

Warung Kopi Klotok

Warung kopi yang hits baru-baru ini hadir sebagai tempat asyik untuk nongkrong sekaligus melepas kerinduan akan kampung halaman. Bagaimana tidak, tempat nongkrong ini hadir dengan konsep alam dan “njawani”. Kuliner yang ada disini adalah kuliner khas Jawa dengan menu-menu tradisional. Warung yang berada di Jl Kaliurang KM 16 Pakem ini buka dari jam 07.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan harga menu-menu yang ramah dikantong mahasiswa.

Legend Coffe

Tempat nongkrong yang buka dari jam 09.00 WIB hingga 03.00 WIB ini tidak jauh dari Malioboro, tepatnya di jalan Abu Bakar Ali. Lokasi ini terkenal dengan kopi lokalnya, kopi nusantara. Anda bisa mengobrol santai dengan kawan-kawan sambil menikmati kopi-kopi istimewa racikan barista di Legend Coffe. Jangan khawatir, harga menu disini tidak membuat kantong bolong.

Secret Garden Coffe

Café dengan konsep garden dan berada ditengah kota adalah secret garden coffe. Taman asri ini berdiri ditanah seluas 200 m2. Tempat nongkrong ini cocok untuk anda yang suka dengan steak ataupun chinese food. Sedangkan untuk aneka minuman yang ditawarkan adalah aneka kopi dengan penyajian panas maupun dingin. Wi-Fi juga merupakan fasilitas yang disediakan untuk membuat anda berlama-lama nongkrong disini. Café ini buka dari jam 17.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Selain tempat itu tadi ada juga tempat nongkrong asyik di selatan Kota Yogya, yaitu di Wisata Rumah Jiwa yang berada di Gambiran, RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul.

5 Tips Packing dan Memilih Baju untuk Wisata

Berwisata adalah hal yang menyenangkan. Tetapi hal itu bisa terlihat membingungkan ketika kita berwisata keluar kota. Kita binggung harus membawa baju berapa agar tidak kehabisan baju sekaligus tidak harus pusing keropotan membawa baju banyak. Kami menghadirkan tips-tipsnya agar anda mudah packing. Enjoy..

Bawa Baju dengan Warna Senada

Temen-temen tentu tidak binggung untuk menentukan mau pakai baju apa saat berwisata. Yup, pakai pakaian casual, bukan pakai baju pesta. Namun kalian pasti binggung mau bawa baju berapa dan yang warna apa saja? Tenang, kami punya tipsnya. Temen-temen cukup bawa baju sejumlah hari kalian liburan, tidak usah dilebih-lebihkan. Tapi kalau kalian liburan lebih dari 3 hari, cukup bawa baju untuk 3 hari. Hari pertama liburan baju langsung masuk laundy atau temen-temen cuci. 1 stel baju di cuci, 1 stel baju digunakan dan ada 1 stel baju bersih. Biar keliatan berganti-ganti pakaian bisa kalian siasati membawa baju yang senada dengan berbagai macam bawahan. Jadi kalian terlihat ganti-ganti pakaian

Cara Menyimpan Pakaian

Kita suka sebel karena hanya bisa membawa sedikit baju, alasannya tentu saja tempatnya sudah habis. Selain itu kita juga sering mendapati baju dalam kondisi kusut. Ada tips khusus nih agar baju kalian tidak terlihat kusut dan muat banyak, yaitu dengan cara melipat baju dan mengulung kecil-kecil. Apabila kalian menggunakan koper dan ada strap elastis, harap dikencangkan. Hal ini menjaga barang bawaan tetap diposisi selama perjalanan. Bila memiliki vacuum bag, lebih bagus lagi nih, karena baju kalian akan semakin menghemat tempat.

Penataan Barang

Dari sekian banyak barangmu itu, pasti ada yang akan dipakai dalam waktu dekat dan ada yang dipakai hari terakhir. Tata pakaianmu dari yang akan segera dipakai dan yang akan di pakai di akhir kegiatan. Masukkan barang-barang juga kedalam wadah-wadah kecil, seperti make-up dimasukkan ke tas kecil make-up biar mudah mengambil dan tidak berantakan. Obat-obatan khusus jangan sampai ditata dibawah tercampur dengan pakaian. Tatalah pakain terbawah untuk pakaian yang tidak mudah kusut dan pakaian teratas adalah pakaian yang mudah kusut.

Tas yang cocok untuk Pakaian

Tas sangat menentukan hasil packing kalian. Packing menggunakan koper yang keras tentu sangat membantu menjaga bentuk tatanan pakaian kalian. Tapi apakah perjalanan kalian tidak harus membutuhkan mengangkat koper. Bila perjalanan wisata kalian membutuhkan beberapa kali pindah tempat dan tidak memungkinkan menggeret koper, sebaiknya kalian membawa ransel sebagai tas pakaian. Ransel akan memudahkan kalian menjijing pakaian di lokasi yang membutuhkan tenaga ekstra untuk membawa pakaian. Tentu ransel ini hanya cocok untuk baju-baju casual ya guys

Menjadikan Kertas Kering sebagai Pembatas

Tips terakhir agar pakaianmu tidak apek dan kering adalah dengan menambahkan kertas kering sebagai pembatas. Selain sebagai pembatas juga berfungsi menghindari penyebaran bau apek. Nga mau kan kalau baju temen-temen lembab dan bau apek. Bisa gagal liburannya dong. Karena itu tambahkan selembar kertas kering sebagai pembatas.

Berikut tadi adalah tips packing dan memilih baju untuk berwisata. Bisa tuh packingnya digunakan untuk berwisata di Wisata Rumah Jiwa Hafara. WRJ lokasinya berada di Gambiran, RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul.

Tips Memilih Batik

Jogja terkenal dengan batiknya. Ada macam-macam model batik yang bisa kita gunakan untuk berbagai kegiatan, baik kegiatan formal ataupun santai. Pilihannya pun sangat beragam. Namun jangan sampai ketika memakainya, salah tempat ya guys. Berikut tips agar kalian tidak salah memilih batik.

Batik

Proses pembuatan

Sebelum membeli kalian harus menentukan terlebih dahulu, mau membeli kain batik jenis apa. Perbedaan kain batik ini terletak pada proses pembuatannya. Ada 3 jenis kain batik yang ada di Jogja, yaitu : kain batik tulis, cap dan printing. Setiap proses memiliki harganya masing-masing. Kain batik tulis harganya paling mahal karena prosesnya dibatik satu-satu dengan cara tradisional, kain batik cap harganya diantara kain batik tulis dan printing, karena prosesnya semi manual. Sedangkan yang paling murah adalah kain batik printing karena prosesnya sangat mudah. Biasanya untuk kegiatan formal, orang lebih memilih menggunakan kain batik tulis, sedangkan untuk kegiatan bersantai batik printing lebih dipilih.

Bahan/jenis kain batik

Kain batik terbuat dari berbagai macam bahan, seperti: dari tumbuhan, binatang dan bahan sintetis. Kain dari tumbuhan seperti kain blaco, mori, dan katun. Kain ini bersifat kuat, tahan cuci, tahan panas dan menyerap keringat. Kain dari binatang seperti wol dan sutra. Kain ini kuat namun tidak tahan cuci, tidak tahan panas dan mudah menghisap keringat. Kain dari bahan sintentis seperti nilon, teteron, dan decron. Kain ini kuat, tidak tahan panas dan tidak bisa menyerap keringat.

Motif

Setiap kain batik dipastikan memiliki motif. Motif dari kain batik ini tidak sekedar motif, melainkan memiliki nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Motif Batik Sidoasih yang biasanya digunakan oleh pengantin menggambarkan bahwa dalam berumah tangga, hidupnya selalu dipenuhi dengan kasih sayang. Motif Batik Kawung hanya diperbolehkan untuk keluarga kerajaan saja, dimana motifnya menggambarkan tentang buah kawung/aren. Motif Batik Parang Rusak mengambarkan arti dari pertarungan manusia melawan kejahatan sehingga dikemudian hari mereka bisa menjadi manusia yang lebih bijaksana

Warna

Batik memiliki bermacam-macam warna, ada pewarna alam dan pewarna sintetis. Untuk pewarna alam maka anda akan mendapatkan warna-warna pastel yang kalem, sedangkan dari pewarna sintetis anda akan menemukan batik-batik dengan warna menyala. Biasanya batik yang digunakan untuk acara formal di Jogja adalah batik berwarna tanah ataupun batik berwarna monokrom (hitam dan putih)

Model

Setelah anda memutuskan untuk memilih batik yang apa, terakhir kali yang harus anda lakukan adalah memilih modelnya. Anda inggin menggunakan batik ini untuk acara formal atau casual. Jangan sampai salah model ya guys. Meskipun batik, tidak semuanya bisa digunakan untuk acara formal. Untuk acara casual biasanya batik bergambar flora ataupun fauna dengan warna dasar terang.  Untuk batik formal dalam bentuk kemeja biasanya hanya dengan satu corak motif dan lebih elegan dengan warna yang lebih soft.

Setelah anda memilih batik, anda bisa menggunakan ke tempat yang anda ingginkan. Apabila anda telah memilih batik casual berbahan kaos, cocok banget tu untuk kegiatan berwisata jiwa ke Wisata Rumah Jiwa yang beralamat di RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul.

Uniknya Sate Klatak di Bantul

Daerah Imogiri Kabupaten Bantul terkenal dengan sate klataknya. Sampai-sampai Cinta dan Rangga dalam film AADC 2 ikut mencicipinya. Yups, Sate klatak ini sangat unik dan berbeda dengan yang lainnya. Tak ayal, menjadi rujukan pecinta sate di Jogja.  Seperti apakah keunikannya?

Sate klatak menjadi salah satu icon kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi kuliner ini ada disekitar daerah Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul.  Di daerah ini terdapat banyak warung yang menjual sate klatak, dengan keistimewaannya masing-masing. Meskipun demikian mereka memiliki kesamaan, sama-sama dibakar menggunakan jeruji ban sepeda. Kambing yang digunakan juga kambing muda, jadi tidak alot dan gurih.

Rangga dan Cinta

Awal Mula Sate Klatak

Menurut cerita, awal mula sate klatak dimulai di pasar Jejeran.  Pendirinya adalah Mbah Ambyah. Mbah Ambyah mulai menjual sate sejak tahun 1940an di Pasar Jejeran. Saat ini, yang melanjutkan Mbah Ambyah adalah generasi ketiga, namanya Pak Bari. Dengan demikian Sate Klatak di Pasar Jejeran bisa dianggap sebagai cikal bakal sate klatak di daerah ini. Karena lokasi ini di daerah Jalan Imogiri maka terkenal dengan sate klatak Imogiri.

Sate Klatak Pak Bari

Sate Klatak Pak Bari

Bagi temen-temen yang sudah menonton film Ada Apa Dengan Cinta 2 tentu tidak asing dengan sate klatak Pak Bari karena kuliner hitz ini juga menjadi bagian dari syuting AADC2 guys, saat Rangga nraktir Cinta di Jogja. Kuliner legendaris ini semakin laris setelah penayangan film AADC 2. Warung ini bukanya malam guys, dari jam 19.00 WIB – 01.00 WIB dini hari. Namun, kadang jam 9 satenya sudah laris terjual. Bila inggin menikmati sate ini sebaiknya  sampai di lokasi jam 19.00 WIB. Satu porsi sate klatak Pak Bari dihargai Rp 20.000,00.

Sate Klatak Pak Pong

Sate Klathak Pak Pong

Sate Klatak Pak Pong adalah sate klatak paling terkenal di Jogja.  Lokasinya tidak jauh dari lokasi Sate Klatak Pak Bari, masih sama-sama di daerah Jl Imogiri. Tepatnya Sate Klatak Pak Pong berada di Timur Stadiun Sultan Agung Bantul. Sate klatak ini terkenal karena bumbunya yang sederhana, yaitu garam, ketumbar dan merica saja. Saat sate bergaram ini dibakar akan menimbulkan bunyi : “klatak-klatak”, makanya disebut sate klatak.  Untuk seporsi sate seharga Rp 22.000,00 ini anda akan mendapatkan 2 tusuk sate. Selain sate pengunjung juga dimanjakan dengan menu tengkleng, tongseng dan kicik. Namun untuk menikmati berbagai menu ini sebaiknya datang saat pagi, pukul 10.00 WIB. Sebab meskipun warung ini buka sampai pukul 24.00 WIB, saat malam bisa jadi aneka menu yang ditawarkan tidak selengkap saat pagi hari.

Sate Kambing Sor Talok

Sate Kambing Sor Talok

Sate terenak di Jogja ini saat memasaknya juga ditusuk menggunakan tusuk jeruji, namun penjualnya tidak mau disebut satenya sebagai sate klatak karena dibumbui lengkap. Lokasi warung sate ini di Jl. Pramuka, Area Sawah, Trirenggo, Kec. Bantul, Bantul. Harganya cukup mahal, yaitu Rp 40.000,00/porsi. Namun harga ini sebanding dengan jumlah sate yang pengunjung dapatkan. Selain kenyal dan gurih, sate ini juga tidak berbau amis. Untuk menikmati sate, anda bisa ke sana dari jam 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Setelah kenyang menikmati berbagai olahan daging kambing ini, temen-temen bisa juga berkunjung di Wisata Rumah Jiwa Hafara yang beralamat di Gambiran, RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul. Deket banget sama lokasi kuliner sate ini guys,,

© 2022 • WISATARUMAHJIWA.COM